Postingan

KEDATANGAN TUHAN SUDAH SEMAKIN DEKAT

"KEDATANGAN TUHAN SUDAH SEMAKIN MENDEKAT!" " ... saatnya telah tiba bagi kamu untuk BANGUN DARI TIDUR. SEBAB SEKARANG KESELAMATAN SUDAH LEBIH DEKAT bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya" (Roma 13:11b). > Apakah tanda-tanda seseorang tidur rohaninya?  1. Kehilangan kepekaan terhadap dosa.  > Efesus 4:19 : "Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran." 2. Tidak lagi haus akan Tuhan.  > Amos 8:11 : "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN." > Ini menggambarkan keadaan ketika orang tidak lagi hidup dari Firman, dan akhirnya mengalami kekosongan rohani. 3. Kasih yang mula-mula memudar. > Wahyu 2:4 : "Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah ...

YESUS AKAN SEGERA DATANG

"PERSIAPKAN DIRIMU, YESUS AKAN DATANG SEGERA! " "Sesungguhnya AKU DATANG SEGERA dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya" (Wahyu 22:11). > Kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin mendekat. Tanda2 akhir zaman sudah semakin nyata. Karena itu persiapkan diri kita untuk menyambut kedatangan-Nya.  >> Apakah tanda akhir zaman yang sangat menonjol?  1. KEMEROSOTAN MORAL YANG SEMAKIN PARAH.  > Matius 24:37 : "Sebab sebagaimana halnya pada ZAMAN NUH, demikian pula halnya kelak pada KEDATANGAN ANAK MANUSIA." > Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua atau akhir zaman digambarkan seperti pada zaman Nuh.  > Pada zaman Nuh, kejahatan, kecemaran dan percabulan merajalela pada waktu itu. Hanya Nuh yang kedapatan hidup benar di hadapan Allah, sehingga ia dan keluarganya diselamatkan dari air bah yang menghapuskan manusia dari muka bumi (bnd. Kejadian 6:5-9). > Pada zaman kita yang hidup di akhir zaman ini, kemerosotan m...

MILIKI IMANNYA YESUS

"MILIKI IMANNYA YESUS" "Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus: "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering." Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah!" (Markus 11:22). > Petrus sangat terkejut akan pohon ara yang dikutuk Yesus, sehari sebelumnya,  telah menjadi kering. Padahal saat Yesus mengutuk pohon ara tersebut, ia tidak melihat suatu apapun terjadi pada pohon ara tersebut.  > Maka Yesus pun mengajarkan sesuatu yang sangat penting tentang iman yang mendatangkan kuasa Allah kepada para murid-Nya. Yesus mengatakan : "Percayalah kepada Allah!" (Markus 11:22).  > Kata ""Percayalah kepada Allah", dalam terjemahan (YLT) mengatakan : "Have faith of God!", artinya : "Miliki imannya Allah!".  > Bagaimana kita sebagai pengikut Yesus dapat memiliki imannya Yesus?  1. PERCAYA APA YANG KITA KATAKAN ITU AKAN TERJADI! > Markus 11:23 : ...

SALING MENGASIHI DALAM KELUARGA

"SALING MENGASIHI DALAM KELUARGA" "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus SALING MENGASIHI. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu SALING MENGASIHI" (Yohanes 13:34-35).  > Hidup SALING MENGASIHI harus DIMULAI DALAM KELUARGA! > Saling mengasihi dalam keluarga merupakan bagian dari ketaatan orang percaya kepada perintah Tuhan.  > Keluarga Kristen hendaknya memancarkan kasih Allah kepada dunia melalui sikap saling mengasihi di antara anggota keluarga. Suami mengasihi istri, istri mengasihi suami, orang tua mengasihi anak, anak mengasihi orang tua. Saling mengasihi dalam keluarga membuat keluarga akan harmonis, rukun dan diberkati Tuhan. >> Bagaimana keluarga kita menerapkan hidup saling mengasihi satu dengan lainnya?  1. MENGASIHI LEWAT SIKAP SALING MENGHORMATI! > Roma 12:10 : "Hendaklah kamu s...

HARUS MENGAMPUNI DENGAN SEGENAP HATI

"HARUS MENGAMPUNI DENGAN SEGENAP HATI!" 'Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu" (Matius 6:15). > Apakah maksudnya "mengampuni dengan segenap hati?" 1. Pengampunan yang tulus, bukan sekadar formalitas! > Bukan hanya berkata “saya maafkan,” tetapi benar-benar melepaskan kepahitan, dendam, dan keinginan membalas. > Intinya: hati tidak lagi menyimpan luka dan kesalahan orang lain.  2. Melepaskan hak untuk membalas! > Mengampuni sepenuh hati berarti menyerahkan keadilan kepada Tuhan, bukan memelihara keinginan melihat orang itu “dibalas.” > Mengampuni adalah melepaskan hak untuk membalas! 3. Memilih kasih walau prosesnya bertahap! > Mengampuni dari hati tidak selalu berarti rasa sakit langsung hilang, tetapi ada keputusan sadar untuk tidak lagi memelihara kebencian. > Pengampunan bukan menunggu hati siap, tetapi memilih taat lebih dahulu. Kemudian Tuhan bekerja memulihkan perasaan kita. ...

BERDOA BAGI MUSUH

"BERDOA BAGI MUSUH!" "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Matius 5:44). > Salah satu bukti kita mengasihi musuh kita yaitu berdoa bagi mereka. Bahkan dengan berdoa bagi musuh, maka kasih kepada musuh kita akan bertumbuh.  > Jadi janganlah menunggu sampai kita punya kasih kepada musuh, tetapi berdoalah maka kasih kepada musuh akan bertumbuh.  > Tidak mudah memang untuk mendoakan dan mengasihi orang yang telah menyakiti dan melukai kita. Tetapi inilah perintah dan ajaran Kristus. > Berdoa dan mengasihi mereka yang mengasihi kita itu hal yang mudah, semua orang bisa melakukan hal itu. Tetapi sebagai anak-anak Allah, Tuhan menghendaki orang percaya memiliki kualitas hidup yang lebih dari orang yang tidak mengenal Allah, yaitu berdoa dan mengasihi musuh kita! >> Bagaimana kita dapat berdoa dan mengasihi musuh kita?  1. MINTA TUHAN UNTUK MENGUBAH CARA PANDANG KITA! >  Roma 5:8 : "Akan te...

ORANG JUJUR

"ORANG JUJUR DIJAGA DAN DIPELIHARA TUHAN!" "Orang yang 'HIDUP DALAM KEBENARAN", yang 'BERBICARA DENGAN JUJUR', yang 'menolak untung hasil pemerasan', yang 'mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap', yang 'menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah', yang 'menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan', DIALAH SEPERTI ORANG YANG TINGGAL AMAN DITEMPAT-TEMPAT TINGGI, BENTENGNYA IALAH KUBU DIATAS BUKIT BATU; ROTINYA DISEDIAKAN AIR MINUMNYA TERJAMIN" (Yesaya 33:15-16).  > Seperti apa Tuhan menilai kejujuran? Ayat bacaan diatas menggambarkan hal ini, yaitu : hidup dalam kebenaran, menolak untung hasil pemerasan, mengebaskan tangannya supaya jangan menerima suap, menutup telinganya dan matanya supaya jangan mendengarkan rencana jahat dan melihat kejahatan.  > Di zaman akhir ini, nilai kejujuran memang semakin langka, karena banyak orang yang tidak takut akan Tuhan. Bahkan orang...