SEDEKAT APAKAH TUHAN?

SEDEKAT APAKAH TUHAN? MAZMUR 16:8 Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Shalom Ada perbedaan antara mengetahui bahwa Tuhan hadir dan sadar bahwa kehadiran-Nya selalu dekat dan tidak pernah meninggalkan kita. Tuhan tidak hadir hanya ketika kita berdoa, beribadah, atau memasuki sebuah bangunan gereja saja, Dia bersama kita di saat-saat biasa, ketika kita bekerja, membuat keputusan, bepergian, menghadapi tekanan, mengalami kekecewaan, atau hanya duduk sendirian dengan pikiran kita yang sedang melamun. Bahkan ketika kita gagal, Dia juga tidak pernah meninggalkan kita. Allah sangat dekat dengan orang percaya. Kekristenan tidak mengajarkan bahwa kita hanya memiliki Allah yang jauh yang berjaga-jaga dari surga. Melalui Kristus dan Roh Kudus, Allah membawa kita ke dalam hubungan dan persekutuan dengan diri-Nya sendiri. Kedekatan Allah tidak tergantung pada emosi kita. Kita mungkin merasa dekat dengan Dia suatu hari dan jauh di har...

TIDAK DISUKAI

Nggak semua orang harus suka sama kita dan itu normal.»IHT« Yohanes 15:18 "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Dalam hidup ini faktanya ada saja orang yang membenci dan menolak kita, jangan kecil hati, tawar hati dan kecewa, ini adalah hal yang normal!, ketahuilah Tuhan Yesus saja tidak disukai dan ditolak oleh banyak orang pada zamannya, ingatlah kasih Yesus jauh lebih penting daripada validasi manusia. 1 Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." Tujuan hidup orang percaya bukanlah untuk menyenangkan semua orang, melainkan untuk hidup benar dihadapan Allah, penolakan seringkali terjadi karena manusia tidak memahami atau tidak sepakat dengan motifasi murni yang dari Tuhan. Pengkhotbah 3:1 Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya. Hubungan antar manusia bersifat dinamis, penolakan atau ketidaksukaan dari orang lain adalah bagian dari dinamika kehidupan, hal ini diizinkan Tuhan sebagai untuk mendewasakan karakter kita. Pengkhotbah 3:8 ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. Santai saja, selalu ada waktu untuk dibenci dan dikasihi, terimalah semuanya dengan ucapan syukur, ketidak sukaan orang lain terhadap kita, adalab cerminan dari pergumulan atau batasan mereka sendiri, bukan nilai diri kita, yakinlah kita tetap bernilai dan berharga di Mata Tuhan, terlepas dari bagaimana respon dunia disekitar kita. Roma 8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?. Penerimaan Tuhan sudah lebih dari cukup untuk membuat kita berdiri teguh, Tuhan adalah pembela kita, jangan tertipu oleh perasaan, jagalah hati kita dengan segala kewaspadaan, karena dari sinilah terpancar kehidupan, pastikan kita memancarkan terang Kristus supaya dunia tahu, bahwa kitalah murid murid Kristus yang sejati.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia