KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

MENGASIHI BUKAN MENUNTUT



MENGASIHI BUKAN MENUNTUT

YOHANES 13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Sebuah hubungan pernikahan, keluarga atau persahabatan bisa menjadi sehat atau rusak, tergantung kepada semua keputusan kita. Pengetahuan dan pengertian akan sebuah hubungan sangatlah penting untuk diterapkan. Sebuah hubungan akan sehat jika kedua belah pihak mengerti tentang prinsip kasih yang sebenarnya. Kasih itu sabar, murah hati dan tidak mementingkan diri sendiri, berarti di dalam sebuah hubungan, kita patut menjadi kado atau pemberian bagi orang lain. 

Salah satu indikasi bahwa sebuah hubungan itu mulai rusak adalah salah satu pihak merasa dituntut untuk terus menjadi orang yang tepat bagi pasangannya. Kita seolah-olah memberikan sebuah kotak penuh isinya dengan ekspektasi dan kita menuntut pasangan, keluarga atau kerabat kita untuk memenuhi semua itu. Ini adalah awal dari sebuah kekecewaan. Tidak jarang orang terdekat kita merasa berhutang kepada kita karena selalu dituntut. Lakukan hal yang sebaliknya, mulailah dengan mengambil keputusan untuk tidak mementingkan diri sendiri dan memberikan hidup kita menjadi kado bagi orang lain. 

Indikasi lainnya adalah pasangan atau orang dekat kita selalu merasa harus menjaga tindakan dan perkataannya, karena kuatir kita akan marah dan tersinggung. Orang dekat kita akan selalu merasa di kontrol bahkan kalah dalam sebuah pembicaraan, ini semua dikarenakan kita memiliki sikap yang selalu mau menang sendiri. Tidak jarang satu pihak yang dominan akan berusaha meyakinkan bahwa orang lain salah, kemudian menuduh, memanipulasi, dan memaksa melakukan apa yang ia inginkan.

Ekspektasi tidak akan membawa sebuah keintiman di dalam sebuah hubungan, tetapi saling menghormati, menghargai dan berterima kasih akan membawa keindahan dan mengubah segalanya. Ingat, ekspektasi itu tidak salah, tetapi menjadi sangat tidak baik ketika dibarengi dengan sikap yang menuntut. Orang dekat kita bisa berubah ketika kita terlebih dahulu yang berubah dan memberikan kesabaran, kebaikan dan kemurahan hati. 

Lakukan apa yang Yesus ajarkan, bahwa kita patut saling mengasihi karena terlebih dahulu kita sudah mengalami kasih Tuhan atas hidup kita, bukan karena orang lain mengasihi kita. Dasar kasih kita terhadap sesama adalah kasih Kristus yang sudah diberikan, bukan kasih pasangan, kerabat atau orang lain kepada kita. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia