MEMBICARAKAN DI BELAKANG

Jika seseorang membicarakan kamu dibelakang, artinya kamu punya kelebihan yang luar biasa.»IHT« Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Orang yang membicarakan kita dibelakang kebanyakan merasa iri, terintimidasi melihat kelebihan yang kita miliki, ingatlah bahwa posisi mereka ada dibelakang kita, sedangkan kita sedang melangkah maju. Matius 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Alkitab mengajarkan kita untuk tetap menjaga hikmat, evaluasilah diri kita dengan jujur dihadapan Tuhan, jika ada yang perlu diperbaiki, terimalah sebagai proses pembentukan karakter, namun jika itu adalah fitnah atau irihati, biarkan Tuhan yang menjadi pembela kita. Daniel 6:5 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakw...

PURA-PURA BODOH

 Pura-Pura Bodoh

Berpura pura bodoh adalah sebuah kebijaksanaan.»IHT«

Amsal 10:19  Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. 

Lebih baik pura pura bodoh daripada pura pura pintar , terkadang memang kita harus berpura pura bodoh untuk membongkar niat asli orang orang yang berusaha membodohi kita.

Amsal 10:20  Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya. 

Terkadang diam lebih baik daripada melawan argumen orang orang yang sok pintar, kita akan menjadi lebih efektif menemukan kekurangan dan kebodohan mereka, nikmati saja permainan agar kita bisa menangkap kelemahan mereka.

Pengkhotbah 5:17 Malah sepanjang umurnya ia berada dalam kegelapan dan kesedihan, mengalami banyak kesusahan, penderitaan dan kekesalan.

Coba saja perhatikan kehidupan mereka yang sok pintar, tidak ada hal baik yang dijalaninya, jatuh bangun dan lebih banyak jatuhnya ketimbang bangunnya karena ke sokpintarannya.

Ibrani 5:12  Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. 

Pengalaman mengajarkan kita, bahwa kepedulian dan kebaikan yang pernah kita lakukan tidak sepenuhnya baik, karena belum tentu orang yang kita baikin tahu apa itu artinya menghargai orang lain.

Pengkhotbah 5:17 Malah sepanjang umurnya ia berada dalam kegelapan dan kesedihan, mengalami banyak kesusahan, penderitaan dan kekesalan.

Daripada kesal, lebih baik kita memilih diam karena kenyataan itu lebih menyakitkan, pastikan kita tidak lagi menjadi orang yang sok tahu dan sok pintar.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN