Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

BERBAHAGIALAH MEREKA YANG DIANIAYA

 Berbahagialah Mereka yang Dianiaya Memang tidaklah mudah untuk membela apa yang benar—terutama ketika seseorang mengolok-olok Anda, menggosipkan Anda, berbohong tentang Anda, atau bahkan menyakiti Anda karena keputusan Anda. Tetapi ketika mengajarkan ucapan bahagia yang kedelapan—serangkaian janji yang Yesus buat tentang Kerajaan Allah—Yesus menawarkan beberapa harapan: “Betapa bahagianya orang yang dianiaya karena melakukan kebenaran, karena mereka sudah menjadi warga Kerajaan Allah.” Matius 5:10 PBTB2 Sebelum ayat ini, Yesus telah mengucapkan berkat yang tak terduga atas kelompok yang biasanya tidak diberkati: orang yang miskin dalam roh, mereka yang berdukacita, yang lemah lembut, yang mendambakan kebenaran, yang berbelaskasihan, yang murni hatinya, dan yang membawa damai. Akhirnya, Dia menawarkan berkat kepada yang teraniaya. Yesus menjelaskan: “Betapa bahagianya kamu yang dihina, dianiaya dan difitnah dengan segala macam kejahatan oleh karena Aku. Berbahagialah dan bergembira...

JANJI ROH KUDUS

Gambar
  JANJI ROH KUDUS Lukas 24:49 TSI [49] Dan kepada kalian Aku akan mengutus Penolong yang sudah dijanjikan Bapa-Ku. Tinggallah di kota ini sampai Allah memperlengkapi kalian dengan kuasa dari surga.” Pernahkah saudara dijanjikan sesuatu oleh Orang Tuamu? Mungkin akhir Minggu dijanjikan untuk dibawa pergi jalan-jalan, atau dibelikan mainan yang sudah lama saudara mau? Coba bayangkan perasaan menantikan janji itu. Pasti ada rasa kegembiraan tersendiri bukan? Saya mencoba membayangkan seberapa gembira dan semangatnya para rasul ketika Yesus menjanjikan tentang baptisan Roh Kudus yang akan datang. Setiap orang percaya yang sudah lahir baru, maka keselamatan mereka dimeteraikan oleh Roh Kudus dalam diri mereka (Ef. 1:13). Tetapi bukan ini yang dimaksud oleh Yesus dalam kitab Kisah Para Rasul ini, tetapi sebuah momen dimana orang percaya dikuasai dan diberdayakan oleh Roh Kudus untuk melayani dengan sebuah kekuatan yang ilahi. Para murid diminta untuk menantikan baptisan Roh Kudus ini unt...