KETIKA DAUD BERLINDUNG DI MUSUH

KETIKA DAUD BERLINDUNG DI MUSUH 1 SAMUEL 27:1 Tetapi Daud berpikir dalam hatinya: "Bagaimanapun juga pada suatu hari aku akan binasa oleh tangan Saul. Jadi tidak ada yang lebih baik bagiku selain meluputkan diri dengan segera ke negeri orang Filistin; maka tidak ada harapan bagi Saul untuk mencari aku lagi di seluruh daerah Israel dan aku akan terluput dari tangannya." Shalom Filistin adalah musuh bangsa Israel, bahkan Daud sempat mengalahkan pahlawan mereka yaitu Goliat. Namun Daud kemudian berhadapan dengan kenyataan yang mencekam hidupnya. Raja Israel, Saul yang tadinya sangat suka dengan Daud, merasa iri hati karena takut Daud akan mengambil takhtanya. Ketika Daud semakin sukses dalam pertempuran dan lebih populer di kalangan rakyat Israel, Saul merasa terancam dan memandangnya sebagai saingan langsung mahkotanya dan dinasti keluarganya. Dalam kondisi ketakutan ketika Daud dicari untuk dibunuh oleh raja Saul, Daud akhirnya pergi untuk tinggal di antara orang Filistin ...

BANYAK OMONG

Orang yang paling banyak omong biasanya nggak bisa apa apa.»IHT« Amsal 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. Terlalu banyak bicara sering kali dikaitkan dengan kesia siaan dan kebodohan, semakin besar kemungkinan jatuh kedalam dosa seperti gosip, fitnah, atau menyakiti orang lain, orang bijak lebih mengutamakan tindakan nyata dan takut akan Tuhan daripada sekedar mengumbar kata kata kosong. Pengkhotbah 5:2 Karena sebagaimana mimpi disebabkan oleh banyak kesibukan, demikian pula percakapan bodoh disebabkan oleh banyak perkataan. Kebodohan dikenali dari banyaknya kata kata, kitab hikmat memberi gambaran orang yang suka mendominasi percakapan tidak bisa mengendalikan lidahnya. Pengkhotbah 10:14 Orang yang bodoh banyak bicaranya, meskipun orang tidak tahu apa yang akan terjadi, dan siapakah yang akan mengatakan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia? Kata kata punya kuasa untuk membangun atau menghancurkan, mulai sekarang jangan bicara sembarangan, saringlah setiap ucapan kita dengan cermat agar membawa damai, penguatan dan kasih. Efesus 4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Perhatikan setiap kata yang kita ucapkan, terutama saat situasi yang memicu emosi, sebelum bicara pikirkan apakah ini akan membangun atau melukai?, latih diri untuk mengganti kata kata yang kasar dengan perkataan yang penuh kasih dan penguatan. Amsal 15:2 Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan. Kerendahan hati menolong kita untuk berhati hati dalam berbicara, kita tidak lagi memakai kata kata untuk melampiaskan emosi, tetapi untuk menyatakan kasih, ketika hati dipulihkan oleh Tuhan, perkataanpun akan berubah menjadi alat yang membangun. Yakobus 1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Tuhan jaga mulutku agar tidak lagi melukai orang lain, bersihkan hatiku dari segala kepahitan dan kemarahan, pakailah setiap perkataanku untuk membangun, menguatkan dan memuliakan namaMu. amin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia