MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

ISI HATI

 

ISI HATI

Dalam hidup yang paling susah ditebak adalah isi hati.»IHT«

Kejadian 17:17  Lalu tertunduklah Abraham dan tertawa serta berkata dalam hatinya: "Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak dan mungkinkah Sara, yang telah berumur sembilan puluh tahun itu melahirkan seorang anak?" 

Kita sering berhadapan dengan banyak orang yang mimik wajahnya berbeda dengan isi hatinya, Abraham yang terkenal sebagai orang yang paling berimanpun tertawa ragu dan tidak percaya kepada Firman Tuhan, mengingat faktanya bahwa usianya sudah 100 tahun dan Sara istrinya 90 tahun.

Amsal 28:26  Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal, tetapi siapa berlaku dengan bijak akan selamat. 

Hati manusia bisa dipengaruhi oleh perasaan, pikiran dan delusi yang berubah ubah, orang yang terlalu mengandalkan perasaan hatinya akan mengarah kepada kebodohan, sebaliknya orang yang berlaku bijak selalu menunggu panduan dari Tuhan, orang yang demikian hidupnya akan selamat.

Amsal 20:6  Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya? 

Alih alih mengandalkan pengertian sendiri, kita harus percaya dan berserah kepada Tuhan dengan segenap hati.

Kejadian 18:12  Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?" 

Bukan hanya Abraham suaminya saja yang tidak percaya bahkan istrinya Sara juga sama, itu sebabnya banyak keluarga Kristen tidak mengalami pemenuhan janji janji Allah dalam keluarganya.

Yohanes 7:38  Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

Jagalah hati kita dengan segala kewaspadaan, jangan sampai kita mengingkari Tuhan, hati yang percaya akan dipenuhi aliran aliran air hidup, artinya segala macam berkat menjadi milik kita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA