Postingan

UANG

UANG Semakin kita panik soal uang justru semakin jauh rejekinya. Matius 6:31-32 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Shalom Saat ini angka kepanikan atau kekuatiran soal uang sudah meningkat pesat, rasa takut yang berkelebihan membuat mereka lupa kepada Tuhan, padahal firmanNya mengingatkan kita agar kita tenang dan tetap percaya kepada Tuhan. Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Panik berlebihan mengganggap uang itu seperti berhala atau mamon, sehingga mereka sering melupakan Tuhan, jarang ibadah, jarang doa bahkan jarang membaca Firman Tuhan, mamon telah menguasai hatinya ketimbang Tuhan. Matius 6:26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan ti...

KONDISI HATI KETIKA ORANG LAIN BERHASIL

KONDISI HATI KETIKA ORANG LAIN BERHASIL 1 SAMUEL 18:7-9 dan perempuan yang menari-nari itu menyanyi berbalas-balasan, katanya: "Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa." Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan hatinya, sebab pikirnya: "Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja itu pun jatuh kepadanya." Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki Daud. Shalom Daud baru saja kembali dari pertempuran. Para wanita Israel keluar bernyanyi dan merayakan kemenangan yang telah diberikan Allah kepada Israel melalui Daud dan Saul. Tetapi sesuatu terjadi di dalam hati Saul. Saul mendengar nyanyian itu dan menjadi marah karena penilaian orang terhadap Daud seolah-olah lebih hebat, karena Daud telah mengalahkan musuh dengan jumlah yang lebih besar dari Saul. Hati Saul mulai dipenuhi dengan iri hati dan kecemburuan terhadap Daud. Perhatika...

KEBENCIAN

KEBENCIAN Jangan benci orang yang menyakitimu, kebencian hanya melemahkan diri sendiri. Roma 12:19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Shalom Orang yang menyakiti kita mungkin ingin melihat kita jatuh, namun memelihara rasa benci merusak hati dan tubuh, seperti orang makan racun, ingatlah balas dendam adalah hak Tuhan, bukan kita. Imamat 19:18 Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN. Kebencian melemahkan diri sendiri, menguras energi dan pikiran, mencuri sukacita dan merusak kesehatan yang memenjarakan diri kita sendiri. Amsal 20:22 Janganlah engkau berkata: "Aku akan membalas kejahatan," nantikanlah TUHAN, Ia akan menyelamatkan engkau. Pengampunan bukan...

PEMELIHARAAN TUHAN DI TEMPAT YANG TIDAK NYAMAN

PEMELIHARAAN TUHAN DI TEMPAT YANG TIDAK NYAMAN MAZMUR 92:14-15 Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya. Shalom Kita sering membayangkan hidup kita akan lebih baik, berkembang bahkan produktif di lingkungan yang tepat: kota yang tepat, gereja yang tepat, pekerjaan yang tepat, hubungan yang tepat, atau musim yang tepat. Itu semua prinsip yang benar dan sangat berdasarkan hikmat yang benar. Namun terkadang kita ada di sebuah tempat, waktu bahkan komunitas yang tidak kondusif dan seolah-olah kita tidak bisa keluar dari situ untuk sementara waktu. Terkadang Tuhan mengijinkan kita ada di tempat yang kita tidak inginkan untuk membentuk iman kita, dan menunjukkan kemuliaan-Nya bagi dunia lewat diri kita. Allah sanggup membuat umat-Nya berkembang di tempat-tempat yang tidak biasa. Yusuf berkembang di Mesir, meskipun Mesir bukan tanah airnya. Daniel berkembang di Bab...

MENJADI GARAM

MENJADI GARAM Tidak perlu menjadi berlian untuk disukai orang, jadi garam yang memberi rasa dan makna. Matius 5:13 "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Shalom Dunia tidak membaca alkitab, tapi mereka membaca diri kita sebagai orang percaya, apakah kita seperti berlian yang memukau karena akting, baik dalam hal penampilan dan gaya hidup yang supermewah, namun tidak pernah memberi makna dan rasa dalam kehidupannya, garam memang tidak segemerlap berlian, namun memberi rasa yang bisa mengubah hidup seseorang. 1 Korintus 2:1 Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu. Apakah kita sudah menyedapkan lingkungan dan keluarga, yang membuat orang banyak jadi percaya kepada Tuhan itulah maknanya. 1 Korintus 2:4 Baik perkataanku maupun pemberitaanku tida...

TANDA DAN MUJIZAT

TANDA & MUJIZAT YOHANES 4:48 Maka kata Yesus kepadanya: "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya." Shalom Tanda dan mujizat adalah tindakan Tuhan yang melampaui kemampuan manusia biasa. Sepanjang Kitab Suci, Tuhan menggunakan tanda dan mujizat untuk mengungkapkan kuasa-Nya, mengkonfirmasi pesan-Nya, dan mengarahkan perhatian orang kepada diri-Nya sendiri. Tetapi ada kebenaran penting: keajaiban dan mujizat adalah tanda; Yesus adalah tujuan dari semua ini. Tanda dimaksudkan untuk menunjuk ke suatu tempat. Tanda jalan bukanlah tujuan. Ini mengarahkan Anda ke tujuan. Dengan cara yang sama, tanda-tanda dan keajaiban Alkitab tidak seharusnya menjadi objek iman kita. Mereka mengarahkan kita kepada Yesus. Injil Yohanes berulang kali menggambarkan mujizat Yesus sebagai tanda karena mereka mengungkapkan siapa Dia. Yesus mengubah air menjadi anggur, menyembuhkan orang sakit, melipatgandakan roti, dan membangkitkan orang mati, bukan untuk memukau orang, t...

MEMANDANG MASALAH ATAU YESUS?

MEMANDANG MASALAH ATAU YESUS? BILANGAN 21:9 Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup. Shalom BILANGAN 21 adalah pasal di Alkitab yang penuh dengan keluhan, konsekuensi dan kemudian sebuah anugerah dari Tuhan. Bangsa Israel telah menerima penyediaan, perlindungan, dan bimbingan Allah, namun mereka menjadi tidak sabar di dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian. Mereka akhirnya melawan Allah dan Musa, mengeluh tentang roti manna yang telah disediakan Allah (Bilangan 21:4-5). Akibatnya, ular berbisa datang di antara mereka, dan banyak orang digigit hingga mati. Tetapi perhatikan apa yang terjadi selanjutnya: ketika orang-orang mengakui dosa mereka, Tuhan menyediakan cara untuk menyelamatkan diri mereka. Allah menyuruh Musa membuat ular dari tembaga dan meletakkannya di atas tiang. Siapa pun yang telah digigit bisa melihat ular tembaga itu dan hidup. Dosa bisa menjadi...