BERDOA BAGI MUSUH

"BERDOA BAGI MUSUH!" "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Matius 5:44). > Salah satu bukti kita mengasihi musuh kita yaitu berdoa bagi mereka. Bahkan dengan berdoa bagi musuh, maka kasih kepada musuh kita akan bertumbuh.  > Jadi janganlah menunggu sampai kita punya kasih kepada musuh, tetapi berdoalah maka kasih kepada musuh akan bertumbuh.  > Tidak mudah memang untuk mendoakan dan mengasihi orang yang telah menyakiti dan melukai kita. Tetapi inilah perintah dan ajaran Kristus. > Berdoa dan mengasihi mereka yang mengasihi kita itu hal yang mudah, semua orang bisa melakukan hal itu. Tetapi sebagai anak-anak Allah, Tuhan menghendaki orang percaya memiliki kualitas hidup yang lebih dari orang yang tidak mengenal Allah, yaitu berdoa dan mengasihi musuh kita! >> Bagaimana kita dapat berdoa dan mengasihi musuh kita?  1. MINTA TUHAN UNTUK MENGUBAH CARA PANDANG KITA! >  Roma 5:8 : "Akan te...

SUKACITA DALAM BENTUK MANUSIA



 Sukacita dalam Bentuk Manusia

Ketika Anda memikirkan kata "sukacita," apa yang terlintas di pikiran?

Jika Anda adalah seorang Israel yang hidup di zaman Perjanjian Lama, itu akan tampak seperti sorakan sukacita dalam ibadah, mengekspresikan sukacita dalam upacara agama, dan merefleksikan kegembiraan atas contoh-contoh spesifik kesetiaan Allah kepada bangsa Anda.

Ada hal yang sedikit berubah dalam Perjanjian Baru. Karena kelahiran Kristus, sukacita bukan hanya diharapkan, tapi juga merupakan keyakinan penuh pujian yang tinggal di dalam Anda — mengingatkan Anda bahwa Allah menepati janji-janji-Nya dan mengerjakan segala sesuatu untuk kebaikan Anda dan kemuliaan-Nya. Sukacita membantu Anda memusatkan perhatian pada Yesus dan mengarahkan orang lain kepada Yesus karena sukacita yang penuhadalah Yesus sendiri.

Ketika Anda merayakan datangnya Natal, luangkan waktu untuk bersyukur kepada Tuhan atas sukacita yang datang ke dunia saat Yesus meninggalkan surga untuk menjadi Imanuel, “Tuhan beserta kita.”

Doakan Doa ini:

Ya Tuhan, bersama-Mu saya memiliki semua yang saya butuhkan. Terima kasih telah menjadi "Tuhan beserta kami." Terima kasih karena telah menjadi sumber sukacita kami dan alasan saya menyembah. Terima kasih telah memilih untuk menjadi korban utama agar saya dapat mengenal Engkau secara pribadi dan intim. Karena Engkau, saya punya alasan untuk menyembah.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR