PIALAKU PENUH MELIMPAH

PIALAKU PENUH MELIMPAH MAZMUR 23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Shalom Pernahkah Anda merasa kosong secara rohani? Anda terus memberi, melayani, mendorong orang lain, dan memenuhi tanggung jawab, tetapi jauh di dalam, Anda merasa bahwa hati dan pikiran Anda sendiri terasa kosong dan bahkan hidup terasa membosankan. Sepertinya cangkir yang kita tuang untuk orang lain sudah kosong. Kebenaran yang indah adalah bahwa Tuhan tidak pernah bermaksud untuk kita hidup dengan terus-menerus menuangkan keluar dari cangkir kosong. Kita perlu kembali kepada-Nya, sumber kekuatan, anugerah, dan makanan rohani kita. Dalam ayat bacaan hari ini, Daud menyatakan, "Pialaku penuh melimpah". Arti "piala" dalam bahasa Ibrani adalah "kos" yang berarti cawan atau cangkir. Perhatikan bahwa Allah tidak hanya mengisi cawan kita saja, Dia akan membuat cawan itu melimpah dan meluap. Ada ti...

JANGAN BERHUTANG

JANGANLAH BERHUTANG ROMA 13:8 Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Shalom Warga Kerajaan Sorga. Dalam ROMA 13, Rasul Paulus membahas bagaimana orang Kristen harus hidup dalam hubungan sesama manusia. Setelah membahas tentang tunduk kepada otoritas pemerintahan dan membayar pajak (ROMA 13:1-7), Paulus mengajarkan kita untuk mengasihi dengan sebuah perspektif yang sungguh indah dan dalam. Paulus menjelaskan bahwa jika kita tidak saling mengasihi itu berarti kita berhutang. Paulus menekankan bahwa kita akan berhutang jika kita tidak atau menolak untuk saling mengasihi. Ini berarti termasuk mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Mengapa? Kita patut mengasihi sesama, karena Allah terlebih dahulu telah mengasihi kita melalui Yesus. YOHANES 13:34 mengatakan, "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi". Itu sebabnya, terima, alami dan tinggal terus di dalam kasih Yesus. Ketika kita menerima, maka kita akan bisa memberi. Kita tidak bisa memberi sesuatu yang kita tidak miliki. Itu sebabnya, terimalah, alami dan nikmati kasih Yesus, kemudian tinggal di dalam kasih-Nya, maka kasih Yesus yang ada di dalam kita akan memampukan kita untuk mengasihi. Kita tidak perlu menggunakan usaha dan kekuatan kita lagi, kasih Yesus akan mengalir dan memampukan kita untuk mengasihi sesama. Satu-satunya hutang kita yang terus menerus akan berlanjut adalah ketika kita menolak untuk mengasihi orang lain. Karena kita tidak bisa menyimpan apa yang Tuhan sudah berikan untuk disampaikan kepada orang lain. Itu namanya berhutang. Kasih bukan hanya emosi; itu adalah ketaatan yang mengalir dari hati yang diubah oleh Injil. Kasih adalah kewajiban seumur hidup. Tidak pernah ada hari ketika kita bisa mengatakan, "Aku sudah cukup mengasihi." Setiap ujian atas kasih adalah kesempatan untuk mencerminkan kasih Kristus. AMIN !

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia