Postingan

REJEKI TIDAK HANYA BERUPA UANG

 Rejeki tidak hanya berupa uang, tapi juga ketenangan hati.»IHT« Amsal 17:1  Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan.  Dunia mengajarkan bahwa hidup sukses adalah hidup yang bergelimang harta, namun Alkitab mengajarkan perspektif yang berbeda, rejeki tidak melulu soal saldo bank, tetapi juga soal kualitas hidup didalam hati kita. Mazmur 62:2 Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.  Ketenangan jiwa, sukacita, badan sehat, keluarga harmonis dan hubungan baik dengan sesama adalah rejeki dari Tuhan yang tak ternilai harganya. Pengkhotbah 6:2  orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatu pun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.  Banyak orang kaya merasa tidak am...

JANGAN MENYERAH SEBELUM KEAJAIBAN TERJADI

 Jangan menyerah sebelum keajaiban terjadi.»IHT« Roma 5:3-5  Dan bukan hanya itu saja, kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan, dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Ayat ini secara nyata menegaskan bahwa sesusah dan sesulit apapun hidup yang kita jalani "jangan pernah menyerah", sesungguhnya terlalu sering kita mendengar keajaiban ditengah tengah keputusasaan, orang yang mudah menyerah tidak akan pernah bisa mengalami mujizat dari Tuhan. 2 Korintus 4:8-9  Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.  Saat kita habis akal karena sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa, itulah saatnya...

IMAN YANG TIDAK DIPENGARUHI KEADAAN

"IMAN YANG TIDAK DIPENGARUHI KEADAAN!" "SEKALIPUN pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku" (Habakuk 3:17-18). > Saat ini kita diperhadapkan dengan realitas hidup seperti yang dialami oleh nabi Habakuk. Habakuk menggambarkan: tidak ada hasil, tidak ada makanan, tidak ada ternak. Hal Ini adalah  gambaran : Kehancuran ekonomi dan kehilangan sumber hidup / pekerjaan.  > Namun, kita dapat belajar dari nabi Habakuk tentang IMAN YANG TIDAK DIPENGARUHI OLEH KEADAAN! >> Iman yang seperti apakah yang tidak dipengaruhi oleh keadaan?  1. TETAP PERCAYA, WALAU DALAM KEADAAN KRISIS! > Nabi Habakuk mengatakan : "SEKALIPUN" ia dalam keadaan krisis, namun ia TETAP PERCAYA! > Kita perc...

PROSES TUHAN MENGUBAH HATI KITA

"PROSES TUHAN MENGUBAH HATI KITA!" "Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" (Kisah Rasul 16:30).  > Tuhan bukan saja mau memulihkan atau melepaskan kita dari berbagai masalah yang kita hadapi, tetapi lebih dari itu adalah Ia menghendaki perubahan hati kita agar kita diselamatkan! >> Bagaimana proses Tuhan mengubah hati kita? 1. MELALUI KEADAAN YANG MENGGONCANG HIDUP! > Kisah Para Rasul 16:26-27 :  "Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri." > Tuhan sering memakai krisis atau goncangan untuk mengubah hati manusia. Hal ini juga dialami oleh k...

MEMPERKATAKAN FIRMAN

"MEMPERKATAKAN FIRMAN!" "JANGANLAH ENGKAU LUPA MEMPERKATAKAN KITAB TAURAT INI, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung" (Yosua 1:8).  > Firman Tuhan harus diucapkan dan bukan hanya dibaca dan didengar. Mengapa? Karena perkataan yang kita ucapkan itu memiliki kuasa (Amsal 18:21 : "Hidup dan mati dikuasai lidah..."). Lidah kita harusnya dipakai untuk mengucapkan firman, bukan untuk bersungut2 dan mengeluh! Firman Tuhan harus ada di dalam hati dan mulut kita :  > Roma 10:8-10 : "Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni DI DALAM MULUTMU dan DI DALAM HATIMU. Itulah firman iman, yang kami beritakan. Sebab jika kamu MENGAKU DENGAN MULUTMU, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan PERCAYA DALAM HATIMU, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselam...

NIAT HATI YANG BENAR DI HADAPAN ALLAH

"NIAT HATI YANG BENAR DI HADAPAN ALLAH!" "Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni NIAT HATIMU ini" (Kisah Rasul 8:22).  > Petrus menegor Simon, si tukang sihir, yang telah menjadi orang percaya lewat pelayanan Filipus, karena memiliki niat hati atau motivasi yang tidak benar di hadapan Allah. > Tuhan tidak melihat apa yang kita lakukan, tetapi mengapa kita melakukannya (motif / niat hati kita).  > Dalam konteks Yohanes 8:18-23, kita dapat melihat niat hati Simon, si tukang sihir, yang tidak benar dihadapan Allah, yaitu :  1. Hati yang tidak lurus / tulus. > Kisah Para Rasul 8:20-21 : "Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang. Tidak ada bagian atau hakmu dalam perkara ini, sebab hatimu tidak lurus di hadapan Allah." > Simon menawarkan sejumlah uang kepada Petrus agar ia ...

SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...