BAHAYA PEMBERONTAKAN

Bahaya Pemberontakan 1 Samuel 15:22-23 > "Tetapi jawab Samuel: 'Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik daripada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik daripada lemak domba jantan. Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim.Karena engkau telah menolak firman Tuhan maka Ia telah menolak engkau sebagai raja". Shalom Kata "pemberontakan" sering mengingatkan kita pada perang atau kudeta. Namun dalam Alkitab, pemberontakan berarti sesuatu yang jauh lebih dekat dengan hidup kita sehari-hari: **sikap hati yang menolak tunduk pada otoritas dan kehendak Allah**. Kita bisa tampak rajin beribadah, tetapi diam-diam hati kita sedang memberontak. ## Pelajaran dari Raja Saul Saul adalah raja pertama Israel, dipilih dan diurapi Allah sendiri. Dalam 1 Samuel 15, Allah memerintah...

TIDAK DISUKAI

Nggak semua orang harus suka sama kita dan itu normal.»IHT« Yohanes 15:18 "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Dalam hidup ini faktanya ada saja orang yang membenci dan menolak kita, jangan kecil hati, tawar hati dan kecewa, ini adalah hal yang normal!, ketahuilah Tuhan Yesus saja tidak disukai dan ditolak oleh banyak orang pada zamannya, ingatlah kasih Yesus jauh lebih penting daripada validasi manusia. 1 Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." Tujuan hidup orang percaya bukanlah untuk menyenangkan semua orang, melainkan untuk hidup benar dihadapan Allah, penolakan seringkali terjadi karena manusia tidak memahami atau tidak sepakat dengan motifasi murni yang dari Tuhan. Pengkhotbah 3:1 Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya. Hubungan antar manusia bersifat dinamis, penolakan atau ketidaksukaan dari orang lain adalah bagian dari dinamika kehidupan, hal ini diizinkan Tuhan sebagai untuk mendewasakan karakter kita. Pengkhotbah 3:8 ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. Santai saja, selalu ada waktu untuk dibenci dan dikasihi, terimalah semuanya dengan ucapan syukur, ketidak sukaan orang lain terhadap kita, adalab cerminan dari pergumulan atau batasan mereka sendiri, bukan nilai diri kita, yakinlah kita tetap bernilai dan berharga di Mata Tuhan, terlepas dari bagaimana respon dunia disekitar kita. Roma 8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?. Penerimaan Tuhan sudah lebih dari cukup untuk membuat kita berdiri teguh, Tuhan adalah pembela kita, jangan tertipu oleh perasaan, jagalah hati kita dengan segala kewaspadaan, karena dari sinilah terpancar kehidupan, pastikan kita memancarkan terang Kristus supaya dunia tahu, bahwa kitalah murid murid Kristus yang sejati.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia