PROSES TUHAN MENGUBAH HATI KITA

"PROSES TUHAN MENGUBAH HATI KITA!" "Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" (Kisah Rasul 16:30).  > Tuhan bukan saja mau memulihkan atau melepaskan kita dari berbagai masalah yang kita hadapi, tetapi lebih dari itu adalah Ia menghendaki perubahan hati kita agar kita diselamatkan! >> Bagaimana proses Tuhan mengubah hati kita? 1. MELALUI KEADAAN YANG MENGGONCANG HIDUP! > Kisah Para Rasul 16:26-27 :  "Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri." > Tuhan sering memakai krisis atau goncangan untuk mengubah hati manusia. Hal ini juga dialami oleh k...

KESOMBONGAN

KESOMBONGAN


 Kesombongan, ketakutan dan kepahitan sering menghalangi kita untuk menerima  tuntunan Allah dalam hidup kita.»IHT«

Amsal 21:24  Orang yang kurang ajar dan sombong pencemooh namanya, ia berlaku dengan keangkuhan yang tak terhingga. 

Kebanyakan orang sombong tidak sadar akan kesombongannya, apalagi ketika mereka merasa sukses dan berhasil dalam hidupnya, mereka merasa tidak memerlukan Allah, bahkan menutup hati terhadap nasihat dan tuntuan dari Allah.

Kejadian 3:10  Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."

Dosa menjadi penyebab utama mereka takut berjumpa dengan Allah, karena setiap pendosa tahu bahwa ada hukuman dari setiap perbuatannya, itu sebabnya mereka berusaha menghindar dengan harapan Allah sulit untuk menemukannya.

Mazmur 139:7-8  Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau. 

Berbeda dengan Daud, sekalipun dia seorang pendosa, tapi Daud juga orang yang rendah hati dan tahu diri, dia berani mengakui dosa dosanya dihadapan Allah.

Mazmur 73:21-23  Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya, aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu, tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. 

Sepahit apapun kasus yang kita alami, tinggalkan perasaan gengsi, tinggi hati dan sakit hati, rendahkan hati kita serendah rendahnya, niscaya kita akan ditinggikan Tuhan untuk menerima anugerahNya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT