MELAYANI DENGAN HATI UNTUK TUHAN

 Melayani dengan Hati untuk Tuhan Kesetiaan dalam pelayanan bukanlah tentang seberapa besar peran kita, melainkan seberapa sungguh hati kita melayani Tuhan. Sering kali pelayanan membawa tantangan: kelelahan, kurangnya apresiasi, bahkan kekecewaan. Namun Tuhan memanggil kita bukan untuk dilihat manusia, melainkan untuk setia kepada-Nya. Alkitab mengingatkan bahwa pelayanan kita sesungguhnya ditujukan kepada Tuhan, bukan kepada manusia. “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23) Kesetiaan berarti tetap melayani meskipun keadaan tidak ideal. Tuhan tidak menuntut kita sempurna, tetapi Dia mencari hati yang mau taat dan setia. Bahkan dalam hal kecil, kesetiaan kita berharga di mata-Nya. “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar.” (Lukas 16:10a) Ketika kita merasa lelah atau ingin menyerah, ingatlah bahwa Tuhan melihat setiap jerih payah kita. Tidak ada pelay...

BELAJAR PERCAYA SEPENUHNYA KEPADA TUHAN

 Belajar Percaya Sepenuhnya kepada Tuhan


“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

— Amsal 3:5

Sering kali kita merasa paling tahu apa yang terbaik untuk hidup kita. Kita membuat rencana, berharap semuanya berjalan sesuai keinginan, lalu kecewa ketika kenyataan berbeda. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa pengertian manusia terbatas, tetapi hikmat Tuhan tidak pernah salah.

Percaya sepenuhnya kepada Tuhan berarti menyerahkan kekhawatiran, ketakutan, dan rencana kita ke dalam tangan-Nya. Bukan berarti kita berhenti berusaha, tetapi kita melangkah dengan iman, yakin bahwa Tuhan memimpin setiap langkah kita—bahkan saat jalan terasa sulit.

Ketika kita belajar bersandar pada Tuhan, hati kita menjadi lebih tenang, dan kita mampu melihat setiap peristiwa sebagai bagian dari rencana-Nya yang indah.

Tuhan, ajar aku untuk percaya penuh kepada-Mu. Tolong aku melepaskan keinginan untuk mengandalkan kekuatanku sendiri dan belajar berserah pada kehendak-Mu. Amin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR