HATI YANG KERAS

HATI YANG KERAS Ketika hati dan pikiran sudah tertutup oleh persepsi negatif, penjelasan sebaik apapun tak akan pernah cukup untuk mengubah sudut pandangnya. Matius 13:15a Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar,dan matanya melekat tertutup. shalom Pernahkah kita mencoba menjelaskan kebenaran kepada seseorang yang sudah terlanjur kecewa, marah atau curiga pada kita, betapapun logisnya argumen serta bukti yang kita berikan, tetap saja tidak pernah cukup buat orang model ini. Matius 13:15 Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. Orang yang hatinya telah menebal hidupnya tertutup, tidak lagi mau mendengarkan untuk memahami, bahkan hatinya penuh dengan kemarahan dan kebencian, orang tipe begini sangat sulit bertobat dan dipulihkan. 1 Korintus 2:14 Te...

ROH KUDUS ADALAH PEMERSATU

 



Roh Kudus adalah Pemersatu Kita

Kisah Para Rasul bercerita pada kita bahwa setelah para murid mula-mula dibaptis dengan Roh Kudus, mereka "bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa" (Kisah Para Rasul 2:42, dengan penekanan). Kata dalam Bahasa Yunani yang dipakai untuk persekutuan, koinonia, muncul pertama kalinya di sini dalam Alkitab dan kemudian dipakai 18 kali di sepanjang Perjanjian Baru.

Koinonia, yang juga diterjemahkan sebagai "kemitraan," adalah sebuah kasih karunia yang menyebabkan orang Kristen saling mengasihi dengan mendalam. Hal ini tidaklah mungkin terjadi sebelum Pentakosta karena ini adalah perwujudan dari Roh Kudus yang bersemayam. Sama seperti halnya kuasa Roh Kudus memampukan kita untuk menyembuhkan orang sakit dan melakukan mukjizat, koinonia-Nya merajut hati kita dan mengikat kita bersama.

Setelah pencurahan Roh Kudus di dalam Kisah Para Rasul 2, koinonia membuat para murid mula-mula membagikan harta milik mereka dengan murah hati (ayat 44-45) dan berbagi makanan (ayat 46). Banyak orang memutuskan untuk menjadi Kristen ketika mereka melihat komunitas yang saling mengasihi ini (ayat 47).

Koinonia adalah bagian penting dari jemaat Perjanjian Baru. Inilah yang menghubungkan Paulus, Timotius, Lukas, Titus, dan Priskila dan Akwila sebagai satu tim. Inilah yang menyatuhkan jemaat Kristen awal bersama-sama dalam menghadapi penganiayaan dan membuat mereka saling memberikan hidupnya satu sama lain.

Kita harus kembali ke koinonia—namun Anda tidak bisa mengunduhnya atau memalsukannya. Kita harus membuang program-program palsu, yang dibuat karena peristiwa jika kita ingin memiliki hubungan Kekristenan dari Kisah Para Rasul. Dan kita harus mengundang Roh Kudus untuk melakukan pekerjaannya untuk menghubungkan kita dengan saudara dan saudari dalam Kristus dengan ikatannya yang supernatural.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia