SIMEON

SUKU SIMEON KEJADIAN 29:33 Mengandung pulalah ia, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, maka ia berkata: "Sesungguhnya, TUHAN telah mendengar, bahwa aku tidak dicintai, lalu diberikan-Nya pula anak ini kepadaku." Maka ia menamai anak itu Simeon. Shalom Simeon adalah anak kedua Yakub dan Lea. Ketika Lea melahirkan dia, dia berkata bahwa ia dibenci oleh Yakub, suaminya sendiri. Ini semua karena Yakub telah ditipu oleh ayah Lea, Laban untuk menikahi Lea terlebih dahulu daripada adiknya Rahel, yang benar-benar dicintai Yakub. Nama Simeon artinya adalah Allah telah mendengar rasa sakitnya. Lea sadar bahwa Tuhan tahu dan dengar rasa sakit hatinya bahwa suami dia tidak mengasihi dia seperti adiknya Rahel. Kisah Simeon adalah pengingat bagi kita bahwa didengar oleh Tuhan tidak berarti kondisi kita secara otomatis akan berubah, karena prioritas Tuhan adalah mengubah karakter kita. Simeon memiliki kekuatan, gairah, dan rasa keadilan yang kuat. Dalam KEJADIAN 34, ketika saudar...

TUHAN BICARA MELALUI NASIHAT ORANG LAIN

TUHAN BICARA MELALUI NASIHAT ORANG LAIN KELUARAN 18:17-18 Tetapi mertua Musa menjawabnya: "Tidak baik seperti yang kaulakukan itu. Engkau akan menjadi sangat lelah, baik engkau baik bangsa yang beserta engkau ini; sebab pekerjaan ini terlalu berat bagimu, takkan sanggup engkau melakukannya seorang diri saja. Shalom Warga Kerajaan Sorga. Setelah kemenangan Israel atas Amalek di Rafidim, ayah mertua Musa, Yitro, mengunjungi perkemahan bangsa Israel. Dia mengamati Musa menghabiskan sepanjang hari mendengar keluhan orang banyak dan menengahi jika ada perselisihan di antara mereka. Dari pagi hingga sore, semua orang bergantung pada Musa sendirian untuk mengambil keputusan bagi mereka. Yitro melihat sebuah masalah. Musa membawa beban yang Tuhan tidak pernah bermaksud untuk Musa pikul sendiri. Musa melayani umat Allah dengan setia. Motifnya benar, tetapi metodenya tidak benar. Itu sebabnya Yitro mengatakan bahwa yang Musa lakukan itu tidak baik untuk dirinya. Ini adalah pengingat bagi kita semua, bahwa orang bisa sibuk melayani Tuhan, tetapi tidak melayani dengan bijaksana. Bahkan pemimpin rohani bisa menjadi kelelahan ketika mereka mencoba melakukan semuanya sendiri. Tuhan sering memanggil kita untuk setia, bukan untuk memikul setiap beban sendirian. Tuhan menggunakan orang lain untuk memberikan sebuah hikmat dan nasihat bagi Musa. Yitro bukanlah seorang pemimpin Israel, namun Allah memakai dia untuk memberikan nasihat yang bijaksana kepada Musa. Ini menunjukkan kerendahan hati Musa, salah satu pemimpin terbesar dalam Kitab Suci. Musa bersedia mendengarkan nasihat. Kitab Amsal mengajarkan bahwa hikmat tumbuh melalui nasihat yang benar. Kadang-kadang Tuhan berbicara melalui pendeta, mentor, teman, atau anggota keluarga. Pribadi yang dapat diajar adalah tanda ia memiliki kedewasaan rohani. Sebuah kepemimpinan memerlukan delegasi. Yitro menyarankan Musa untuk menunjuk orang-orang yang mampu untuk memimpin kelompok ribuan, ratusan, lima puluhan, dan puluhan (KELUARAN 18:21). Ini bukan untuk Musa meninggalkan tanggung jawab; itu melipatgandakan kepemimpinan. Delegasi menyelesaikan tiga hal: mencegah kelelahan, mengembangkan pemimpin-pemimpin lainnya dan melayani orang lebih efektif. Tuhan tidak pernah bermaksud pelayanan menjadi operasi satu orang. Yesus melatih dua belas murid, dan gereja mula-mula menunjuk para pemimpin untuk membantu memenuhi kebutuhan. Yitro mengatakan kepada Musa untuk berkonsentrasi mengajarkan hukum Tuhan dan mewakili orang-orang di hadapan Tuhan (KELUARAN 18:19-20). Musa memiliki panggilan unik yang hanya bisa dipenuhi olehnya. Jika dia menghabiskan seluruh waktunya menyelesaikan perselisihan kecil, dia akan mengabaikan misi utamanya. Prinsip yang sama berlaku hari ini. Kita harus belajar prioritas. Setelah Musa mengikuti nasihat Yitro, orang-orang menjadi lebih puas. Yitro berjanji, "Jika engkau berbuat demikian dan Allah memerintahkan hal itu kepadamu, maka engkau akan sanggup menahannya, dan seluruh bangsa ini akan pulang dengan puas senang ke tempatnya" (KELUARAN 18:23). Allah adalah Allah yang mengatur. Nasihat Yitro mengajarkan bahwa kekuatan tidak ditemukan dalam melakukan lebih banyak, tetapi dalam melakukan apa yang telah Tuhan tugaskan kepada kita untuk dilakukan dan mempercayai orang lain untuk membantu kita. Banyak orang mengagumi Musa karena kepemimpinannya, tetapi salah satu momen terbesarnya adalah kerendahan hatinya. Dia mendengarkan. Karena dia mendengarkan, dia menghindari kelelahan, mengembangkan pemimpin lain, dan melayani umat Tuhan dengan lebih efektif. Terkadang hal paling spiritual yang dapat Anda lakukan adalah menerima nasihat bijak dan mau berubah demi kepentingan bersama yang saling membangun. AMIN ! Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia