Postingan

BICARA DIWAKTU YANG TEPAT

BICARA DIWAKTU YANG TEPAT Menjelaskan kebenaran pada orang yang sudah memandang kita dengan prasangka buruk hanyalah usaha yang sia sia. Amsal 18:19 Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampiri dari pada kota yang kuat, dan pertengkaran adalah seperti palang gapura sebuah puri. Shalom Alkitab mencatat bahwa untuk menenangkan hati orang yang tersinggung lebih sulit daripada merebut kota yang kuat, orang ini sudah membangun prasangkanya sendiri sebelum mempelajari fakta. Matius 27:12 Tetapi atas tuduhan yang diajukan imam-imam kepala dan tua-tua terhadap Dia, Ia tidak memberi jawab apa pun. Saat Yesus dituduh, Dia tidak membela diri baik dihadapan Pilatus dan imam imam kepala, karena Yesus tahu bahwa penjelasan tidak akan mengubah hati mereka yang sudah penuh dengan kebencian. Pengkhotbah 3:7 ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara; Firman mengajarkan kita agar memiliki hikmat dalam berbicara, karena sebaik ...

JAGA HATI

JAGA HATI Ternyata yang paling sering menyakiti hati kita bukan orang lain, tapi hati kita sendiri. Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Shalom Saat orang lain berbuat salah, kita memelihara kekecewaan, kemarahan atau kepahitan, inilah akar penderitaan batin yang berasal dari respon hati kita sendiri, itulah racun yang merusak diri kita dari dalam. Yeremia 17:9 Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya? Menolak mengampuni membuat kita terus menerus meminum racun sakit hati sambil berharap orang lain menderita, keinginan untuk menuntut balas atau merasa paling benar seringkali menimbun batin dalam pergolakan. Amsal 28:26 Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal, tetapi siapa berlaku dengan bijak akan selamat. Ekspetasi yang keliru ialah jangan terlalu menggantungkan kebahagiaan pada perlakuan manusia karena hal itu akan membuat ...

JUMLAH MEREKA BERTAMBAH SETIAP HARI

JUMLAH MEREKA BERTAMBAH SETIAP HARI KISAH PARA RASUL 2:47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan. Shalom Gereja mula-mula tidak berkuasa karena memiliki bangunan besar, program canggih, atau uang kas yang banyak. Gereja mula-mula sangat kuat karena hidup para orang percaya sepenuhnya dikhususkan untuk Yesus. Setelah hari Pentakosta, sekitar tiga ribu orang percaya kepada Kristus (KISAH PARA RASUL 2:41). Tetapi apa yang terjadi selanjutnya adalah apa yang membuat gereja mula-mula begitu luar biasa: mereka tidak hanya membuat keputusan bagi Yesus; mereka mengembangkan gaya hidup mereka yang mencerminkan Yesus dan prinsip Kerajaan surga. Di KISAH PARA RASUL 2:42-45, jemaat mula-mula berdedikasi mendengar dan belajar firman. Prioritas pertama dari gereja mula-mula adalah kebenaran. Mereka ingin tahu apa yang diajarkan Yesus. Iman mereka tidak dibangun di atas perasaan, kepribadian, atau pendap...

JANGAN RAGUKAN DIRIMU

JANGAN RAGUKAN DIRIMU HAKIM-HAKIM 6:15 Tetapi jawabnya kepada-Nya: "Ah Tuhanku, dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan aku pun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku." Shalom Ragu akan diri sendiri itu merupakan hal yang sangat manusiawi dan normal. Kita adalah manusia yang terlahir dalam kondisi berdosa (ROMA 3:23). Namun, dosa kita dihapus di kayu salib oleh Kristus Yesus. Datanglah dan percayalah kepada-Nya untuk menerima pengampunan dan penghapusan dosa dari-Nya. Gideon adalah salah satu contoh Alkitab yang paling jelas dari seseorang yang meragukan dirinya sendiri, sementara Tuhan memanggil dia melakukan perkara besar diluar kesadaran dirinya bahwa ia bisa dengan Tuhan. Gideon melihat dirinya lemah. Allah melihat dia sebagai seorang pejuang yang perkasa. Citra diri Anda tidak selalu merupakan citra Tuhan tentang Anda. Gideon berkata di ayat bacaan hari ini bahwa ia datang dari...

PERENUNGAN,GEJOLAK DAN PERKATAAN

PERENUNGAN, GEJOLAK & PERKATAAN MAZMUR 39:3 Hatiku bergejolak dalam diriku, menyala seperti api, ketika aku berkeluh kesah; aku berbicara dengan lidahku: Shalom Di ayat bacaan hari ini, Daud menggambarkan sesuatu yang ada di pikiran kita itu bisa keluar melalui kata-kata kita. Dalam ayat-ayat sebelumnya, Daud telah bertekad untuk menjaga mulutnya karena dia dikelilingi oleh keadaan yang sulit. Tapi saat ia terus berpikir secara mendalam, “sementara aku merenung”, sesuatu gejolak terjadi di dalam dirinya. Hatinya menjadi seperti api yang menyala. Ini mengajarkan kita kebenaran yang penting bahwa apa yang terus kita pikirkan akhirnya mempengaruhi apa yang kita katakan dan bicarakan. Sebuah pikiran negatif yang mungkin dimulai dengan porsi yang kecil, ketika terus menerus dipikirkan berulang-ulang, akan makin menjadi kuat dan akhirnya keluar sebagai perkataan kita. Sebuah ketakutan bisa menjadi kecemasan yang dalam. Sakit hati bisa menjadi kepahitan. Kekhawatiran bisa menjadi ke...

KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI

KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI 1 KORINTUS 15:57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Shalom Kemenangan Tuhan tidak terbatas pada apa yang terjadi hari ini. Tuhan yang memberi Anda anugerah untuk hari ini sudah hadir di hari esok Anda. Kadang kita merayakan kemenangan kemarin, tapi jadi cemas tentang pergumulan besok. Kita lupa bahwa besok tidak berada di luar kedaulatan Tuhan. Daud menang atas Goliat sang raksasa dari Filistin, tetapi Daud pergi ke bangsa Filistin untuk mencari perlindungan ketika raja Saul mengejar dia. Bangsa Israel menyeberangi Laut Merah yang dibelah Tuhan, tetapi bersungut-sungut ketika berhadapan dengan masalah yang lebih kecil dari itu di kemudian hari. Elia mengalami kemenangan di Gunung Karmel atas nabi-nabi yang menyembah berhala, namun hari esoknya Elia mengalami sebuah ketakutan dan keputusasaan ketika dia mendengar bahwa nyawanya diancam oleh isteri raja Ahab. Ini semua dikarenakan...

SIAPAKAH YANG PERCAYA

SIAPAKAH YANG PERCAYA? YESAYA 53:1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan? Shalom YESAYA 53 dimulai dengan sebuah pertanyaan: "Siapa yang percaya kepada berita atau laporan yang kami dengar?" Nabi Yesaya sedang menggambarkan bahwa Yesus yang adalah Mesias, Sang Juruselamat akan datang ke bumi. Yesus akan membawa keselamatan dan juga kesembuhan bagi yang sakit, dan yang mengejutkan adalah ketika keselamatan Tuhan datang, banyak orang tidak mengenalinya. Kemudian simak baik-baik, YESAYA 53:4 yang mengatakan, "Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya". Yesaya mengajukan dua pertanyaan di ayat bacaan hari ini. Siapa yang percaya kepada berita atau laporan yang kami dengar? Kemudian kepada siapakah kuasa Tuhan akan dinyatakan? Yang pertama menyangkut iman percaya bagi yang membaca ayat ini, yang kedua menyangkut siapa yang akan mendapatkan atau mengalami kuasa Tuhan ini? Tuhan da...