HATI YANG TAHIR

HATI YANG TAHIR MAZMUR 51:10 Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! Shalom Ayat bacaan hari ini mengatakan bahwa Daud ingin memiliki hati yang tahir. Tahir adalah "clean" dalam bahasa Inggris atau "ţâhôr ţâhôr" dalam Ibrani yang artinya hati yang bersih. Daud berdoa doa ini setelah dihadapkan dengan dosanya. Daud meminta Tuhan untuk memperbarui hati dan rohnya. Daud memahami sesuatu yang penting: kita tidak hanya membutuhkan pengampunan Tuhan untuk masa lalu kita; kita membutuhkan Tuhan di dalam hati kita untuk berjalan dengan setia bersama Dia di masa depan. Daud mau memiliki hati yang bersih. Tuhan tidak hanya tertarik pada apa yang kita lakukan untuk Dia. Dia juga tertarik pada semangat di mana kita melakukannya. Ingat, kita dapat melayani Tuhan secara lahiriah namun tidak taat akan firman-Nya secara batiniah. Kita dapat melakukan kegiatan rohani sementara hati kita menjadi enggan, pahit, atau tidak mau diubah ...

MUSUH

Celakanya, kebanyakan orang yang menjadi musuh adalah orang yang pernah kita tolong.»IHT« Matius 5:43-44 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu, tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Pengalaman dikhianati atau dimusuhi oleh orang yang pernah kita tolong adalah kenyataan hidup yang sangat menyakitkan, dalam perspektif iman Kristen realita ini merupakan ujian karakter yang berat namun menjadi sarana pembentukan rohani agar kita dapat meneladani kasih dan pengampunan Kristus secara radikal. Lukas 6:27-28 "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Ingatlah bahwa Yesus sendiri dikhianati oleh Yudas Iskariot, salah satu murid yang Ia kasihi dan layani, jika Guru kita pernah mengalaminya, sebagai murid kita juga tidak luput dari realita ini. Matius 5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. Periksa kembali hati kita saat menopang mereka, apakah topangan itu murni karena kasih Kristus (tanpa pamrih) atau ada pengharapan akan balas budi dan kesetiaan dari mereka? Matius 5:46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Tuhan Yesus dengan jelas mengingatkan kita, ketika manusia yang pernah kita topang mengecewakan, ingatlah bahwa upah dan perkenanan sejati berasal dari Allah, bukan manusia, teruslah menabur kebaikan karena Tuhan mencatat setiap perbuatan kasih kita. Lukas 6:35 Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Dendam dan sakit hati adalah racun rohani, mintalah kekuatan Roh Kudus untuk mengampuni, sehingga Tuhan dapat menyembuhkan luka batin dan memulihkan damai sejahtera dalam hati kita, tetaplah berpengharapan, izinkan kasih Tuhan memampukan kita untuk tetap melangkah dengan hati yang tulus murni.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia

HIDUP TANPA TERSINGGUNG