MEMBICARAKAN DI BELAKANG

Jika seseorang membicarakan kamu dibelakang, artinya kamu punya kelebihan yang luar biasa.»IHT« Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Orang yang membicarakan kita dibelakang kebanyakan merasa iri, terintimidasi melihat kelebihan yang kita miliki, ingatlah bahwa posisi mereka ada dibelakang kita, sedangkan kita sedang melangkah maju. Matius 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Alkitab mengajarkan kita untuk tetap menjaga hikmat, evaluasilah diri kita dengan jujur dihadapan Tuhan, jika ada yang perlu diperbaiki, terimalah sebagai proses pembentukan karakter, namun jika itu adalah fitnah atau irihati, biarkan Tuhan yang menjadi pembela kita. Daniel 6:5 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakw...

MENGASIHI BUKAN MENUNTUT



MENGASIHI BUKAN MENUNTUT

YOHANES 13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Sebuah hubungan pernikahan, keluarga atau persahabatan bisa menjadi sehat atau rusak, tergantung kepada semua keputusan kita. Pengetahuan dan pengertian akan sebuah hubungan sangatlah penting untuk diterapkan. Sebuah hubungan akan sehat jika kedua belah pihak mengerti tentang prinsip kasih yang sebenarnya. Kasih itu sabar, murah hati dan tidak mementingkan diri sendiri, berarti di dalam sebuah hubungan, kita patut menjadi kado atau pemberian bagi orang lain. 

Salah satu indikasi bahwa sebuah hubungan itu mulai rusak adalah salah satu pihak merasa dituntut untuk terus menjadi orang yang tepat bagi pasangannya. Kita seolah-olah memberikan sebuah kotak penuh isinya dengan ekspektasi dan kita menuntut pasangan, keluarga atau kerabat kita untuk memenuhi semua itu. Ini adalah awal dari sebuah kekecewaan. Tidak jarang orang terdekat kita merasa berhutang kepada kita karena selalu dituntut. Lakukan hal yang sebaliknya, mulailah dengan mengambil keputusan untuk tidak mementingkan diri sendiri dan memberikan hidup kita menjadi kado bagi orang lain. 

Indikasi lainnya adalah pasangan atau orang dekat kita selalu merasa harus menjaga tindakan dan perkataannya, karena kuatir kita akan marah dan tersinggung. Orang dekat kita akan selalu merasa di kontrol bahkan kalah dalam sebuah pembicaraan, ini semua dikarenakan kita memiliki sikap yang selalu mau menang sendiri. Tidak jarang satu pihak yang dominan akan berusaha meyakinkan bahwa orang lain salah, kemudian menuduh, memanipulasi, dan memaksa melakukan apa yang ia inginkan.

Ekspektasi tidak akan membawa sebuah keintiman di dalam sebuah hubungan, tetapi saling menghormati, menghargai dan berterima kasih akan membawa keindahan dan mengubah segalanya. Ingat, ekspektasi itu tidak salah, tetapi menjadi sangat tidak baik ketika dibarengi dengan sikap yang menuntut. Orang dekat kita bisa berubah ketika kita terlebih dahulu yang berubah dan memberikan kesabaran, kebaikan dan kemurahan hati. 

Lakukan apa yang Yesus ajarkan, bahwa kita patut saling mengasihi karena terlebih dahulu kita sudah mengalami kasih Tuhan atas hidup kita, bukan karena orang lain mengasihi kita. Dasar kasih kita terhadap sesama adalah kasih Kristus yang sudah diberikan, bukan kasih pasangan, kerabat atau orang lain kepada kita. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN