Postingan

JALAN,KESEMPATAN &ORANG TEPAT

JALAN, KESEMPATAN & ORANG TEPAT KEJADIAN 24:3 supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit dan yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam. Shalom KEJADIAN 24 menceritakan kisah Abraham mengirim hambanya untuk mencari istri bagi Ishak. Ini adalah salah satu pasal terpanjang dalam Kitab Kejadian, bukan karena mukjizat atau pertempuran dramatis, tetapi karena menyoroti bimbingan setia Allah dalam keputusan hidup sehari-hari. Abraham tidak ingin Ishak menikahi seorang Kanaan dimana mereka tinggal saat itu, karena ia ingin melestarikan janji Allah bagi keluarga dan melindungi Ishak anaknya dari pengaruh budaya Kanaan. Orang Kanaan terlibat secara mendalam dalam penyembahan berhala. Dalam ayat bacaan hari ini, Abraham menyuruh hambanya untuk pergi ke Mesopotamia, tempat asalnya, demi mencari isteri untuk Ishak anaknya. Abraham membuat hambanya bersumpah tidak mengambi...

PADANG GURUN,GETSEMANI &YUDAS

PADANG GURUN, GETSEMANI & YUDAS YOHANES 16:33 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." Shalom Sepanjang pelayanan Yesus di bumi, tiga pengalaman sulit dihadapi Yesus. Momen itu adalah momen padang gurun, Getsemani, dan pengkhianatan oleh Yudas. Setiap tempat atau momen melibatkan ujian atau cobaan, pengujian, dan pengampunan. Yesus dibawa ke padang gurun untuk dicobai. Di MATIUS 4:1-11, Yesus masuk ke padang gurun setelah dibaptis. Dia lapar, lemah secara fisik, namun siap secara rohani. Setan mencobai Dia, tetapi Yesus menjawab setiap cobaan dengan firman Allah. Setiap kali Yesus dicobai, Dia mengutip firman Tuhan untuk melawan si Iblis. Padang gurun bukanlah hukuman; itu adalah persiapan sebelum masa pelayanan Yesus. Allah sering menggunakan musim kering di momen padang gurun kita untuk memperkuat iman kita. Kemenangan dimenangkan denga...

PERGELANGAN KAKI SAMPAI BERENANG

PERGELANGAN KAKI SAMPAI BERENANG YEHEZKIEL 47:3 Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki. Shalom Iman kehidupan Kristen tidak dimaksudkan untuk tetap berada di perairan dangkal. Dalam penglihatan nabi Yehezkiel, sungai yang mengalir dari bait Allah menjadi semakin dalam, dari sedalam pergelangan kaki, selutut, sepinggang, dan akhirnya seseorang harus berenang. Ini adalah gambaran pertumbuhan spiritual (YEHEZKIEL 47:4-5: Ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai di lutut; kemudian ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang. Sekali lagi ia mengukur seribu hasta lagi, sekarang air itu sudah menjadi sungai, di mana aku tidak dapat berjalan lagi, sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu s...

TIDAK SADAR AKAN DOSA

TIDAK SADAR AKAN DOSA IBRANI 10:2 Sebab jika hal itu mungkin, pasti orang tidak mempersembahkan korban lagi, sebab mereka yang melakukan ibadah itu tidak sadar lagi akan dosa setelah disucikan sekali untuk selama-lamanya. Shalom Warga Kerajaan Sorga. Salah satu beban terbesar yang dapat dibawa seseorang adalah hati nurani yang terus menerus merasa bersalah. Banyak orang mencoba membungkam rasa bersalah melalui perbuatan baik, ritual agama, atau perbaikan diri, tetapi tidak satupun dari ini benar-benar dapat menghilangkan rasa bersalah akan dosa yang pernah kita lakukan. IBRANI 10 menggambarkan sebuah perbedaan yang sangat mencolok antara pengorbanan yang dilakukan di Perjanjian Lama dan Baru. Di Perjanjian Lama pengorbanan dilakukan berulang kali oleh Imam Besar (Hari Pendamaian sekali setahun), untuk menutup dosa manusia dengan prosesi pengorbanan yang sudah ditentukan oleh Tuhan, memakai cara-cara yang cukup panjang dan rumit. Sementara di Perjanjian Baru, Kristus Yesus berperan...

DEMI MENGEKSPRESIKAN KASIH TUHAN

DEMI MENGEKSPRESIKAN KASIH TUHAN KEJADIAN 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." Shalom. Sebelum dosa masuk ke dunia, Adam hidup di taman yang sempurna, berjalan bersama Allah, dan tidak kekurangan apa-apa, kecuali satu hal. Allah berkata, "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja." Ini adalah pertama kalinya dalam penciptaan bahwa Tuhan menyebut sesuatu "tidak baik." Tuhan kemudian menciptakan Hawa, bukan karena Adam tidak lengkap dalam hubungannya dengan Tuhan, tetapi karena Tuhan merancang manusia untuk mengalami kasih-Nya melalui sebuah hubungan. Hawa adalah kasih Allah yang diekspresikan bagi Adam. Kemudian Tuhan juga memberikan Adam kesempatan untuk mengekspresikan kasih Tuhan kepada Hawa. Ini tidak berarti Hawa menggantikan Tuhan atau menjadi sumber keutuhan hidup Adam. Hanya Allahlah sumber kehidupan, sukacita, dan keselamatan kita ...

HUJAN DAN SALJU TIDAK KEMBALI

HUJAN & SALJU TIDAK KEMBALI YESAYA 55:10 Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan Shalom. Allah membandingkan firman-Nya dengan hujan dan salju. Hujan tidak jatuh tanpa tujuan. Tujuan hujan untuk menyirami tanah, melembutkan tanah keras, menyebabkan benih tumbuh, dan akhirnya menghasilkan makanan. Dengan cara yang sama, firman Tuhan selalu memenuhi tujuan-Nya. Terkadang kita membaca Alkitab dan tidak merasakan apa-apa. Kadang-kadang kita memberitakan Injil dan tidak melihat respon langsung. Kadang-kadang kita berdoa dengan mengutip ayat firman Tuhan atas keluarga kita selama bertahun-tahun tanpa perubahan yang terlihat. Namun Tuhan mengingatkan kita bahwa firman-Nya bekerja di bawah permukaan, sama seperti hujan bekerja di bawah tanah sebelum ada yang melihat tunas hijau. Hujan tidak menanyakan tanah...

GINOSKO VS EPIGINOSKO

GINOSKO VS EPIGINOSKO YOHANES 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Shalom Perjanjian Baru menggunakan dua kata Yunani yang terkait erat untuk mengetahui sebuah hubungan dalam level mengetahui saja atau sebuah hubungan yang lebih dalam. Kata pertama adalah "Ginosko", sebuah hubungan yang mengenal saja. Sementara ada kata lain yang artinya mengetahui secara lengkap, utuh dan dalam, kata itu adalah "Epiginosko". Kehidupan Kristen dimulai dengan "ginosko" dan tumbuh menuju "epiginosko". "Ginosko" yang artinya mengetahui melalui sebuah hubungan, tertulis di ayat bacaan hari ini. Ketika Yesus mengatakan bahwa hidup kekal adalah mengenal Allah (ginosko). Ini bisa saja sebuah pengetahuan intelektual. Seseorang mungkin tahu fakta tentang Tuhan tanpa mengenal Dia secara pribadi. Sama seperti mengetahui biografi selebriti, berb...