HATI YANG KERAS

HATI YANG KERAS Ketika hati dan pikiran sudah tertutup oleh persepsi negatif, penjelasan sebaik apapun tak akan pernah cukup untuk mengubah sudut pandangnya. Matius 13:15a Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar,dan matanya melekat tertutup. shalom Pernahkah kita mencoba menjelaskan kebenaran kepada seseorang yang sudah terlanjur kecewa, marah atau curiga pada kita, betapapun logisnya argumen serta bukti yang kita berikan, tetap saja tidak pernah cukup buat orang model ini. Matius 13:15 Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. Orang yang hatinya telah menebal hidupnya tertutup, tidak lagi mau mendengarkan untuk memahami, bahkan hatinya penuh dengan kemarahan dan kebencian, orang tipe begini sangat sulit bertobat dan dipulihkan. 1 Korintus 2:14 Te...

TERTANAM UNTUK MENDUKUNG

 




Tertanam Untuk Mendukung

Ingat waktu melihat email, media sosial, atau notifikasi di ponselmu? Seakan tidak pernah habis, setiap hari kita “dibombardir” oleh penawaran yang kebanyakan terfokus pada “keuntungan apa yang akan Anda dapatkan.”

Tidak ada yang salah dengan penawaran itu. Tetapi tanpa disadari, ketika kita menjalin hubungan dengan orang lain, kita mungkin masih membawa pola pikir yang sama dan mencari manfaat apa yang bisa dinikmati dari menginvestasikan waktu kita dalam hubungan tersebut. 

Tuhan kita adalah kasih, dan kasih itu suka memberi. Mulai dari hubungan terdekat, yaitu keluarga, komunitas tempat kita tertanam, sampai lingkungan yang lebih besar, janganlah kita selalu fokus kepada mendapatkan dukungan orang lain saja, tetapi berilah juga dukungan kepada orang lain. 

Dukungan apa pun yang bisa kita berikan, kecil atau besar, adalah tanda kalau kita peduli dan ingin meringankan beban yang sedang dipikul orang lain.

Dukungan bukan saja tentang memberikan kata-kata manis dan penyemangat. Tetapi bisa berupa, telinga yang terbuka ketika ada orang yang berbagi cerita kehidupannya. Menegur ketika ada orang yang hendak mengambil jalan yang salah. Menghibur ketika seseorang tawar hati. Membela mereka yang merasa lemah dan bahkan bersabar dengan satu sama lain.

Ketika ada gesekan, itulah kesempatan untuk berusaha memberikan yang baik. Bangun budaya bersukacita bersama, berdoa bersama, menangis bersama, berjuang bersama, dan bersyukur bersama. 

Semua dukungan yang kita bisa berikan kepada orang lain bukan didasari oleh kekuatan dan hikmat kita sendiri, tapi karena Tuhan menjadi sumber kita yang utama. Tuhanlah sumber kasih, sumber semangat, sumber harapan, sumber iman, sumber sukacita, dan sumber segalanya. Jadi, semua yang kita bisa berikan kepada orang lain, tidak akan pernah habis, tetapi terus diisi dan diisi oleh kasih karunia Tuhan yang tidak terbatas. 

Renungkan

Siapa orang-orang dalam komunitasmu yang butuh dukunganmu hari-hari ini? Dukungan apa yang Anda bisa berikan untuk mereka?

Doakan

Bapa, aku bersyukur menjadi bagian dari tubuh Kristus, bersama-sama membangun iman, dan menjalankan kehendak-Mu. Penuhi aku dengan harapan dan sukacita. Kuatkan aku supaya aku bisa menguatkan yang lain. Tuntun aku agar dapat bertumbuh dalam kerendahan hati dan kemurahan hati. Dalam nama Tuhan Yesus, amin. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia