PROSES TUHAN MENGUBAH HATI KITA

"PROSES TUHAN MENGUBAH HATI KITA!" "Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" (Kisah Rasul 16:30).  > Tuhan bukan saja mau memulihkan atau melepaskan kita dari berbagai masalah yang kita hadapi, tetapi lebih dari itu adalah Ia menghendaki perubahan hati kita agar kita diselamatkan! >> Bagaimana proses Tuhan mengubah hati kita? 1. MELALUI KEADAAN YANG MENGGONCANG HIDUP! > Kisah Para Rasul 16:26-27 :  "Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri." > Tuhan sering memakai krisis atau goncangan untuk mengubah hati manusia. Hal ini juga dialami oleh k...

PURA-PURA BODOH

 Pura-Pura Bodoh

Berpura pura bodoh adalah sebuah kebijaksanaan.»IHT«

Amsal 10:19  Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. 

Lebih baik pura pura bodoh daripada pura pura pintar , terkadang memang kita harus berpura pura bodoh untuk membongkar niat asli orang orang yang berusaha membodohi kita.

Amsal 10:20  Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya. 

Terkadang diam lebih baik daripada melawan argumen orang orang yang sok pintar, kita akan menjadi lebih efektif menemukan kekurangan dan kebodohan mereka, nikmati saja permainan agar kita bisa menangkap kelemahan mereka.

Pengkhotbah 5:17 Malah sepanjang umurnya ia berada dalam kegelapan dan kesedihan, mengalami banyak kesusahan, penderitaan dan kekesalan.

Coba saja perhatikan kehidupan mereka yang sok pintar, tidak ada hal baik yang dijalaninya, jatuh bangun dan lebih banyak jatuhnya ketimbang bangunnya karena ke sokpintarannya.

Ibrani 5:12  Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. 

Pengalaman mengajarkan kita, bahwa kepedulian dan kebaikan yang pernah kita lakukan tidak sepenuhnya baik, karena belum tentu orang yang kita baikin tahu apa itu artinya menghargai orang lain.

Pengkhotbah 5:17 Malah sepanjang umurnya ia berada dalam kegelapan dan kesedihan, mengalami banyak kesusahan, penderitaan dan kekesalan.

Daripada kesal, lebih baik kita memilih diam karena kenyataan itu lebih menyakitkan, pastikan kita tidak lagi menjadi orang yang sok tahu dan sok pintar.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT