DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

ROH KUDUS ADALAH PERANTARA KITA

 

Roh Kudus adalah Perantara Kita

Inilah satu dari mukjizat terbesar dari kasih karunia. Rasul Paulus berkata pada kita bahwa Roh Kudus yang tinggal dalam diri kita "berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan" (Roma 8:26). Bahkan ketika kita tidak tahu bagaimana untuk berdoa, Roh Kudus mendoakan kehendak Allah yang sempurna. Tak peduli seberapa kelam kesulitan yang kita hadapi, Roh Kudus bekerja bagi kita sampai kita melewati cobaan dengan selamat.

Pernahkah Anda "mengerang" dalam doa? Semua dari kita tahu rasanya. Kita mungkin tidak merasa penuh dengan iman ketika kita menyampaikan tangisan kita yang terdalam kepada Allah. Kita mungkin melewati sebuah pergumulan yang sulit dan merasa sangat tidak rohani.

Kita bahkan tidak mampu mengumpulkan kekuatan untuk berdoa selama setengah jam. Doa-doa kita mungkin adalah rentetan kalimat pendek yang menyedihkan, seperti, "Tolong aku, Tuhan!" atau "Tuhan, aku tak tahu seberapa lama aku bisa tahan."

Tapi, menurut Alkitab, doa-doa sejenis inilah yang berkuasa. Yang Anda perlu lakukan adalah membaca Mazmur dari Raja Daud untuk mengetahui bahwa Allah mendengarkan doa-doa seperti: "Tuhan, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong" (Mazmur 30:2).

Dan yang begitu menghibur adalah bahwa ketika kita merasa frustrasi dalam berdoa dan tidak tahu apa yang harus dikatakan, Roh Kudus berdoa pada tingkat yang lebih dalam di dalam diri kita—dan Dia tahu apa yang didoakan! Inilah janji dari Roma 8:26.

Banyak dari kita berada pada tahap paling menegangkan dari proses kelahiran, fase perpindahan. Kelahiran anak adalah waktu ketika seorang wanita hamil merasa kebingungan, tersinggung, dan lelah. Kita mengalami perasaan yang putus asa yang serupa dalam perjalanan iman kita. Kita bertanya pada diri sendiri, "Apakah Allah benar-benar menjanjikanku hal itu?" Segala sesuatu dalam diri kita ingin berhenti untuk percaya.

Inilah bagaimana proses melahirkan bekerja—dan kita memiliki Roh Kudus untuk menolong kita melewati rasa sakit. Dia berdoa dengan keluhan-keluhan yang tak terucapkan sampai iman memberikan jawaban yang kita nantikan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia