TANDA DAN MUJIZAT

TANDA & MUJIZAT YOHANES 4:48 Maka kata Yesus kepadanya: "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya." Shalom Tanda dan mujizat adalah tindakan Tuhan yang melampaui kemampuan manusia biasa. Sepanjang Kitab Suci, Tuhan menggunakan tanda dan mujizat untuk mengungkapkan kuasa-Nya, mengkonfirmasi pesan-Nya, dan mengarahkan perhatian orang kepada diri-Nya sendiri. Tetapi ada kebenaran penting: keajaiban dan mujizat adalah tanda; Yesus adalah tujuan dari semua ini. Tanda dimaksudkan untuk menunjuk ke suatu tempat. Tanda jalan bukanlah tujuan. Ini mengarahkan Anda ke tujuan. Dengan cara yang sama, tanda-tanda dan keajaiban Alkitab tidak seharusnya menjadi objek iman kita. Mereka mengarahkan kita kepada Yesus. Injil Yohanes berulang kali menggambarkan mujizat Yesus sebagai tanda karena mereka mengungkapkan siapa Dia. Yesus mengubah air menjadi anggur, menyembuhkan orang sakit, melipatgandakan roti, dan membangkitkan orang mati, bukan untuk memukau orang, t...

BENIH FIRMAN ALLAH

BENIH FIRMAN ALLAH 1 PETRUS 1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. Shalom Warga Kerajaan Sorga. Benih mungkin terlihat kecil dan tidak signifikan, tetapi di dalamnya adalah potensi untuk kehidupan, pertumbuhan, berbuah, dan multiplikasi. Dengan cara yang sama, Tuhan telah menempatkan benih firman-Nya di dalam diri setiap orang percaya. Ketika kita menerima Kristus, Allah menanamkan benih-Nya yang tidak dapat rusak di dalam kita melalui firman-Nya dan Roh-Nya. Apa yang Tuhan tempatkan di dalam kita tidak dimaksudkan untuk tidak aktif. Benih ini dimaksudkan untuk bertumbuh, menjadi dewasa, dan menghasilkan buah yang memuliakan Dia. Banyak orang menjadi kecil hati karena mereka fokus pada apa yang belum mereka lihat. Allah melihat apa yang telah Dia tanam. Sama seperti sebuah pohon ada dalam bentuk benih sebelum terlihat, tujuan Tuhan sering dimulai tak terlihat sebelum menjadi jelas. Benih panggilan, karakter, karunia, dan janji Allah mungkin tersembunyi di bawah tanah pencobaan, tanah ujian, musim menunggu, dan ketaatan sehari-hari. Namun tersembunyi tidak berarti dilupakan. Tuhan bekerja di bawah permukaan. Ketika kita menerima Yesus sebagai Juruselamat, Tuhan memberikan kita benih yang adalah firman-Nya. Ketika kita menerima dan merenungkan firman Tuhan, benih itu tumbuh di dalam diri kita. Pertumbuhan rohani tidak dihasilkan hanya oleh usaha manusia tetapi oleh Roh Kudus yang bekerja di dalam kita. Tugas kita adalah menyirami firman Tuhan itu di dalam diri kita dengan ketekunan membaca, mendengarkan, merenungkan dan akhirnya melakukan firman-Nya. Terkadang Tuhan mengizinkan kita untuk melewati musim yang sulit supaya benih firman itu bertumbuh. Kita mungkin merasa tersembunyi, diabaikan, atau terbatas. Di saat itulah firman yang sudah kita dengar dan baca, bisa di alami ketika dengan iman kita mengalami penyertaan Tuhan. Ingat, ketika ada pribadi yang mengganggu dan bahkan membuat kita sakit hati, itu justru kesempatan untuk benih firman itu tumbuh menjadi buah kebenaran yang adalah kasih, kesabaran, kemurahan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Semua pertumbuhan membutuhkan waktu. Benih tidak tumbuh menjadi tanaman dalam semalam. Tuhan bekerja secara progresif. Jangan membenci awal yang kecil. Setiap tindakan ketaatan, setiap doa, setiap langkah iman berkontribusi pada pertumbuhan firman yang sudah diberikan. AMIN ! Kasih karunia Tuhan cukup bagimu๐Ÿ™

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia