MELAYANI DENGAN HATI UNTUK TUHAN

 Melayani dengan Hati untuk Tuhan Kesetiaan dalam pelayanan bukanlah tentang seberapa besar peran kita, melainkan seberapa sungguh hati kita melayani Tuhan. Sering kali pelayanan membawa tantangan: kelelahan, kurangnya apresiasi, bahkan kekecewaan. Namun Tuhan memanggil kita bukan untuk dilihat manusia, melainkan untuk setia kepada-Nya. Alkitab mengingatkan bahwa pelayanan kita sesungguhnya ditujukan kepada Tuhan, bukan kepada manusia. “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23) Kesetiaan berarti tetap melayani meskipun keadaan tidak ideal. Tuhan tidak menuntut kita sempurna, tetapi Dia mencari hati yang mau taat dan setia. Bahkan dalam hal kecil, kesetiaan kita berharga di mata-Nya. “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar.” (Lukas 16:10a) Ketika kita merasa lelah atau ingin menyerah, ingatlah bahwa Tuhan melihat setiap jerih payah kita. Tidak ada pelay...

KEDEWASAAN ROHANI

KEDEWASAAN ROHANI

 Seringkali usia tidak menentukan prilaku hidup umat manusia, faktanya sikaplah yang menentukannya.»IHT«

6 generasi yang disusun berdasarkan usia manusia Pre boomer (sebelum 1946), Baby boomer (1946-1964), Generasi X(1965-1980),  Milenial (1981-1996), Gen Z(1997-2012) & Generasi Alpha (2013-sekarang)

1 Korintus 13:11  Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.

Ada waktunya setiap manusia meninggalkan cara berpikir, merasa dan berpikir seperti anak kecil, pentingnya pertumbuhan menjadi dewasa rohani, agar hidupnya tidak mudah terombang ambing oleh tantangan, tetapi dibangun diatas dasar yang kuat yaitu firman Tuhan.

Yohanes 9:21  tetapi bagaimana ia sekarang dapat melihat, kami tidak tahu, dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga. Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa, ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri." 

Orang yang sudah lama bertahun tahun beribadah belum tentu dewasa rohani, itulah sebabnya kita sering mendapati orang Kristen kekanak kanakan, hidupnya penuh dengan perselisihan dan kepahitan.

1 Korintus 3:1  Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.

Dimanapun kita, baik dalam pelayanan, pekerjaan, atau perkuliahan, ada begitu banyak peristiwa yang membentuk dan memperoses kita, yang seharusnya membentuk kita menjadi semakin dewasa.

Amsal 25:28  Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya. 

Malahan kita sering mendapati orang yang sudah tua lebih sering ngambek, mudah marah, gampang tersinggung, terlalu sensitif terhadap pendapat orang lain.

Amsal 16:32  Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota. 

Orang yang dewasa, penuh kesabaran dan selalu onfire menyala nyala bagi Tuhan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR