MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

KEMARAHAN



Menyangkal kemarahan adalah dosa, dan itu sama saja dengan berbohong.»IHT«

Efesus 4:26  Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu  

Kita semua pasti pernah marah, masing masing kita menanganinya secara berbeda, dan tak satupun dari kita yang bisa lepas dari emosi ini, jadi jika kemarahan itu sempat lepas kendali, bukan berarti kita berbuat dosa?.

Efesus 4:27  dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis. 

Paulus memberi tahu kita dalam ayat ini agar tidak membiarkan kemarahan menggiring kita kedalam dosa, itu artinya kemarahan bukan selalu berarti dosa, yang benar adalah kita harus menangani kemarahan dengan cara yang tepat dan benar, agar tidak dimanfaatkan oleh Setan.

1 Samuel 20:30  Lalu bangkitlah amarah Saul kepada Yonatan, katanya kepadanya: "Anak sundal yang kurang ajar! Bukankah aku tahu, bahwa engkau telah memilih pihak anak Isai dan itu noda bagi kau sendiri dan bagi perut ibumu?

Sayangnya, sebagian dari kita mengekpresikan kemarahan dengan cara cara yang malah menjauhkan kita dari tujuan tujuan sebenarnya, ketimbang mendekatkan hubungan.

Amsal 30:33  Sebab, kalau susu ditekan, mentega dihasilkan, dan kalau hidung ditekan, darah keluar, dan kalau kemarahan ditekan, pertengkaran timbul. 

Jangan memendam kemarahan, dan jangan menyimpannya dalam hati, jika tidak mengekspresikannya dengan cara yang tepat, hal itu akan seperti mengocok sebotol minuman bersoda, yang akan meledak, yang pada akhirnya akan berdampak pada tubuh kita, sejumlah penyakit yang datang biasanya disebabkan oleh kemarahan yang ditekan.

Ayub 36:13  Orang-orang yang fasik hatinya menyimpan kemarahan; mereka tidak berteriak minta tolong, kalau mereka dibelenggu-Nya; 

Jadi apa yang harus kita perbuat dengan kemarahan?, jangan hanya mengetahui kemarahan diri kita, melainkan akui saja, sambil kita mencari tahu penyebabnya, kita bisa saja mengekspresikam kemarahan dalam berbagai cara yang tidak pantas, kita bisa saja cembetut, melontarkan sarkasme, memanipulasi, atau melakukan hal hal yang bodoh, ingatlah cara cara ini tidak pernah membuat solusi dan jalan keluar.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA