ARTI SABAT YANG DIABAIKAN

ARTI SABAT YANG DIABAIKAN ULANGAN 5:15 Sebab haruslah kauingat, bahwa engkau pun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau dibawa keluar dari sana oleh TUHAN, Allahmu dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung; itulah sebabnya TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau merayakan hari Sabat. Shalom Warga Kerajaan Sorga. Ada dua pengertian tentang Sabat di Perjanjian Lama yang hari ini Yesus mau kita alami dan nikmati setiap hari. Sabat adalah salah satu tema Alkitab yang sering disalahartikan hari ini. Sabat lebih dari satu hari libur, ini adalah hadiah dari Allah yang merujuk kepada ciptaan-Nya, perjanjian-Nya, dan akhirnya kepada apa yang dilakukan di dalam Kristus. Sabat dimulai pada proses penciptaan. Sabat pertama kali muncul dalam KEJADIAN 2:2–3. Setelah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, Allah beristirahat pada hari ketujuh. Tuhan tidak beristirahat karena Dia lelah, tetapi karena pekerjaan-Nya telah selesai. Ia memberkati dan menjadikan hari ketujuh itu kudus. Sabat ...

BANYAK OMONG

Orang yang paling banyak omong biasanya nggak bisa apa apa.»IHT« Amsal 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. Terlalu banyak bicara sering kali dikaitkan dengan kesia siaan dan kebodohan, semakin besar kemungkinan jatuh kedalam dosa seperti gosip, fitnah, atau menyakiti orang lain, orang bijak lebih mengutamakan tindakan nyata dan takut akan Tuhan daripada sekedar mengumbar kata kata kosong. Pengkhotbah 5:2 Karena sebagaimana mimpi disebabkan oleh banyak kesibukan, demikian pula percakapan bodoh disebabkan oleh banyak perkataan. Kebodohan dikenali dari banyaknya kata kata, kitab hikmat memberi gambaran orang yang suka mendominasi percakapan tidak bisa mengendalikan lidahnya. Pengkhotbah 10:14 Orang yang bodoh banyak bicaranya, meskipun orang tidak tahu apa yang akan terjadi, dan siapakah yang akan mengatakan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia? Kata kata punya kuasa untuk membangun atau menghancurkan, mulai sekarang jangan bicara sembarangan, saringlah setiap ucapan kita dengan cermat agar membawa damai, penguatan dan kasih. Efesus 4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Perhatikan setiap kata yang kita ucapkan, terutama saat situasi yang memicu emosi, sebelum bicara pikirkan apakah ini akan membangun atau melukai?, latih diri untuk mengganti kata kata yang kasar dengan perkataan yang penuh kasih dan penguatan. Amsal 15:2 Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan. Kerendahan hati menolong kita untuk berhati hati dalam berbicara, kita tidak lagi memakai kata kata untuk melampiaskan emosi, tetapi untuk menyatakan kasih, ketika hati dipulihkan oleh Tuhan, perkataanpun akan berubah menjadi alat yang membangun. Yakobus 1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Tuhan jaga mulutku agar tidak lagi melukai orang lain, bersihkan hatiku dari segala kepahitan dan kemarahan, pakailah setiap perkataanku untuk membangun, menguatkan dan memuliakan namaMu. amin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN