DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

SETIA PADA PANGGILAN TUHAN

 SETIA PADA PANGGILAN TUHAN


Salah satu alasan mengapa hanya sedikit orang yang sungguh sungguh melaksanakan panggilan Tuhan ialah karena mereka tidak mau melawan pendapat dunia.»IHT«

Bilangan 14:2  Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!

Jaman sekarang orang begitu mudah meninggalkan komitmen dan kesetiaannya atas panggilan Tuhan, mereka begitu mudahnya pergi meninggalkan gereja, pelayanan, pekerjaan, bahkan keluarganya.

Bilangan 14:3-4  Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir? dan mereka berkata seorang kepada yang lain: "Baiklah kita mengangkat seorang pemimpin, lalu pulang ke Mesir."

Memenuhi panggilan Tuhan atas pelayanan, atas pekerjaan, atas keluarga memang tidak mudah, itu sebabnya tutup mata dan tutup telinga, jangan mudah terpengaruh oleh perasaan dan kata orang, sebab sekali saja kita mendengar masukan yang keliru kita akan keluar dari visinya Tuhan.

2 Samuel 22:26  Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela.

Walau bagaimanapun Tuhan menghargai dan menghormati kesetiaan, sebab Dia adalah Allah yang setia, jadi belajarlah menjadi orang yang setia, mentang mentang hari hari ini banyak tempat ibadah yang baru, lalu seenaknya kita pindah pindah gereja mencari yang baru, ingatlah jika demikian anda selamanya tidak bertumbuh.

2 Samuel 22:27  terhadap orang yang suci Engkau berlaku suci, tetapi terhadap orang yang bengkok Engkau berlaku belat-belit. 

Renungkan keadaanmu saat ini, orang yang bengkok hatinya pasti bengkok pula hidupnya, jangan menghibur diri merasa tidak apa apa, atau merasa baik baik saja, padahal jika anda setia level hidup kerohanian maupun kejasmanian anda pasti lebih baik dari hari ini.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia