Postingan

KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

IDENTITAS PALSU VS IDENTITAS OTENTIK

IDENTITAS PALSU VS IDENTITAS OTENTIK MATIUS 23:27 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran. Shalom Siapa Anda ketika tidak ada yang menonton? Kita hidup di dunia di mana identitas dapat kita bangun dan buat untuk diri kita sendiri. Kita dapat mengedit foto kita, memilih foto mana yang kita akan tampilkan di sosial media, mengelola reputasi kita, dan menyajikan versi diri kita sendiri yang kita ingin orang percaya. Tetapi ada perbedaan antara gambar yang kita ciptakan dan identitas yang diberikan Tuhan. Identitas palsu mengatakan: "Aku butuh menutupi kegagalanku supaya aku terlihat baik di depan orang." Identitas yang otentik mengatakan: "Aku tahu siapa aku di dalam Kristus, aku lebih dari pemenang dan kegagalanku menjadi kesaksianku." Kehi...

KESUKAAN MANUSIA VS KESUKAAN TUHAN

KESUKAAN MANUSIA VS KESUKAAN TUHAN GALATIA 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Shalom Salah satu pertanyaan penting bagi seorang Kristen adalah: "Apa yang akan dipikirkan orang?" Terkadang pertanyaan yang lebih baik adalah: "Apa yang Tuhan pikirkan?" Keinginan untuk diterima, diakui dan terlihat baik di mata manusia tidak berarti salah. Tetapi ketika pendapat orang lain menjadi lebih penting daripada pendapat Tuhan, kita akhirnya mulai mematuhi orang dan tidak menaati Tuhan. Kita akan mementingkan opini orang dan bukan apa yang benar di mata Tuhan. Paulus memberikan kita ayat yang sangat keras di ayat bacaan hari ini. Apakah kita mengejar dan mencari kesukaan manusia atau Tuhan? YOHANES 12:43 mengatakan, "Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah...

TAAT BERKONDISI VS TAAT SEPENUHNYA

TAAT BERKONDISI VS TAAT SEPENUHNYA YOHANES 14:15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Shalom Ketaatan akan firman Tuhan mudah dilakukan ketika itu sesuai dengan keinginan dan kepentingan kita. Ujian ketaatan yang sesungguhnya datang ketika kehendak Allah akan merugikan diri kita dalam kenyamanan, reputasi di mata manusia, uang, hubungan, rencana, atau bahkan rasa aman kita. Ada perbedaan antara mematuhi Tuhan ketika itu nyaman dan mematuhi Tuhan karena Dia adalah Tuhan. Ada dua jenis ketaatan. Ketaatan yang berkondisi adalah ketaatan yang sesuai dengan keinginan daging, kepentingan pribadi dan keuntungan duniawi kita saja. Sama sekali bukan untuk kepentingan Kerajaan Surga. Kita hanya mau taat jika itu menguntungkan diri kita secara dunia. Contoh sederhana adalah Alkitab dengan jelas mengatakan "kasihilah musuhmu" dan "lepaskan pengampunan". Ketaatan yang berkondisi akan katakan, "saya akan mengampuni orang ini tetapi ti...

REPUTASI VS INTEGRITAS

REPUTASI VS INTEGRITAS AMSAL 10:9 Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui. Shalom Banyak orang menghabiskan upaya besar untuk melindungi reputasi mereka, apa yang orang lain pikirkan tentang mereka itu sangat berharga. Mereka dengan hati-hati mengelola citra mereka di media sosial, penampilan publik, dan kata-kata. Meskipun memiliki reputasi yang baik adalah berharga (AMSAL 22:1), Alkitab mengajarkan bahwa sesuatu yang lebih penting yaitu integritas. Reputasi adalah apa yang orang lihat dan menilai dari diri kita. Integritas adalah karakter kita ketika hanya Tuhan yang melihat di saat manusia lain tidak melihat. Reputasi dapat dibangun oleh persepsi. Integritas dibangun oleh kebenaran. Reputasi adalah hal eksternal; sementara integritas adalah internal. Reputasi tergantung pada apa yang diketahui orang lain. Integritas tergantung pada apa yang diketahui Tuhan. Yesus menegur orang-orang Farisi karena mereka tampak benar di luar te...

BERMEGAH KARENA MEMAHAMI DAN MENGENAL

BERMEGAH KARENA MEMAHAMI & MENGENAL YEREMIA 9:24 tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN." Shalom Yeremia melayani selama salah satu periode tergelap di Kerajaan Yehuda. Orang-orang bangga dengan kebijaksanaan, kekuatan militer, dan kekayaan mereka, namun mereka telah meninggalkan Tuhan. Sebelum ayat 24 yang merupakan ayat bacaan hari ini, Allah berkata: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya" (YEREMIA 9:23). Banyak orang bermegah karena kekayaan, prestasi, ketenaran, dan semua hal yang dunia nilai hebat. Tuhan mengalihkan kebanggaan umat-Nya dari pencapaian duniawi kepada pemahaman dan pengenalan akan Diri-Nya. Kata Ibrani untuk "menge...