KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

JALAN MENUJU SUKSES



 Jalan Menuju Sukses

Ada banyak definisi sukses dalam budaya masa kini. Bagi sebagian orang, kesuksesan ditentukan oleh jumlah keberhasilan yang telah kita capai, atau banyaknya kepemilikan yang telah kita raih.

Definisi Yesus tentang sukses bertentangan dengan budaya. Itu tidak ada hubungannya dengan prestasi kita atau harta benda kita—semuanya berhubungan dengan karakter kita.

Ajaran Yesus dalam Lukas 16:10 mengutamakan isi karakter kita. Dia berkata bahwa mereka yang dapat dipercaya dengan hal-hal kecil akan dipercayakan pada hal-hal yang lebih besar. Mereka yang setia pada apa yang telah diberikan akan diberi kesempatan untuk lebih setia lagi. Dan mereka yang tidak jujur, tidak setia, dan tidak dapat dipercaya, akan melakukan hal yang sama pada apa yang diberikan kepada mereka.

Pada akhirnya tidak penting bagi Yesus apakah kita sukses secara finansial dalam hidup. Yang lebih penting adalah apa yang kita lakukan pada apa yang telah diberikan kepada kita.

Tindakan kesetiaan sederhana setiap hari adalah bagaimana karakter kita dibentuk dari waktu ke waktu. Keputusan kecil dan keputusan sulit itulah yang membuat kita menjadi orang yang dapat dipercaya dan jujur.

Jika Anda meminta lebih banyak kepada Tuhan dalam hidup, pastikan Anda setia dengan hal-hal yang telah Dia berikan kepada Anda. Gunakan sumber daya dan peluang yang Anda miliki untuk membangun kepercayaan dan kejujuran dengan orang lain.

Allah ingin menggunakan orang-orang yang berkarakter daripada orang-orang yang sukses. Jadi berdoalah agar Tuhan meningkatkan karakter Anda dan memberi Anda kesempatan untuk menjadi orang yang setia dan jujur dalam setiap bidang kehidupan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia