SETIAP DETIK ADALAH KESEMPATAN

 Setiap detik adalah kesempatan buat berubah.»IHT« Roma 12:2  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Kebanyakan orang berpikir bahwa perubahan hidup hanya bisa terjadi pada momen momen besar, tahun baru, ulang tahun, atau pada saat krisis, namun firman Tuhan mengajarkan bahwa rahmat Tuhan itu selalu baru setiap pagi, setiap detik Tuhan memberi nafas kehidupan yang bermuatan kesempatan emas dalam hidup kita, namun sayangnya sangat sedikit orang yang menyadarinya. 2 Korintus 5:17  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Jangan menunda untuk berubah, jangan menunda untuk mengampuni, dan jangan menunda untuk kembali kepada Kristus jika kita tersesat, sebab saat ini adalah kesempatan untuk bertobat menjadi ciptaan baru. Roma 11:3...

SUKACITA DALAM BENTUK MANUSIA



 Sukacita dalam Bentuk Manusia

Ketika Anda memikirkan kata "sukacita," apa yang terlintas di pikiran?

Jika Anda adalah seorang Israel yang hidup di zaman Perjanjian Lama, itu akan tampak seperti sorakan sukacita dalam ibadah, mengekspresikan sukacita dalam upacara agama, dan merefleksikan kegembiraan atas contoh-contoh spesifik kesetiaan Allah kepada bangsa Anda.

Ada hal yang sedikit berubah dalam Perjanjian Baru. Karena kelahiran Kristus, sukacita bukan hanya diharapkan, tapi juga merupakan keyakinan penuh pujian yang tinggal di dalam Anda — mengingatkan Anda bahwa Allah menepati janji-janji-Nya dan mengerjakan segala sesuatu untuk kebaikan Anda dan kemuliaan-Nya. Sukacita membantu Anda memusatkan perhatian pada Yesus dan mengarahkan orang lain kepada Yesus karena sukacita yang penuhadalah Yesus sendiri.

Ketika Anda merayakan datangnya Natal, luangkan waktu untuk bersyukur kepada Tuhan atas sukacita yang datang ke dunia saat Yesus meninggalkan surga untuk menjadi Imanuel, “Tuhan beserta kita.”

Doakan Doa ini:

Ya Tuhan, bersama-Mu saya memiliki semua yang saya butuhkan. Terima kasih telah menjadi "Tuhan beserta kami." Terima kasih karena telah menjadi sumber sukacita kami dan alasan saya menyembah. Terima kasih telah memilih untuk menjadi korban utama agar saya dapat mengenal Engkau secara pribadi dan intim. Karena Engkau, saya punya alasan untuk menyembah.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT