MEMBICARAKAN DI BELAKANG

Jika seseorang membicarakan kamu dibelakang, artinya kamu punya kelebihan yang luar biasa.»IHT« Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Orang yang membicarakan kita dibelakang kebanyakan merasa iri, terintimidasi melihat kelebihan yang kita miliki, ingatlah bahwa posisi mereka ada dibelakang kita, sedangkan kita sedang melangkah maju. Matius 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Alkitab mengajarkan kita untuk tetap menjaga hikmat, evaluasilah diri kita dengan jujur dihadapan Tuhan, jika ada yang perlu diperbaiki, terimalah sebagai proses pembentukan karakter, namun jika itu adalah fitnah atau irihati, biarkan Tuhan yang menjadi pembela kita. Daniel 6:5 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakw...

PERJALANAN BERSAMA TUHAN

 Perjalanan Bersama Tuhan


Mazmur 84:6 TB

[6] Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!

Mengikuti Tuhan adalah sebuah perjalanan. 

Hal ini bukanlah keputusan yang hanya dilakukan satu kali. Ini merupakan ziarah seumur hidup, jalan yang harus ditempuh hari demi hari dalam percaya, perubahan, dan kesetiaan. Mazmur 84 menggambarkan sebuah gambar yang indah mengenai para peziarah yang hatinya telah ditetapkan untuk sampai ke tempat kediaman Allah. Mereka diberkati, bukan hanya karena jalan yang mereka tempuh mudah, namun karena kekuatan mereka berasal dari-Nya. 

Jika kekuatan kita datang dari diri kita sendiri, kita tidak akan mampu untuk berjalan terlalu jauh. Hidup ini membawa tantangan-tantangan: musim yang kering, mendaki tanjakan, dan rute yang tidak terduga. Jika kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri, kita akan menjadi mudah lelah dan patah semangat. 

Namun, ketika kekuatan kita ada dalam Tuhan, perjalanan kita akan berubah. Kita tidak berjalan sendirian. Kita dikuatkan oleh Roh Kudus-Nya. Kita ditopang oleh janji-janji-Nya. Kita mempunyai tujuan yang jelas, dan berkat tidak hanya datang di akhir, tetapi juga di sepanjang perjalanan kita. 

Hati yang ditetapkan dalam berziarah, adalah hati yang tahu bahwa dunia ini bukanlah rumah kita. Kita terus melangkah untuk sesuatu yang lebih mulia, untuk Pribadi yang terlebih besar.

Jika hari ini Anda merasa lelah atau ragu, ingatlah: kekuatan yang Anda perlukan bukanlah sesuatu yang harus Anda usahakan sendiri. Itu adalah pemberian Tuhan secara cuma-cuma. Bersandarlah pada-Nya. Tetapkan hati Anda dalam perjalanan ini. Dia akan setia menyertai dalam setiap langkahmu.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN