SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

KEMARAHAN



Menyangkal kemarahan adalah dosa, dan itu sama saja dengan berbohong.»IHT«

Efesus 4:26  Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu  

Kita semua pasti pernah marah, masing masing kita menanganinya secara berbeda, dan tak satupun dari kita yang bisa lepas dari emosi ini, jadi jika kemarahan itu sempat lepas kendali, bukan berarti kita berbuat dosa?.

Efesus 4:27  dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis. 

Paulus memberi tahu kita dalam ayat ini agar tidak membiarkan kemarahan menggiring kita kedalam dosa, itu artinya kemarahan bukan selalu berarti dosa, yang benar adalah kita harus menangani kemarahan dengan cara yang tepat dan benar, agar tidak dimanfaatkan oleh Setan.

1 Samuel 20:30  Lalu bangkitlah amarah Saul kepada Yonatan, katanya kepadanya: "Anak sundal yang kurang ajar! Bukankah aku tahu, bahwa engkau telah memilih pihak anak Isai dan itu noda bagi kau sendiri dan bagi perut ibumu?

Sayangnya, sebagian dari kita mengekpresikan kemarahan dengan cara cara yang malah menjauhkan kita dari tujuan tujuan sebenarnya, ketimbang mendekatkan hubungan.

Amsal 30:33  Sebab, kalau susu ditekan, mentega dihasilkan, dan kalau hidung ditekan, darah keluar, dan kalau kemarahan ditekan, pertengkaran timbul. 

Jangan memendam kemarahan, dan jangan menyimpannya dalam hati, jika tidak mengekspresikannya dengan cara yang tepat, hal itu akan seperti mengocok sebotol minuman bersoda, yang akan meledak, yang pada akhirnya akan berdampak pada tubuh kita, sejumlah penyakit yang datang biasanya disebabkan oleh kemarahan yang ditekan.

Ayub 36:13  Orang-orang yang fasik hatinya menyimpan kemarahan; mereka tidak berteriak minta tolong, kalau mereka dibelenggu-Nya; 

Jadi apa yang harus kita perbuat dengan kemarahan?, jangan hanya mengetahui kemarahan diri kita, melainkan akui saja, sambil kita mencari tahu penyebabnya, kita bisa saja mengekspresikam kemarahan dalam berbagai cara yang tidak pantas, kita bisa saja cembetut, melontarkan sarkasme, memanipulasi, atau melakukan hal hal yang bodoh, ingatlah cara cara ini tidak pernah membuat solusi dan jalan keluar.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT