MEMBICARAKAN DI BELAKANG

Jika seseorang membicarakan kamu dibelakang, artinya kamu punya kelebihan yang luar biasa.»IHT« Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Orang yang membicarakan kita dibelakang kebanyakan merasa iri, terintimidasi melihat kelebihan yang kita miliki, ingatlah bahwa posisi mereka ada dibelakang kita, sedangkan kita sedang melangkah maju. Matius 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Alkitab mengajarkan kita untuk tetap menjaga hikmat, evaluasilah diri kita dengan jujur dihadapan Tuhan, jika ada yang perlu diperbaiki, terimalah sebagai proses pembentukan karakter, namun jika itu adalah fitnah atau irihati, biarkan Tuhan yang menjadi pembela kita. Daniel 6:5 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakw...

SERAKAH

 SERAKAH


Keserakahan membutakan manusia.»IHT«

Roma 1:29  penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.

Keserakahan sering membutakan manusia, karena membuatnya tidak bisa melihat kebenaran, kebahagiaan sejati dan nilai nilai moral.

2 Petrus 2:14  Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk! 

Orang serakah menjadi budak harta, kehilangan empati, fokus pada perolehan tanpa peduli caranya, hidupnya seringkali berakhir dalam penderitaan dan ketidakpuasan, karena tidak pernah merasa cukup.

2 Petrus 2:4  Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman; 

Menjadi budak keserakahan menciptakan perbudakan baru, dimana manusia hanya mengejar tujuan berikutnya tanpa henti, matanya menjadi buta terhadap kerugian jangka panjang (masuk neraka), karena mereka kehilangan nilai nilai spritual.

1 Timotius 3:8  Demikian juga diaken-diaken haruslah orang terhormat, jangan bercabang lidah, jangan penggemar anggur, jangan serakah.

Jika level diaken saja sudah harus memiliki standar mutu yang demikian, bagaimana dengan pemimpin yang diatasnya, itu sebabnya gereja saat ini kehilangan empati, kasih sayang, rasa hormat, mereka tidak lagi peduli yang merusak tujuan Tuhan yaitu saling mengasihi.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN