KESUKAAN MANUSIA VS KESUKAAN TUHAN

KESUKAAN MANUSIA VS KESUKAAN TUHAN GALATIA 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Shalom Salah satu pertanyaan penting bagi seorang Kristen adalah: "Apa yang akan dipikirkan orang?" Terkadang pertanyaan yang lebih baik adalah: "Apa yang Tuhan pikirkan?" Keinginan untuk diterima, diakui dan terlihat baik di mata manusia tidak berarti salah. Tetapi ketika pendapat orang lain menjadi lebih penting daripada pendapat Tuhan, kita akhirnya mulai mematuhi orang dan tidak menaati Tuhan. Kita akan mementingkan opini orang dan bukan apa yang benar di mata Tuhan. Paulus memberikan kita ayat yang sangat keras di ayat bacaan hari ini. Apakah kita mengejar dan mencari kesukaan manusia atau Tuhan? YOHANES 12:43 mengatakan, "Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah...

TIDAK ENAKAN

Orang yang mudah ngga enakan, mentalnya sering kecapean.»IHT« Matius 5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. Banyak orang hidup dalam tekanan mental karena menjadi "orang yang tidak enakan", Tuhan Yesus tidak pernah mengajarkan kita untuk hidup dalam tekanan dan kelelahan mental akibat ingin menyenangkan semua orang, hiduplah apa adanya, ya katakan ya, tidak katakan tidak, mengatakan hal ini dengan sopan bukanlah dosa atau egois, melainkan bentuk perlindungan terhadap pikiran dan emosi yang Tuhan percayakan pada kita. Galatia 6:4 Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain. Jangan korbankan damai sejahtera kita demi menyenangkan semua orang, jagalah keterbatasan fisik dan mental kita, hiduplah seadanya jalani saja sesuai porsi yang Tuhan berikan tanpa merasa bersalah atau rendah diri atau sebaliknya kesal, marah yang disimpan dalam hati. Markus 6:31 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat. Menarik diri sejenak untuk memulihkan tenaga adalah alkitabiah, Tuhan Yesus saja sangat menghargai waktu istirahat ditengah kesibukan pelayanNya, ikutlah teladanNya, maka kita pasti bisa menikmati hidup ini. Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Mulai sekarang jangan pelihara "rasa tidak enakan" karena takut dinilai buruk oleh orang lain, bukan manusia yang menilai, hiduplah untuk melayani dan menyenangkan Tuhan, bukan untuk mencari pujian atau persetujuan manusia.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia