DIAM

DIAM Diam lebih baik daripada drama yang tidak perlu. Amsal 17:28 Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya. shalom Kita hidup di zaman dimana semua orang harus bersuara, berkomentar, dan membela diri, ketika ada kesalahpahaman atau konflik dunia mengajarkan kita untuk membalas, membuat panggung dan menciptakan drama agar semua orang tahu bahwa kita benar. Amsal 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. Namun Firman Tuhan mengajarkan cara yang berbeda, alkitab berkali kali mengingatkan bahwa diam jauh lebih baik dan lebih berkuasa daripada terlibat dalam drama yang tidak perlu, diam bukan berarti takut atau kalah, melainkan sebuah bentuk penguasaan diri dan iman yang teguh kepada Tuhan. Amsal 26:20 Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran. Drama menjauhkan damai sejahtera, sindiran, gosip, atau konflik deng...

HATI ADALAH CERMIN PRIBADI MANUSIA



"HATI ADALAH CERMIN PRIBADI MANUSIA"

"Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu" (Amsal 27:19).

> Air yang tenang dapat bertindak bagaikan cermin. Ketika seseorang melihat ke dalam kolam, ia melihat pantulan dirinya. Demikian pula hati kita merupakan "cermin" yang menunjukkan siapa diri kita yang sebenarnya.

>> Bagaimana kita dapat mengetahui hati/pribadi kita yang sebenarnya? Bagaimana hati kita dapat dipulihkan?

1. PERIKSA KONDISI HATI KITA.

> Mazmur 139:23 : "SELIDIKILAH AKU, YA ALLAH, dan KENALLAH HATIKU, UJILAH AKU dan KENALLAH PIKIRAN-PIKIRANKU."

> Daud berdoa kepada Allah agar Ia memeriksa kondisi hatinya dan mengenal segala pikirannya. Hati manusia mencakup keseluruhan yang ada di dalam diri manusia (inner man), termasuk : pikiran, perasaan, sikap bahkan pikiran bawah sadar manusia. 

> Kondisi hati kita menentukan sikap dan perbuatan kita. Kalau kondisi hati kita terluka, maka kata2 yang kita ucapkan cenderung akan melukai orang lain. Akan tetapi, bila kondisi hati kita benar, maka kata2 yang kita ucapkan akan menyejukan dan memberkati banyak orang lain. 

> Lukas 6:45 : "Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya."

> Bila kondisi hati kita benar, maka segala pikiran, perasaan, sikap dan perbuatan kita benar. Sebaliknya, bila kondisi hati kita tidak benar, maka segala pikiran, perasaan, sikap dan perbuatan kitapun tidak benar!

> Tuhan Yesus berkata : "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat" (Matius 15:19). 

2. BERSIKAP JUJUR, TERBUKA DAN RENDAH HATI.

> 2 Korintus 13:5 : "UJILAH DIRIMU SENDIRI, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. SELIDIKILAH DIRIMU! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji."

> Untuk dapat memeriksa kondisi hati kita, kita harus bersikap "jujur, terbuka dan rendah hati".

> Penghalang kita untuk mengalami perubahan hidup adalah sifat egois, kesombongan dan kemunafikan kita!

> Yeremia 17:9-10 : "Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya? Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya." 


> Ada 4 jenis tanah hati manusia yang menunjukkan siapa diri kita yang sebenarnya, yaitu : 

(1) Tanah hati yang keras (Matius 13:3-4,14-15,19).

(2) Tanah hati yang rapuh / tidak berakar (Matius 13:5-6,20-21).

(3) Tanah hati yang terhimpit (Matius 13:7,22).

(4) Tanah hati yang baik (Matius 13:8,23).

3. MENGISI HATI DENGAN FIRMAN DAN MEMBIARKAN ROH KUDUS MEMGISINYA DENGAN KASIH TUHAN.

> Amsal 4:20-21 : "Hai anakku, PERHATIKANLAH PERKATAANKU, ARAHKAN TELINGAMU KEPADA UCAPANKU, janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, SIMPANLAH ITU DILUBUK HATIMU."

> Setelah kita mengakui kondisi hati kita dengan jujur, terbuka dan rendah hati dan memohon pengampunan-Nya, maka hal yabg perlu kita lakukan selanjutnya adalah "mengisi hati kita dengan firman Tuhan dan membiarkan Roh Kudus mengisinya dengan kasih Tuhan". Amin

Selamat pagi. Selamat beraktifitaa. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia