MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

ISI HATI

 

ISI HATI

Dalam hidup yang paling susah ditebak adalah isi hati.»IHT«

Kejadian 17:17  Lalu tertunduklah Abraham dan tertawa serta berkata dalam hatinya: "Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak dan mungkinkah Sara, yang telah berumur sembilan puluh tahun itu melahirkan seorang anak?" 

Kita sering berhadapan dengan banyak orang yang mimik wajahnya berbeda dengan isi hatinya, Abraham yang terkenal sebagai orang yang paling berimanpun tertawa ragu dan tidak percaya kepada Firman Tuhan, mengingat faktanya bahwa usianya sudah 100 tahun dan Sara istrinya 90 tahun.

Amsal 28:26  Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal, tetapi siapa berlaku dengan bijak akan selamat. 

Hati manusia bisa dipengaruhi oleh perasaan, pikiran dan delusi yang berubah ubah, orang yang terlalu mengandalkan perasaan hatinya akan mengarah kepada kebodohan, sebaliknya orang yang berlaku bijak selalu menunggu panduan dari Tuhan, orang yang demikian hidupnya akan selamat.

Amsal 20:6  Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya? 

Alih alih mengandalkan pengertian sendiri, kita harus percaya dan berserah kepada Tuhan dengan segenap hati.

Kejadian 18:12  Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?" 

Bukan hanya Abraham suaminya saja yang tidak percaya bahkan istrinya Sara juga sama, itu sebabnya banyak keluarga Kristen tidak mengalami pemenuhan janji janji Allah dalam keluarganya.

Yohanes 7:38  Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

Jagalah hati kita dengan segala kewaspadaan, jangan sampai kita mengingkari Tuhan, hati yang percaya akan dipenuhi aliran aliran air hidup, artinya segala macam berkat menjadi milik kita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR