MEMBICARAKAN DI BELAKANG

Jika seseorang membicarakan kamu dibelakang, artinya kamu punya kelebihan yang luar biasa.»IHT« Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Orang yang membicarakan kita dibelakang kebanyakan merasa iri, terintimidasi melihat kelebihan yang kita miliki, ingatlah bahwa posisi mereka ada dibelakang kita, sedangkan kita sedang melangkah maju. Matius 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Alkitab mengajarkan kita untuk tetap menjaga hikmat, evaluasilah diri kita dengan jujur dihadapan Tuhan, jika ada yang perlu diperbaiki, terimalah sebagai proses pembentukan karakter, namun jika itu adalah fitnah atau irihati, biarkan Tuhan yang menjadi pembela kita. Daniel 6:5 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakw...

TERTANAM UNTUK MENDUKUNG

 




Tertanam Untuk Mendukung

Ingat waktu melihat email, media sosial, atau notifikasi di ponselmu? Seakan tidak pernah habis, setiap hari kita “dibombardir” oleh penawaran yang kebanyakan terfokus pada “keuntungan apa yang akan Anda dapatkan.”

Tidak ada yang salah dengan penawaran itu. Tetapi tanpa disadari, ketika kita menjalin hubungan dengan orang lain, kita mungkin masih membawa pola pikir yang sama dan mencari manfaat apa yang bisa dinikmati dari menginvestasikan waktu kita dalam hubungan tersebut. 

Tuhan kita adalah kasih, dan kasih itu suka memberi. Mulai dari hubungan terdekat, yaitu keluarga, komunitas tempat kita tertanam, sampai lingkungan yang lebih besar, janganlah kita selalu fokus kepada mendapatkan dukungan orang lain saja, tetapi berilah juga dukungan kepada orang lain. 

Dukungan apa pun yang bisa kita berikan, kecil atau besar, adalah tanda kalau kita peduli dan ingin meringankan beban yang sedang dipikul orang lain.

Dukungan bukan saja tentang memberikan kata-kata manis dan penyemangat. Tetapi bisa berupa, telinga yang terbuka ketika ada orang yang berbagi cerita kehidupannya. Menegur ketika ada orang yang hendak mengambil jalan yang salah. Menghibur ketika seseorang tawar hati. Membela mereka yang merasa lemah dan bahkan bersabar dengan satu sama lain.

Ketika ada gesekan, itulah kesempatan untuk berusaha memberikan yang baik. Bangun budaya bersukacita bersama, berdoa bersama, menangis bersama, berjuang bersama, dan bersyukur bersama. 

Semua dukungan yang kita bisa berikan kepada orang lain bukan didasari oleh kekuatan dan hikmat kita sendiri, tapi karena Tuhan menjadi sumber kita yang utama. Tuhanlah sumber kasih, sumber semangat, sumber harapan, sumber iman, sumber sukacita, dan sumber segalanya. Jadi, semua yang kita bisa berikan kepada orang lain, tidak akan pernah habis, tetapi terus diisi dan diisi oleh kasih karunia Tuhan yang tidak terbatas. 

Renungkan

Siapa orang-orang dalam komunitasmu yang butuh dukunganmu hari-hari ini? Dukungan apa yang Anda bisa berikan untuk mereka?

Doakan

Bapa, aku bersyukur menjadi bagian dari tubuh Kristus, bersama-sama membangun iman, dan menjalankan kehendak-Mu. Penuhi aku dengan harapan dan sukacita. Kuatkan aku supaya aku bisa menguatkan yang lain. Tuntun aku agar dapat bertumbuh dalam kerendahan hati dan kemurahan hati. Dalam nama Tuhan Yesus, amin. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN