URAPI KEPALA DENGAN MINYAK

URAPI KEPALA DENGAN MINYAK MAZMUR 23:5 Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Shalom Warga Kerajaan Sorga. Para gembala sering menuangkan minyak ke atas kepala domba, terutama di sekitar telinga. Mengapa? Lalat dan serangga biasanya akan mencoba memasuki area sensitif ini, menyebabkan iritasi, infeksi, dan bahkan menyebabkan domba melukai diri mereka sendiri dengan terus-menerus menggelengkan atau menggosok kepala mereka karena gatal dan memang sangat mengganggu mereka. Minyak yang dituang atau dioleskan oleh para gembala di kepala domba bahkan di telinga dari domba tersebut, bertindak sebagai penghalang, pelindung dan membawa bantuan. Praktek ini dengan indah menggambarkan kepedulian Allah terhadap umat-Nya. Sama seperti domba membutuhkan minyak di telinga mereka, orang percaya membutuhkan pengurapan dan pelayanan Roh Kudus untuk menjaga apa yang mereka dengar. Banyak perjuangan rohani dimulai ketika suara-suara berbahaya masuk ke telinga kita seperti suara ketakutan, suara putus asa, suara penghakiman, suara godaan bahkan suara-suara pengajaran palsu. Ketika Gembala memberikan minyak-Nya, Dia melindungi kita dari pengaruh-pengaruh yang merusak ini. Yesus berkata: "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku (YOHANES 10:27). Musuh ingin mengisi telinga kita dengan kebohongan, tetapi Gembala yang Baik ingin kita mendengar kebenaran-Nya. Di seluruh Alkitab, minyak sering melambangkan Roh Kudus. Ketika Samuel mengurapi Daud dengan minyak, "berkuasalah Roh TUHAN atas Daud" (1 SAMUEL 16:13). Roh Kudus membantu kita membedakan kebenaran dari kebohongan iblis dan suara Allah dari kebisingan dunia. Telinga mewakili pendengaran rohani. ROMA 10:17 menjelaskan, "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus". Kesehatan kerohanian seorang percaya sangat bergantung pada apa yang masuk ke telinga. Sama seperti seekor lalat yang menyerang telinga domba, sebuah kebohongan iblis menyerang pikiran kita melalui apa yang telinga kita dengar. YESAYA 30:21 menegaskan, "dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: "Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya," entah kamu menganan atau mengiri." Roh Kudus memungkinkan kita untuk mendengar arahan Allah. Domba tidak dapat secara efektif menolong dirinya sendiri. Gembala harus menolong, mengusap dan menuangkan minyak itu kepadanya. Demikian juga kita, banyak perjuangan tidak dapat diatasi hanya dengan usaha manusia. Kita membutuhkan sentuhan Gembala yang Baik. Tuhan tahu persis di mana ada luka, iritasi atau kebingungan yang kita miliki. Mari kita belajar membiarkan Gembala Yang Baik, Yesus untuk membersihkan, merawat dan menyembuhkan luka, kepahitan dan kebingungan kita. Bayangkan komputer Anda terus menerima spam, virus, dan pesan berbahaya. Tanpa perlindungan, sistem menjadi lambat dan rusak. Roh Kudus berfungsi seperti filter Ilahi. Dia membantu kita menolak pesan-pesan berbahaya dan menerima apa yang benar, murni, dan memberi hidup. Tidak setiap suara layak mendapatkan akses ke hati Anda. AMIN ! Kasih karunia Tuhan cukup bagimu๐Ÿ™

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN