BEKERJA KERAS

BEKERJA KERAS Kalau memang sudah milik kita tak akan kemana mana, jika memang sudah rejeki kita pasti sampai juga. Matius 6:27-29 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. Shalom Usaha dan kerja itu harus namun harus disadari bahwa segala sesuatu yang sudah ditetapkan Allah menjadi bagian kita pasti tidak akan kemana mana, jadi bangunlah rasa penyerahan diri dan kepercayaan penuh pada pemeliharaan Tuhan. Amsal 10:22 Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. Iman Kristen tetap menekankan pentingnya tanggung jawab, kerja keras dan ketaatan, bukan bermalas malasan dengan dalih " kalau sudah milik kita pasti datang. Yeremia 29:11 Sebab Aku ini menge...

HATI ADALAH CERMIN PRIBADI MANUSIA



"HATI ADALAH CERMIN PRIBADI MANUSIA"

"Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu" (Amsal 27:19).

> Air yang tenang dapat bertindak bagaikan cermin. Ketika seseorang melihat ke dalam kolam, ia melihat pantulan dirinya. Demikian pula hati kita merupakan "cermin" yang menunjukkan siapa diri kita yang sebenarnya.

>> Bagaimana kita dapat mengetahui hati/pribadi kita yang sebenarnya? Bagaimana hati kita dapat dipulihkan?

1. PERIKSA KONDISI HATI KITA.

> Mazmur 139:23 : "SELIDIKILAH AKU, YA ALLAH, dan KENALLAH HATIKU, UJILAH AKU dan KENALLAH PIKIRAN-PIKIRANKU."

> Daud berdoa kepada Allah agar Ia memeriksa kondisi hatinya dan mengenal segala pikirannya. Hati manusia mencakup keseluruhan yang ada di dalam diri manusia (inner man), termasuk : pikiran, perasaan, sikap bahkan pikiran bawah sadar manusia. 

> Kondisi hati kita menentukan sikap dan perbuatan kita. Kalau kondisi hati kita terluka, maka kata2 yang kita ucapkan cenderung akan melukai orang lain. Akan tetapi, bila kondisi hati kita benar, maka kata2 yang kita ucapkan akan menyejukan dan memberkati banyak orang lain. 

> Lukas 6:45 : "Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya."

> Bila kondisi hati kita benar, maka segala pikiran, perasaan, sikap dan perbuatan kita benar. Sebaliknya, bila kondisi hati kita tidak benar, maka segala pikiran, perasaan, sikap dan perbuatan kitapun tidak benar!

> Tuhan Yesus berkata : "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat" (Matius 15:19). 

2. BERSIKAP JUJUR, TERBUKA DAN RENDAH HATI.

> 2 Korintus 13:5 : "UJILAH DIRIMU SENDIRI, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. SELIDIKILAH DIRIMU! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji."

> Untuk dapat memeriksa kondisi hati kita, kita harus bersikap "jujur, terbuka dan rendah hati".

> Penghalang kita untuk mengalami perubahan hidup adalah sifat egois, kesombongan dan kemunafikan kita!

> Yeremia 17:9-10 : "Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya? Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya." 


> Ada 4 jenis tanah hati manusia yang menunjukkan siapa diri kita yang sebenarnya, yaitu : 

(1) Tanah hati yang keras (Matius 13:3-4,14-15,19).

(2) Tanah hati yang rapuh / tidak berakar (Matius 13:5-6,20-21).

(3) Tanah hati yang terhimpit (Matius 13:7,22).

(4) Tanah hati yang baik (Matius 13:8,23).

3. MENGISI HATI DENGAN FIRMAN DAN MEMBIARKAN ROH KUDUS MEMGISINYA DENGAN KASIH TUHAN.

> Amsal 4:20-21 : "Hai anakku, PERHATIKANLAH PERKATAANKU, ARAHKAN TELINGAMU KEPADA UCAPANKU, janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, SIMPANLAH ITU DILUBUK HATIMU."

> Setelah kita mengakui kondisi hati kita dengan jujur, terbuka dan rendah hati dan memohon pengampunan-Nya, maka hal yabg perlu kita lakukan selanjutnya adalah "mengisi hati kita dengan firman Tuhan dan membiarkan Roh Kudus mengisinya dengan kasih Tuhan". Amin

Selamat pagi. Selamat beraktifitaa. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia