TERIMALAH DARI SUMBER KEHIDUPAN

TERIMALAH DARI SUMBER KEHIDUPAN YOHANES 15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Shalom Kehidupan kita ini dirancang oleh Tuhan untuk menerima kehidupan yang berkelimpahan dari sumber kehidupan yang berkelimpahan, yaitu Tuhan sendiri. Hidup yang berkelimpahan patut dimengerti dengan benar. Itu artinya yaitu hidup yang berkelimpahan dalam pertumbuhan rohani, damai, sukacita, penghiburan, kelegaan, kepuasan, hikmat bahkan kedewasaan rohani. Bukan berkelimpaham di dalam materi, uang, harta, jabatan atau ketenaran. Itu semua tidak salah, namun bukan tujuan Tuhan memberkati kita. Hidup kita digambarkan sebagai ranting yang melekat kepada pokok anggur. Sebuah ranting tidak memiliki kehidupan secara independen. Ia menerima kehidupan dari pohon anggur. Yesus menggunakan gambaran ini untuk menjelaskan hubungan kita dengan Dia. Ia tidak hanya berkata,...

SUKACITA DALAM BENTUK MANUSIA



 Sukacita dalam Bentuk Manusia

Ketika Anda memikirkan kata "sukacita," apa yang terlintas di pikiran?

Jika Anda adalah seorang Israel yang hidup di zaman Perjanjian Lama, itu akan tampak seperti sorakan sukacita dalam ibadah, mengekspresikan sukacita dalam upacara agama, dan merefleksikan kegembiraan atas contoh-contoh spesifik kesetiaan Allah kepada bangsa Anda.

Ada hal yang sedikit berubah dalam Perjanjian Baru. Karena kelahiran Kristus, sukacita bukan hanya diharapkan, tapi juga merupakan keyakinan penuh pujian yang tinggal di dalam Anda — mengingatkan Anda bahwa Allah menepati janji-janji-Nya dan mengerjakan segala sesuatu untuk kebaikan Anda dan kemuliaan-Nya. Sukacita membantu Anda memusatkan perhatian pada Yesus dan mengarahkan orang lain kepada Yesus karena sukacita yang penuhadalah Yesus sendiri.

Ketika Anda merayakan datangnya Natal, luangkan waktu untuk bersyukur kepada Tuhan atas sukacita yang datang ke dunia saat Yesus meninggalkan surga untuk menjadi Imanuel, “Tuhan beserta kita.”

Doakan Doa ini:

Ya Tuhan, bersama-Mu saya memiliki semua yang saya butuhkan. Terima kasih telah menjadi "Tuhan beserta kami." Terima kasih karena telah menjadi sumber sukacita kami dan alasan saya menyembah. Terima kasih telah memilih untuk menjadi korban utama agar saya dapat mengenal Engkau secara pribadi dan intim. Karena Engkau, saya punya alasan untuk menyembah.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia

HIDUP TANPA TERSINGGUNG