KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

BERSYUKUR

 BERSYUKUR


Semakin dalam kita memahami kasih Allah, semakin besar rasa syukur yang akan muncul dalam hati kita.»IHT«

1 Tesalonika 5:18  Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Sikap ini merupakan pengakuan iman atas kedaulatan Tuhan dalam seluruh aspek hidup kita, orang yang sudah mencapai level ini hidupnya pasti akan dipenuhi oleh damai sejahtera, sebab mereka tidak lagi hidup dalam kekuatiran dan ketakutan.

2 Korintus 8:2  Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.

Saat senang bersyukur karena semua yang dimiliki berasal dari Tuhan, saat sulit juga bersyukur karena Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan, pokoknya dalam keadaan apapun tetap bersyukur kepada Tuhan.

Filipi 3:10  Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya.

Bersyukur mengubah perspektif, sehingga kita tetap hidup dalam damai penuh dengan kebahagiaan, karena Tuhan menyertai hidup kita sepanjang masa.

2 Korintus 6:4  Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran.

Rasa syukur mencegah kesombongan dan keegoisan, serta menjaga hati dari putus asa, sehingga kita bisa fokus menatap masa depan yang penuh dengan harapan.

Roma 8:18  Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Bersyukur adalah cara terbaik untuk mengakui bahwa Tuhan memiliki kedaulatan dan kuasa atas segala situasi dan Dia senantiasa menyertai kita yang mengasihiNya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia