Postingan

KESUKAAN MANUSIA VS KESUKAAN TUHAN

KESUKAAN MANUSIA VS KESUKAAN TUHAN GALATIA 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Shalom Salah satu pertanyaan penting bagi seorang Kristen adalah: "Apa yang akan dipikirkan orang?" Terkadang pertanyaan yang lebih baik adalah: "Apa yang Tuhan pikirkan?" Keinginan untuk diterima, diakui dan terlihat baik di mata manusia tidak berarti salah. Tetapi ketika pendapat orang lain menjadi lebih penting daripada pendapat Tuhan, kita akhirnya mulai mematuhi orang dan tidak menaati Tuhan. Kita akan mementingkan opini orang dan bukan apa yang benar di mata Tuhan. Paulus memberikan kita ayat yang sangat keras di ayat bacaan hari ini. Apakah kita mengejar dan mencari kesukaan manusia atau Tuhan? YOHANES 12:43 mengatakan, "Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah...

TAAT BERKONDISI VS TAAT SEPENUHNYA

TAAT BERKONDISI VS TAAT SEPENUHNYA YOHANES 14:15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Shalom Ketaatan akan firman Tuhan mudah dilakukan ketika itu sesuai dengan keinginan dan kepentingan kita. Ujian ketaatan yang sesungguhnya datang ketika kehendak Allah akan merugikan diri kita dalam kenyamanan, reputasi di mata manusia, uang, hubungan, rencana, atau bahkan rasa aman kita. Ada perbedaan antara mematuhi Tuhan ketika itu nyaman dan mematuhi Tuhan karena Dia adalah Tuhan. Ada dua jenis ketaatan. Ketaatan yang berkondisi adalah ketaatan yang sesuai dengan keinginan daging, kepentingan pribadi dan keuntungan duniawi kita saja. Sama sekali bukan untuk kepentingan Kerajaan Surga. Kita hanya mau taat jika itu menguntungkan diri kita secara dunia. Contoh sederhana adalah Alkitab dengan jelas mengatakan "kasihilah musuhmu" dan "lepaskan pengampunan". Ketaatan yang berkondisi akan katakan, "saya akan mengampuni orang ini tetapi ti...

REPUTASI VS INTEGRITAS

REPUTASI VS INTEGRITAS AMSAL 10:9 Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui. Shalom Banyak orang menghabiskan upaya besar untuk melindungi reputasi mereka, apa yang orang lain pikirkan tentang mereka itu sangat berharga. Mereka dengan hati-hati mengelola citra mereka di media sosial, penampilan publik, dan kata-kata. Meskipun memiliki reputasi yang baik adalah berharga (AMSAL 22:1), Alkitab mengajarkan bahwa sesuatu yang lebih penting yaitu integritas. Reputasi adalah apa yang orang lihat dan menilai dari diri kita. Integritas adalah karakter kita ketika hanya Tuhan yang melihat di saat manusia lain tidak melihat. Reputasi dapat dibangun oleh persepsi. Integritas dibangun oleh kebenaran. Reputasi adalah hal eksternal; sementara integritas adalah internal. Reputasi tergantung pada apa yang diketahui orang lain. Integritas tergantung pada apa yang diketahui Tuhan. Yesus menegur orang-orang Farisi karena mereka tampak benar di luar te...

BERMEGAH KARENA MEMAHAMI DAN MENGENAL

BERMEGAH KARENA MEMAHAMI & MENGENAL YEREMIA 9:24 tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN." Shalom Yeremia melayani selama salah satu periode tergelap di Kerajaan Yehuda. Orang-orang bangga dengan kebijaksanaan, kekuatan militer, dan kekayaan mereka, namun mereka telah meninggalkan Tuhan. Sebelum ayat 24 yang merupakan ayat bacaan hari ini, Allah berkata: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya" (YEREMIA 9:23). Banyak orang bermegah karena kekayaan, prestasi, ketenaran, dan semua hal yang dunia nilai hebat. Tuhan mengalihkan kebanggaan umat-Nya dari pencapaian duniawi kepada pemahaman dan pengenalan akan Diri-Nya. Kata Ibrani untuk "menge...

YOSUA BIN NUN &YOSUA BIN YOZADAK

YOSUA BIN NUN & YOSUA BIN YOZADAK BILANGAN 27:18 Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: "Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya HAGAI 1:14 TUHAN menggerakkan semangat Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan semangat Yosua bin Yozadak, imam besar, dan semangat selebihnya dari bangsa itu, maka datanglah mereka, lalu melakukan pekerjaan pembangunan rumah TUHAN semesta alam, Allah mereka Shalom Banyak dari orang Kristen mengenal Yosua putra Nun, yang membawa bangsa Israel masuk ke Tanah Perjanjian. Perjanjian Lama memperkenalkan Yosua penting lainnya, yaitu Yosua putra Yozadak, imam besar. Meskipun mereka hidup dalam abad yang berbeda, namun mereka melukiskan gambaran indah tentang pekerjaan Tuhan melalui Kristus Yesus. Nama "Yosua" artinya "Yehoshua", yang berarti "Yahweh adalah keselamatan" dalam bahasa Ibrani atau "Tuhan menyelamatkan." Nama Yosua adalah gambaran tentang kehadiran Yesus kelak di Pe...

LATIHAN UNTUK TETAP KUDUS

LATIHAN UNTUK TETAP KUDUS 1 TIMOTIUS 4:7 Latihlah dirimu beribadah. Shalom Paulus menulis ayat ini kepada Timotius, seorang pendeta muda yang melayani di Efesus. Saat itu gereja di Efesus menghadapi guru-guru palsu yang mengajarkan pelajaran yang menyesatkan. Paulus mendesak Timotius untuk hati-hati, dan mengejar kehidupan rohani yang disiplin dan berpusat pada Kristus. Kata Yunani untuk "latih" di ayat bacaan hari ini adalah "gumnazō", dari mana kita mendapatkan kata gymnasium atau gym. Ini mengacu pada pelatihan yang ketat dan konsisten. Kedewasaan spiritual tidak terjadi secara kebetulan. Sama seperti atlet mengembangkan kekuatan melalui latihan sehari-hari, orang percaya tumbuh dalam kesalehan melalui persekutuan yang benar dengan Tuhan. Ayat ini mengajarkan kita untuk terus berlatih, bukan untuk sebuah ibadah kebaktian, namun arti "ibadah" di ayat bacaan hari ini adalah "eusebeia" dalam Yunani yang artinya adalah sebuah kesalehan. Ke...

MESIR DAN BABEL

MESIR & BABEL MAZMUR 121:2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Shalom Sejarah bangsa Israel di Alkitab mencakup dua periode utama, penawanan di Mesir dan Babel. Keduanya adalah masa yang berat dan menyakitkan bagi bangsa Israel. Kedua masa ini tidak sama. Mesir adalah tempat perbudakan fisik, sementara Babel adalah tempat disiplin spiritual. Tuhan menggunakan setiap musim untuk tujuan yang berbeda, namun dalam keduanya, Tuhan mengungkapkan kesetiaan-Nya. Masa perbudakan di Mesir dimulai dengan perpindahan keluarga Yusuf ke Mesir di zaman kelaparan. Saat itu Yusuf, diangkat menjadi orang nomor dua terpenting di Mesir dan ia membawa keluarganya dari tanah Kanaan untuk mengungsi karena bencana kelaparan. Keluarga Yusuf beranak cucu di tanah Mesir sehingga menjadi sangat banyak. Pada awalnya, Mesir adalah tempat persediaan, tetapi setelah beberapa generasi itu menjadi tempat penindasan. "Lalu dengan kejam orang Mesir memaksa orang Israel bekerja...