MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

PERJALANAN BERSAMA TUHAN

 Perjalanan Bersama Tuhan


Mazmur 84:6 TB

[6] Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!

Mengikuti Tuhan adalah sebuah perjalanan. 

Hal ini bukanlah keputusan yang hanya dilakukan satu kali. Ini merupakan ziarah seumur hidup, jalan yang harus ditempuh hari demi hari dalam percaya, perubahan, dan kesetiaan. Mazmur 84 menggambarkan sebuah gambar yang indah mengenai para peziarah yang hatinya telah ditetapkan untuk sampai ke tempat kediaman Allah. Mereka diberkati, bukan hanya karena jalan yang mereka tempuh mudah, namun karena kekuatan mereka berasal dari-Nya. 

Jika kekuatan kita datang dari diri kita sendiri, kita tidak akan mampu untuk berjalan terlalu jauh. Hidup ini membawa tantangan-tantangan: musim yang kering, mendaki tanjakan, dan rute yang tidak terduga. Jika kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri, kita akan menjadi mudah lelah dan patah semangat. 

Namun, ketika kekuatan kita ada dalam Tuhan, perjalanan kita akan berubah. Kita tidak berjalan sendirian. Kita dikuatkan oleh Roh Kudus-Nya. Kita ditopang oleh janji-janji-Nya. Kita mempunyai tujuan yang jelas, dan berkat tidak hanya datang di akhir, tetapi juga di sepanjang perjalanan kita. 

Hati yang ditetapkan dalam berziarah, adalah hati yang tahu bahwa dunia ini bukanlah rumah kita. Kita terus melangkah untuk sesuatu yang lebih mulia, untuk Pribadi yang terlebih besar.

Jika hari ini Anda merasa lelah atau ragu, ingatlah: kekuatan yang Anda perlukan bukanlah sesuatu yang harus Anda usahakan sendiri. Itu adalah pemberian Tuhan secara cuma-cuma. Bersandarlah pada-Nya. Tetapkan hati Anda dalam perjalanan ini. Dia akan setia menyertai dalam setiap langkahmu.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR