KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

HATI YANG SEMPURNA


"HATI YANG SEMPURNA"


"Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku" (Mazmur 101:2). 

> Hidup yang tidak bercela dan tulus hati dimulai di rumah kita atau dalam hidup kita sehari-hari, bukan di gereja!

>  Mengapa hati kita perlu kita jaga? 

Karena hati kita dapat berubah, baik karena kesuksesan, jatuh dalam dosa, kepahitan, kekecewaan, dsb. Hati kita dapat menjadi jahat bila tidak kita jaga!

> Yeremia 17:9 : "Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?"

>> Bagaimana menjaga hati tidak bercela atau tetap sempurna? 


1. HATI YANG BERSANDAR PADA TUHAN!

> Yeremia 17:7 : "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" 

> Untuk menjaga hati tidak bercela dan tetap sempurna dihadapan Allah, kita harus selalu memiliki hati yang bersandar pada Tuhan!

> Orang yang tidak bersandar pada Tuhan pasti hidupnya bersandar pada kekuatannya sendiri, bersandar pada manusia dan hatinya jauh dari Tuhan. Orang yang demikian akan hidup dibawah kutuk! 

> Yeremia 17:5 : "Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!"

2. HATI YANG MEMBERKATI!

> Filipi 1:22 : "Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah."

> Hidup ini adalah kesempatan bagi kita untuk memberi buah atau memiliki hati yang memberkati!

> Nabi Yerrmia memperingatkan kita agar kita jangan menjadi seperti ayam hutan, yang mengerami yang tidak ditelurkannya, artinya menggaruk kekayaan secara tidak halal! Pada pertengahan usianya ia akan kehilangan semuanya dan pada kesudahan usianya ia terkenal sebagai seorang bebal! (Yeremia 17:11). 

3. HATI YANG FOKUS PADA KEMULIAAN KEKAL!

> Yeremia 17:12-13 : "Takhta kemuliaan, luhur dari sejak semula, tempat bait kudus kita! Ya Pengharapan Israel, TUHAN..."

> Ingatlah bahwa hidup kita di dunia ini hanya bersifat sementara!

> Karena itu untuk menjaga hati tetap sempurna atau tidak bercela, hati kita harus fokus pada kemuliaan kekal yang akan disediakan Tuhan bagi kita di dalam Kerajaan-Nya!

4. HATI YANG MAU TERUS DIPULIHKAN!

> Yeremia 17:14 : "Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku!"

> Yeremia berdoa kepada Tuhan untuk kesembuhan hatinya. Sebagai nabi Tuhan, ia sakit hati atas perlakuan  bangsanya yang menolak, mengolok bahkan menganiaya dirinya sebagai pemberita firman. 

> Untuk memiliki hati yang tidak bercela dan sempurna, kita perlu menjaga hati kita agar tidak membiarkan kekecewaan, kepahitan hati dan sakit hati menguasai hidup kita!

> Bagaimana hati kita dipulihkan atau terbebas dari sakit hati? Yaitu dengan mrngampuni seperti Tuhan Yesus mengampuni kita!

> Efesus 4:31-32 : "Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." Amin. 

Selamat pagi. Selamat beraktifitas. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia