Postingan

KETIKA KITA MELIHAT KEMUJURAN ORANG FASIK

KETIKA KITA MELIHAT KEMUJURAN ORANG FASIK MAZMUR 73:3 Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik. MAZMUR 73:26 Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya. Shalom Banyak orang percaya yang masih merasa hidup ini tidak adil, bahkan Tuhan itu tidak adil. Pertanyaan ini masih dipertanyakan, "Bagaimana Tuhan bisa menjadi Tuhan yang penuh kasih dan kuasa, namun membiarkan umat-Nya sendiri menderita dengan masalah, sementara orang-orang yang tidak benar tampaknya makmur dan menikmati hidup?" Inilah perjuangan yang dihadapi seorang yang bernama Asaf di dalam kisahnya yang ditulis di MAZMUR 73. Asaf bukanlah orang yang tidak percaya atau tidak mengenal Tuhan. Dia adalah seorang pemimpin biduan atau seorang pemimpin pujian hari ini, pribadi yang melayani Tuhan. Namun ia bergumul dengan pandangan, perasaan dan kenyataan yang baginya menyakitkan. Asaf melihat orang fasik atau ja...

BELAJAR MENCUKUPKAN DIRI

BELAJAR MENCUKUPKAN DIRI FILIPI 4:11-12 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Shalom Ayat-ayat bacaan hari ini adalah pelajaran yang Paulus berikan kepada kita untuk belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Kalimat "mencukupkan diri" adalah "content" dalam bahasa Inggris dan "autarkēs" dalam bahasa Yunani yang artinya adalah berpuas diri dengan apa yang Anda miliki tanpa menginginkan lebih. Paulus berkata, "Aku telah belajar ... untuk mencukupkan diri atau menjadi puas." Perhatikan bahwa Paulus tidak mengatakan kepuasan datang secara alami kepadanya. Ia mempelajarinya melalui pengalamannya dengan Tuhan. Kadang-kada...

TETAP TENANG

TETAP TENANG Hidup akan lebih tenang jika tidak lagi mempedulikan siapa yang menyukai dan tidak menyukai kita, biarkan mereka berurusan dengan pemikirannya sendiri. Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Shalom Keinginan untuk selalu disukai sering kali menjadi jebakan yang mencuri damai sejahtera, sadarlah bahwa fokus hidup kita adalah mencari perkenanan Tuhan bukan manusia. 1 Tesalonika 2:4 Sebaliknya, karena Allah telah menganggap kami layak untuk mempercayakan Injil kepada kami, karena itulah kami berbicara, bukan untuk menyukakan manusia, melainkan untuk menyukakan Allah yang menguji hati kita. Kita tidak memiliki kendali atas pikiran dan perasaan, jadi ubahlah hati kita sekarang juga terhadap pandangan orang lain terhadap kita. Amsal 29:25 Takut kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa per...

HARAPAN YANG TERTUNDA

HARAPAN YANG TERTUNDA AMSAL 13:12 Harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan. Shalom Sebuah hikmat Salomo yang ditulis ayat bacaan hari ini, menjelaskan bahwa ada sebuah pengharapan yang tertunda akan membawa kesedihan hati. Alkitab mengatakan bahwa ada kesedihan bahkan rasa sakit hati tertentu ketika kita berharap untuk sesuatu, menunggu dalam waktu yang lama, dan jawaban itu masih belum terjadi. Kita berdoa, menunggu, percaya dan mengharapkan, namun tampaknya tidak ada yang perubahan. Itulah yang disebut Amsal sebagai "harapan yang tertunda." Ini bukan hanya kekecewaan. Ini adalah kelelahan emosional yang bisa datang ketika sesuatu yang sangat kita inginkan terus ditunda. Tuhan mengerti rasa sakitnya menunggu. Alkitab tidak mengatakan bahwa menunggu itu mudah. Daud berulang kali berseru kepada Allah, "Berapa lama lagi, TUHAN, Kaulupakan aku terus-menerus? Berapa lama lagi Kausembunyikan wajah-Mu terhadap aku? (M...

BERDOA

BERDOA Tidak semua sakit obatnya minum obat, cobalah berdoa dan berharap pada Tuhan. Yakobus 5:15 Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni. Shalom Tuhan sanggup menyembuhkan secara mukjizat, tetapi Ia juga bisa bekerja melalui hikmat manusia, dokter serta sarana medisnya. Yeremia 17:14 Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku! Doa orang sakit yang dinaikkan dengan iman memohon kuasa dan kehendakNya untuk memulihkan tubuh, jadi harus berjalan paralel dengan tanggung jawab kita menjaga kesehatan tubuh. Filipi 4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Kekebalan dan daya tahan tubuh tidak terlepas dari suasana hati, jika hati tergoda oleh banyak hal, seperti kekua...

BEKERJA KERAS

BEKERJA KERAS Kalau memang sudah milik kita tak akan kemana mana, jika memang sudah rejeki kita pasti sampai juga. Matius 6:27-29 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. Shalom Usaha dan kerja itu harus namun harus disadari bahwa segala sesuatu yang sudah ditetapkan Allah menjadi bagian kita pasti tidak akan kemana mana, jadi bangunlah rasa penyerahan diri dan kepercayaan penuh pada pemeliharaan Tuhan. Amsal 10:22 Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. Iman Kristen tetap menekankan pentingnya tanggung jawab, kerja keras dan ketaatan, bukan bermalas malasan dengan dalih " kalau sudah milik kita pasti datang. Yeremia 29:11 Sebab Aku ini menge...

DIAM

DIAM Diam lebih baik daripada drama yang tidak perlu. Amsal 17:28 Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya. shalom Kita hidup di zaman dimana semua orang harus bersuara, berkomentar, dan membela diri, ketika ada kesalahpahaman atau konflik dunia mengajarkan kita untuk membalas, membuat panggung dan menciptakan drama agar semua orang tahu bahwa kita benar. Amsal 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. Namun Firman Tuhan mengajarkan cara yang berbeda, alkitab berkali kali mengingatkan bahwa diam jauh lebih baik dan lebih berkuasa daripada terlibat dalam drama yang tidak perlu, diam bukan berarti takut atau kalah, melainkan sebuah bentuk penguasaan diri dan iman yang teguh kepada Tuhan. Amsal 26:20 Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran. Drama menjauhkan damai sejahtera, sindiran, gosip, atau konflik deng...