Postingan

MERUNTUHKAN UNTUK MEMBANGUN

MERUNTUHKAN UNTUK MEMBANGUN YEREMIA 1:10 Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam." Allah bukan hanya Pembangun; Ia juga meruntuhkan sesuatu. Sebelum Ia membangun sesuatu yang baru dalam hidup kita, Ia sering kali meruntuhkan apa yang tidak baik dan benar. Kita biasanya menikmati musim “membangun”, tetapi kita menolak musim “meruntuhkan atau diruntuhkan". Kedua ini adalah tindakan kasih Tuhan untuk kita. Seorang kontraktor tidak dapat membangun rumah yang kokoh di atas fondasi yang retak. Dinding yang lapuk harus diruntuhkan sebelum struktur baru dapat berdiri. Dengan cara yang sama, Allah menyingkirkan kesombongan sebelum memberikan kehormatan, menyingkirkan ketergantungan diri sebelum melepaskan jawaban doa, dan meruntuhkan berhala sebelum menegakkan penyembahan yang sejati. Terkadang Allah menghancurkan pemikiran yang s...

ASAH BESI KITA

ASAH BESI KITA PENGKHOTBAH 10:10 Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat. Banyak orang kelelahan bukan karena mereka malas, tetapi karena mereka mencoba menjalani hidup dengan "besi yang tumpul". Seorang penebang kayu dapat mengayunkan kapaknya lebih keras dan lebih keras lagi, namun hanya sedikit kemajuan yang dicapai jika mata kapaknya (besinya) tumpul. Penebang kayu lain mungkin berhenti sejenak, mengasah kapaknya, dan mencapai lebih banyak hasil dengan usaha yang lebih sedikit. Kitab Pengkhotbah mengajarkan kebenaran yang ampuh, sebuah hikmat bukan hanya tentang bekerja lebih keras, tetapi juga tentang bekerja dengan benar. Terkadang kita menjadi tumpul secara rohani, doa menjadi rutinitas, ibadah menjadi mekanis, bahkan kita melayani tanpa keintiman dengan Tuhan dan kehilangan kepekaan terhadap Roh Kudus. Tuhan tidak pernah bermaksud agar kita hidup hanya dengan kekuatan m...

MENIKMATI HIDUP

Kebahagiaan bukanlah soal keberuntungan, tapi soal bagaimana menikmati hidup ini.»IHT« Mazmur 106:1 Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Kebahagiaan memang bukan tentang menunggu hal hal sempurna, melainkan bagaimana kita bisa bersyukur dan menikmati setiap proses yang ada. 1 Tawarikh 16:34 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Menikmati hidup adalah sebuah keterampilan yang terus kita latih setiap hari, mulai dari hal hal kecil dan sederhana, sebab disanalah keindahannya yang sempurna. Amsal 23:18 Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. Jangan mencemaskan masa lalu atau masa depan, nikmati saja momen saat ini dengan penuh ucapan syukur kepadaNya. Mazmur 42:5 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! Hidup pasti memili...

BANYAK OMONG

Orang yang paling banyak omong biasanya nggak bisa apa apa.»IHT« Amsal 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. Terlalu banyak bicara sering kali dikaitkan dengan kesia siaan dan kebodohan, semakin besar kemungkinan jatuh kedalam dosa seperti gosip, fitnah, atau menyakiti orang lain, orang bijak lebih mengutamakan tindakan nyata dan takut akan Tuhan daripada sekedar mengumbar kata kata kosong. Pengkhotbah 5:2 Karena sebagaimana mimpi disebabkan oleh banyak kesibukan, demikian pula percakapan bodoh disebabkan oleh banyak perkataan. Kebodohan dikenali dari banyaknya kata kata, kitab hikmat memberi gambaran orang yang suka mendominasi percakapan tidak bisa mengendalikan lidahnya. Pengkhotbah 10:14 Orang yang bodoh banyak bicaranya, meskipun orang tidak tahu apa yang akan terjadi, dan siapakah yang akan mengatakan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia? Kata kata punya kuasa untuk membangun atau menghancurkan, mulai ...

BERBAHAGIA

Kebahagiaan datangnya dari hati nurani yang murni dan bersih.»IHT« Kisah Para Rasul 24:16 Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia. Banyak orang merindukan kebahagiaan dalam hidupnya, namun mereka tidak bisa menjaga hati nurani yang bersih, itu sebabnya mereka mengejar kebahagiaan dengan caranya sendiri, alhasil bukannya berbahagia malahan mereka tambah sengsara dan menderita dalam hidupnya. 1 Timotius 1:19 Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka. Kebanyakan orang bangun pagi bukannya mencari hadirat Tuhan, tapi langsung mencari hal hal duniawi, sama sekali tidak peduli pada kebenaran, melainkan memikirkan segala cara asal dapat untung, itu sebabnya mereka kehilangan imannya. Ibrani 11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada ...

SETIA

Kesetiaan itu langka, kalau ketemu jangan disia siakan.»IHT« Amsal 20:6 Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya? Di Era modern, dimana segala sesuatu.serba instan, mudah didapat dan cepat dibuang, maka kesetiaan mejadi barang langka, manusia duniawi lebih mengagungkan kepentingan pribadinya diatas komitmen, kesetiaan menjadi barang mahal dan anggun di jaman NOW. Lukas 16:10 "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Tuhan mencari orang yang setia, bamgunlah komitmen diatas segala kepentingan, sebab Tuhan sangat menghargai kesetiaan, Tuhan Yesus mengatakan kesetiaan diuji dari hal hal kecil, kenapa banyak manusia sulit setia, karena mereka selalu tertarik dengan keberhasilan, tetapi Tuhan tertarik dengan kesetiaan/karakter. Wahyu 2:10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau...

MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...