UANG

Saudara diuji bukan sama cinta, tapi sama uang, warisan dan gengsi.»IHT« 1 Timotius 6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Hubungan saudara seringkali hancur bukan karena masalah cinta atau asmara, melainkan akibat berhala modern berupa cinta uang, perebutan warisan dan gengsi atau harga diri. Kejadian 31:14 Lalu Rahel dan Lea menjawab Yakub, katanya: "Bukankah tidak ada lagi bagian atau warisan kami dalam rumah ayah kami? Harta warisan sering kali menjadi pemicu utama rusaknya hubungan keluarga, ingatlah bahwa warisan terbaik yang ditinggalkan bukanlah harta yang fana, melainkan iman, karakter dan teladan hidup. Kejadian 31:15 Bukankah kami ini dianggapnya sebagai orang asing, karena ia telah menjual kami? Juga bagian kami telah dihabiskannya sama sekali. Ketika uang menjadi prioritas utama atau tuan dalam hidup, manusia akan menghalalkan se...

RENDAHKANLAH DIRIMU


"RENDAHKANLAH DIRIMU!"


"... SUPAYA JANGAN ADA DIANTARA KAMU YANG MENYOMBONGKAN DIRI dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain" (1 Korintus 4:6).

> Jemaat di Korintus sedang mengalami kesombongan rohani. Mereka membanggakan pemimpin rohani (Paulus, Apolos), merasa diri paling rohani, dan merendahkan orang lain. 

> Paulus menegur sikap kesombongan mereka dan menunjukkan bagaimana mereka dapat memiliki kerendahan hati, yaitu :

1. SADARI SEMUA YANG KITA MILIKI ADALAH ANUGERAH TUHAN!

> 1 Korintus 4:7 : "Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?"

> Orang yang rendah hati menyadari bahwa semua yang ada pada dirinya berasal dari Tuhan. 

> Semua karunia, jabatan dan keberhasilan adalah karena anugerah Tuhan, bukan prestasi diri sendiri. Ingatlah, bahwa kesombongan adalah awal kejatuhan! 

2. BERSEDIA MENDERITA DEMI KRISTUS!

> 1 Korintus 4:12-13 : "... KALAU KAMI DIMAKI, KAMI MEMBERKATI; KALAU KAMI DIANIAYA, KAMI SABAR; KALAU KAMI DIFITNAH, KAMI TETAP MENJAWAB DENGAN RAMAH; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini."

> Orang yang rendah hati  memiliki karakter seperti Kristus dan bersedia menderita demi Kristus : Saat di caci, ia memberkati; Saat dianiaya, ia tetap sabar; Saat difitnah, ia menjawab dengan ramah. 

> Memang tidak mudah, namun Kristus Yesus telah memberikan teladan lebih dahulu kepada kita agar kita mengikuti jejak-Nya. 

> 1 Petrus 2:23 : "Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil."

3. MAU DITEGUR DAN MENEGUR DENGAN KASIH!

> 1 Korintus 4:14 : "Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi UNTUK MENEGOR KAMU SEBAGAI ANAK-ANAKKU YANG KUKASIHI."

> Orang yang rendah hati MAU DITEGUR DAN MENEGUR DENGAN KASIH. 

> Amsal 27:5 : "Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi."

4. MENGANDALKAN KUASA TUHAN!

> 1 Korintus 4:20 : "Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi DARI KUASA."

> Kesombongan dapat terlihat dari banyak bicara, merasa diri paling benar dan suka menghakimi.

> Orang yang rendah hati MENGANDALKAN KUASA TUHAN, BUKAN KESOMBONGANNYA!

> Rasul Paulus berkata kepada jemaat di Korintus : "Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan KEYAKINAN AKAN KEKUATAN ROH, supaya IMAN kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada KEKUATAN ALLAH" (1 Korintus 2:4-5).

Amin. 

Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar