Postingan

PENGORBANAN HEWAN APAKAH PERLU?

PENGORBANAN HEWAN APAKAH PERLU? IMAMAT 17:11 Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa. Shalom Apa artinya sebuah pengorbanan hewan dalam Alkitab? Dalam Perjanjian Lama, Allah memerintahkan orang Israel untuk mempersembahkan hewan seperti domba, kambing, sapi jantan, dan merpati sebagai korban untuk dosa, ibadah, ucapan syukur, dan persekutuan dengan Tuhan. Pengorbanan ini bukanlah ritual pagan yang diciptakan oleh manusia. Allah menetapkan mereka sebagai bagian dari perjanjian-Nya dengan Israel. Pengorbanan biasanya melibatkan hewan tanpa cela atau noda. Pengorbanan hewan saat itu nengungkapkan keseriusan dosa. Dosa tidak kecil di mata Tuhan. Dari awal, dosa membawa kematian, Adam dan Hawa berdosa, dan kematian masuk ke dalam ciptaan Tuhan. Kematian menjadi hukuman atas dosa. Perpisahan dari Allah terjadi akibat dosa. ...

GOSIP

Gosip bisa membuat kita membenci orang yang tidak bersalah dan menyukai orang yang munafik.»IHT« Keluaran 23:1 "Janganlah engkau menyebarkan kabar bohong; janganlah engkau membantu orang yang bersalah dengan menjadi saksi yang tidak benar. Gosip adalah dosa yang sangat berbahaya karena merusak persepsi dan kebenaran, melalui desas desus, fakta sering dipelintir sehingga kita membenci orang yang tidak bersalah dan justru mengasihi atau membenarkan mereka yang munafik. Amsal 17:4 Orang yang berbuat jahat memperhatikan bibir jahat, seorang pendusta memberi telinga kepada lidah yang mencelakakan. Gosip yang diulang ulang secara terus menerus seringkali membuat kita menelan informasi mentah mentah tanpa konfirmasi, ini membuat kita menghakimi dan membenci orang yang di fitnah padahal mereka tidak bersalah. Amsal 17:4 Orang yang berbuat jahat memperhatikan bibir jahat, seorang pendusta memberi telinga kepada lidah yang mencelakakan. Betapa berbahaya mulut orang fasik, akan ba...

DITANAM DAN BERTUNAS

DITANAM DAN BERTUNAS MAZMUR 92:13 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Shalom Pohon tidak bertumbuh subur karena sering dipindahkan. Pohon bertumbuh subur karena ditanam. Banyak orang menginginkan buah berkat, kedamaian, hikmat, dan kekuatan rohani, tetapi mereka kesulitan untuk berakar. Allah merancang pertumbuhan untuk datang melalui tinggal, menetap, dan tetap terhubung dengan-Nya. Pemazmur membandingkan orang percaya dengan pohon yang ditanam di rumah Allah. Pohon yang ditanam bertahan dari badai karena akarnya menancap dalam. Dengan cara yang sama, orang percaya yang tetap berakar di hadirat Allah, firman-Nya, doa, dan persekutuan mengembangkan kestabilan bahkan selama musim-musim sulit. "Ditanam" berarti kesetiaan kepada firman Tuhan ketika emosi mulai menguasai kita. Komitmen ketika cobaan datang. Tetap terhubung dengan firman Tuhan ketika hidup menjadi sibuk. Terus percaya kepada Tuhan bahkan ketika masalah masih ada. Poho...

MUSUH

Celakanya, kebanyakan orang yang menjadi musuh adalah orang yang pernah kita tolong.»IHT« Matius 5:43-44 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu, tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Pengalaman dikhianati atau dimusuhi oleh orang yang pernah kita tolong adalah kenyataan hidup yang sangat menyakitkan, dalam perspektif iman Kristen realita ini merupakan ujian karakter yang berat namun menjadi sarana pembentukan rohani agar kita dapat meneladani kasih dan pengampunan Kristus secara radikal. Lukas 6:27-28 "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Ingatlah bahwa Yesus sendiri dikhianati oleh Yudas Iskariot, salah satu murid yang Ia kasihi dan layani, jika Guru kita pernah mengalaminya, sebagai murid kita juga tidak lupu...

BERSIAPLAH DAN SEBERANGILAH

BERSIAPLAH DAN SEBERANGILAH YOSUA 1:2 "Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. Allah tidak menciptakan kita untuk hidup selamanya dalam ketakutan, rasa malu, penindasan, atau kekalahan. Di dalam Kristus, keinginan-Nya adalah untuk membawa kita melewati, menyeberangi dan mengatasi rintangan yang ada di hadapan kita, bukan berada di bawah pengaruh rintangan sehingga kita menjadi takut dan kuatir. Bangsa Israel berdiri di depan sungai Yordan pada saat banjir. Tampaknya mustahil. Di belakang mereka adalah padang gurun; di depan mereka adalah air yang meluap. Logika manusia berkata, “Kalian tidak dapat menyeberang.” Tetapi Allah tidak pernah meminta mereka untuk memikirkannya sendiri, Dia meminta mereka untuk mempercayai-Nya. Sungai Yordan melambangkan rintangan yang mencoba menghentikan kita, ketakutan, keputusasaan, penundaan...

MERUNTUHKAN UNTUK MEMBANGUN

MERUNTUHKAN UNTUK MEMBANGUN YEREMIA 1:10 Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam." Allah bukan hanya Pembangun; Ia juga meruntuhkan sesuatu. Sebelum Ia membangun sesuatu yang baru dalam hidup kita, Ia sering kali meruntuhkan apa yang tidak baik dan benar. Kita biasanya menikmati musim “membangun”, tetapi kita menolak musim “meruntuhkan atau diruntuhkan". Kedua ini adalah tindakan kasih Tuhan untuk kita. Seorang kontraktor tidak dapat membangun rumah yang kokoh di atas fondasi yang retak. Dinding yang lapuk harus diruntuhkan sebelum struktur baru dapat berdiri. Dengan cara yang sama, Allah menyingkirkan kesombongan sebelum memberikan kehormatan, menyingkirkan ketergantungan diri sebelum melepaskan jawaban doa, dan meruntuhkan berhala sebelum menegakkan penyembahan yang sejati. Terkadang Allah menghancurkan pemikiran yang s...

ASAH BESI KITA

ASAH BESI KITA PENGKHOTBAH 10:10 Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat. Banyak orang kelelahan bukan karena mereka malas, tetapi karena mereka mencoba menjalani hidup dengan "besi yang tumpul". Seorang penebang kayu dapat mengayunkan kapaknya lebih keras dan lebih keras lagi, namun hanya sedikit kemajuan yang dicapai jika mata kapaknya (besinya) tumpul. Penebang kayu lain mungkin berhenti sejenak, mengasah kapaknya, dan mencapai lebih banyak hasil dengan usaha yang lebih sedikit. Kitab Pengkhotbah mengajarkan kebenaran yang ampuh, sebuah hikmat bukan hanya tentang bekerja lebih keras, tetapi juga tentang bekerja dengan benar. Terkadang kita menjadi tumpul secara rohani, doa menjadi rutinitas, ibadah menjadi mekanis, bahkan kita melayani tanpa keintiman dengan Tuhan dan kehilangan kepekaan terhadap Roh Kudus. Tuhan tidak pernah bermaksud agar kita hidup hanya dengan kekuatan m...