KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI

KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI 1 KORINTUS 15:57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Shalom Kemenangan Tuhan tidak terbatas pada apa yang terjadi hari ini. Tuhan yang memberi Anda anugerah untuk hari ini sudah hadir di hari esok Anda. Kadang kita merayakan kemenangan kemarin, tapi jadi cemas tentang pergumulan besok. Kita lupa bahwa besok tidak berada di luar kedaulatan Tuhan. Daud menang atas Goliat sang raksasa dari Filistin, tetapi Daud pergi ke bangsa Filistin untuk mencari perlindungan ketika raja Saul mengejar dia. Bangsa Israel menyeberangi Laut Merah yang dibelah Tuhan, tetapi bersungut-sungut ketika berhadapan dengan masalah yang lebih kecil dari itu di kemudian hari. Elia mengalami kemenangan di Gunung Karmel atas nabi-nabi yang menyembah berhala, namun hari esoknya Elia mengalami sebuah ketakutan dan keputusasaan ketika dia mendengar bahwa nyawanya diancam oleh isteri raja Ahab. Ini semua dikarenakan...

MUSUH

Celakanya, kebanyakan orang yang menjadi musuh adalah orang yang pernah kita tolong.»IHT« Matius 5:43-44 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu, tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Pengalaman dikhianati atau dimusuhi oleh orang yang pernah kita tolong adalah kenyataan hidup yang sangat menyakitkan, dalam perspektif iman Kristen realita ini merupakan ujian karakter yang berat namun menjadi sarana pembentukan rohani agar kita dapat meneladani kasih dan pengampunan Kristus secara radikal. Lukas 6:27-28 "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Ingatlah bahwa Yesus sendiri dikhianati oleh Yudas Iskariot, salah satu murid yang Ia kasihi dan layani, jika Guru kita pernah mengalaminya, sebagai murid kita juga tidak luput dari realita ini. Matius 5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. Periksa kembali hati kita saat menopang mereka, apakah topangan itu murni karena kasih Kristus (tanpa pamrih) atau ada pengharapan akan balas budi dan kesetiaan dari mereka? Matius 5:46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Tuhan Yesus dengan jelas mengingatkan kita, ketika manusia yang pernah kita topang mengecewakan, ingatlah bahwa upah dan perkenanan sejati berasal dari Allah, bukan manusia, teruslah menabur kebaikan karena Tuhan mencatat setiap perbuatan kasih kita. Lukas 6:35 Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Dendam dan sakit hati adalah racun rohani, mintalah kekuatan Roh Kudus untuk mengampuni, sehingga Tuhan dapat menyembuhkan luka batin dan memulihkan damai sejahtera dalam hati kita, tetaplah berpengharapan, izinkan kasih Tuhan memampukan kita untuk tetap melangkah dengan hati yang tulus murni.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia