Postingan

HATI YANG BIMBANG

JATUH DI TENGAH SEMAK DURI - HATI YANG BIMBANG LUKAS 8:7, 14 Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, dan semak itu tumbuh bersama-sama dan menghimpitnya sampai mati. Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang. Kondisi hati yang ketiga di dalam perumpamaan penabur adalah kondisi tanah yang dikelilingi duri. Dalam bagian perumpamaan ini, Yesus menggambarkan seorang yang menerima firman Allah, tetapi tidak menghasilkan buah. Tidak seperti hati yang keras atau dangkal, hati ini dimulai dengan baik, benih itu tumbuh. Tetapi ada sesuatu yang lain yang juga tumbuh, duri. Apakah duri itu? Yesus dengan jelas mendefinisikannya dalam ayat 14, kekhawatiran hidup, kecemasan, ketakutan, stres terus-menerus, kekayaan, obsesi terhadap uang, keamanan, kesuksesan, bahkan kesenangan dunia. Hal-hal ini tidak selalu ...

HATI YANG DANGKAL

JATUH DI TANAH BERBATU - HATI YANG DANGKAL LUKAS 8:6 & 13 Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, dan setelah tumbuh ia menjadi kering karena tidak mendapat air. Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad. Kondisi hati kedua yang dibahas di LUKAS 8 dalam perumpamaan tentang seorang penabur, adalah kondisi tanah yang berbatu-batu. Benih firman yang ditabur membuat pribadi tersebut gembira, namun firman itu tidak pernah berakar. Pribadi tersebut sempat percaya, namun dalam kondisi sulit, mereka murtad. Murtad dalam bahasa Inggrisnya adalah "fall away" atau "aphistēmi" dalam bahasa Yunani, yang artinya menjauh dari Tuhan. Ada orang yang mendengar firman, kemudian mereka menerimanya dengan hati yang gembira. Ini sebenarnya adalah hati yang menerima, namun dangkal, karena firman yang di...

HATI YANG KERAS

JATUH DI PINGGIR JALAN - HATI YANG KERAS LUKAS 8:5, 11-12 "Adalah seorang penabur keluar untuk menaburkan benihnya. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu diinjak orang dan burung-burung di udara memakannya sampai habis. Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah. Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan. Dalam Injil LUKAS 8, Yesus menceritakan perumpamaan tentang penabur. Ini sebenarnya bukan tentang penaburnya, tetapi tentang tanahnya. Benih (Firman Tuhan) menjadi sangat bermanfaat dan berkuasa, ketika diterima dengan benar. Keefektifan dari firman Tuhan itu bergantung pada kondisi hati yang menerimanya. Ayat-ayat bacaan hari ini adalah gambaran hati yang keras, hati yang mendengar tetapi tidak menerima. Firman atau benih itu jatuh di pinggir jalan dan diinjak orang atau dimakan ...

PERHATIKANLAH CARA KAMU MENDENGAR

PERHATIKANLAH CARA KAMU MENDENGAR LUKAS 8:18 Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya." Shalom Warga Kerajaan Sorga. Ayat bacaan hari ini muncul tepat setelah Yesus Kristus menceritakan perumpamaan tentang sang penabur (LUKAS 8:4–15). Dalam perumpamaan itu, benih melambangkan firman Allah, dan tanah melambangkan kondisi hati manusia. Jadi ketika Yesus berkata, “perhatikanlah cara kamu mendengar", Ia tidak berbicara tentang gelombang suara, Ia berbicara tentang penerimaan firman dalam kehidupan rohani kita. Yesus mengalihkan fokus dari apa yang kita dengar kepada bagaimana kita mendengar. Dua orang dapat mendengar khotbah yang sama, membaca bagian Alkitab yang sama, tetapi menerima hasil yang sama sekali berbeda. Perbedaannya adalah sikap hatinya. Apakah hati kita keras, gampang terganggu dengan suara yang lain, hati ...

MELUDAHI SUMUR

Manusia yang meludah didalam sumur, tapi airnya diminum sendiri.»IHT« Amsal 18:21 Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. Ada orang yang terjebak dalam sikap tidak bersyukur dan mereka mencela gerejanya, perusahaannya, orang ini selalu menjelek jelekkan atasanya atau pembimbingnya yang sebenarnya menjadi sumber perlindungannya dan penghidupannya. Hosea 8:7 Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung; gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung; dan jika memberi hasil, maka orang-orang lain menelannya. Menjelek jelekkan gerejanya, tempat kerjanya sama saja merusak reputasi diri sendiri, jika tidak lagi menyukai pimpinan atau perusahaannya lebih baik mengundurkan diri secara baik baik dari pada terus mencela sambil tetap menikmati fasilitasnya. Matius 12:34 Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendi...

WANITA BIJAK

Wanita bijak menurut alkitab adalah perempuan yang takut akan Tuhan. »IHT« Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." Wanita bijak membangun rumah tangganya dengan hikmat dan kesabaran, bukan penindas melainkan penolong yang menghargai suami serta lemah lembut. 1 Samuel 25:3 Nama orang itu Nabal dan nama isterinya Abigail. Perempuan itu bijak dan cantik, tetapi laki-laki itu kasar dan jahat kelakuannya. Ia seorang keturunan Kaleb. Wanita bijak dapat bertindak tepat waktunya untuk menyelamatkan keluarganya, meskipun situasi sulit, pintar mengelola uang, hidup hemat, rajin dan bertanggung jawab, sadar bahwa rasa aman sejati hanya berasal dari Tuhan, bukan kekayaan atau kecantikan. Amsal 14:1 Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri. Wanita bijak bukan penindas, mudah memaafkan, cakap membangun rumah tang...

JADILAH DIRI SENDIRI

Jadilah diri sendiri, karena tiruan tidak akan pernah lebih baik dari yang asli.»IHT« Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. Tuhan menciptakan setiap manusia unik dan berharga, jadilah diri sendiri sesuai desain Allah, meniru orang lain hanya menghasilkan tiruan yang melenyapkan potensi asli kita. Efesus 4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tuhan tidak menciptakan sampah, setiap individu buatan Allah dipersiapkan untuk pekerjaan baik, bukan untuk menjadi salinan orang lain. Yesaya 46:5 Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama? Orang yang suka membanding bandingkan dirinya dengan orang lain, bersifat kekanak kanakan yang memicu kesombongan dan irihati, suka menjatuhkan orang lain ...