SETIAP DETIK ADALAH KESEMPATAN

 Setiap detik adalah kesempatan buat berubah.»IHT« Roma 12:2  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Kebanyakan orang berpikir bahwa perubahan hidup hanya bisa terjadi pada momen momen besar, tahun baru, ulang tahun, atau pada saat krisis, namun firman Tuhan mengajarkan bahwa rahmat Tuhan itu selalu baru setiap pagi, setiap detik Tuhan memberi nafas kehidupan yang bermuatan kesempatan emas dalam hidup kita, namun sayangnya sangat sedikit orang yang menyadarinya. 2 Korintus 5:17  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Jangan menunda untuk berubah, jangan menunda untuk mengampuni, dan jangan menunda untuk kembali kepada Kristus jika kita tersesat, sebab saat ini adalah kesempatan untuk bertobat menjadi ciptaan baru. Roma 11:3...

AKAR TIDAK TERLIHAT


AKAR TIDAK TERLIHAT

IBRANI 12:15 Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Kepahitan bukan sebuah dosa yang dapat kita lihat di permukaan. Seorang dapat terlihat baik-baik saja dan tidak terlihat ada kepahitan dalam hidupnya sampai kita mulai bergaul dengannya. Ada yang langsung terlihat, dan ada yang membutuhkan kedekatan yang lebih lagi untuk mendeteksi kepahitan di hidup dia. Mengapa? Karena semua kepahitan berasal dari sebuah akar pahit yang bercokol di dalam kehidupan seseorang. 

Walaupun akar pahit tidak terlihat, tetapi suatu hari akar pahit akan bertunas, dan ketika tumbuh dan terlihat buahnya maka banyak orang akan tercemar seperti yang dikatakan ayat bacaan hari ini. Kerap kali orang hanya berusaha memperbaiki perilakunya tetapi tidak mencabut akar pahitnya. Ini merupakan proses yang percuma karena perilaku buruknya akan kembali terulang. EFESUS 4:31 mengatakan:  "Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan".

Bagaimana kita tahu jika masih ada akar kepahitan? Pertama, jika kita masih mengulang-ulang sebuah kesalahan yang dilakukan orang lain kepada kita di pikiran kita. Apakah Anda mendapati diri Anda terus-menerus memutar ulang rekaman percakapan dengan seseorang yang menyakitan Anda? Kepahitan akan tumbuh subur di tanah yang kita anggap "benar". Kita akan membenarkan kepahitan yang kita alami ketika kita membenarkan bahwa kita layak pahit dengan alasan perbuatan jahat seseorang kepada kita. 

Kedua, perhatikan kata-kata yang keluar dari mulut kita. ROMA 3:14 mengatakan:  "Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah". Apakah kita sering mengatakan kata-kata negatif, sinis, menyerang, pesimis atau bahkan cacian? Itu tanda-tanda masih ada akar pahit di dalam hati kita. 

Ketiga, apakah tubuh kita sakit? KISAH PARA RASUL 8:23 mengatakan: "sebab kulihat, bahwa hatimu telah seperti empedu yang pahit dan terjerat dalam kejahatan." Banyak orang terkena penyakit karena menyimpan kepahitan. Banyak penyakit diakibatkan karena kepahitan sehingga orang tersebut sering tidak sehat bahkan sakit yang cukup lama. 

Keempat, perhatikan apakah orang terdekat Anda juga kepahitan. Mungkin isteri, suami, bahkan anak kita bisa kepahitan karena perilaku kita yang mencemarkan hati mereka. 

Ambil keputusan hari ini untuk mencabut akar pahit di dalam hidupmu. Ampuni orang yang bersalah kepada kita karena Kristus telah lebih dahulu mengampuni kita. Lakukan ini segera dan jangan tunda. Ini semua untuk kebaikan kita. Cabut akar pahitmu dalam nama Yesus dan hiduplah dalam kemerdekaan firman Tuhan. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT