KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI

KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI 1 KORINTUS 15:57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Shalom Kemenangan Tuhan tidak terbatas pada apa yang terjadi hari ini. Tuhan yang memberi Anda anugerah untuk hari ini sudah hadir di hari esok Anda. Kadang kita merayakan kemenangan kemarin, tapi jadi cemas tentang pergumulan besok. Kita lupa bahwa besok tidak berada di luar kedaulatan Tuhan. Daud menang atas Goliat sang raksasa dari Filistin, tetapi Daud pergi ke bangsa Filistin untuk mencari perlindungan ketika raja Saul mengejar dia. Bangsa Israel menyeberangi Laut Merah yang dibelah Tuhan, tetapi bersungut-sungut ketika berhadapan dengan masalah yang lebih kecil dari itu di kemudian hari. Elia mengalami kemenangan di Gunung Karmel atas nabi-nabi yang menyembah berhala, namun hari esoknya Elia mengalami sebuah ketakutan dan keputusasaan ketika dia mendengar bahwa nyawanya diancam oleh isteri raja Ahab. Ini semua dikarenakan...

MENYAMBUT ANAK-ANAK

 

Menyambut Anak-Anak


Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menyentuh mereka, tetapi murid murid-Nya memarahi orang-orang itu. (Markus 10:13)

Dalam berbagai kegiatan orang dewasa, kehadiran anak-anak sering dianggap sebagai gangguan. Sebisa mungkin mereka dijauhkan. Kalaupun mereka tetap hadir, mereka diharapkan bersikap tertib. Padahal anak-anak memang biasanya aktif, bergerak ke sana ke mari, bahkan tidak jarang bersikap rewel dan membuat kebisingan. Sepertinya itulah yang juga ada dalam benak murid-murid Yesus ketika ada yang membawa anak-anak agar Yesus menjamah mereka. Para murid itu bahkan memarahi mereka. Kehadiran anak-anak itu bisa menginterupsi Yesus yang sedang mengajar banyak orang.

Melihat itu, Yesus juga marah. Namun, kemarahan-Nya bukanlah kepada anak-anak itu. Bukan pula kepada orang tua yang membawa mereka. Dia ternyata marah kepada para murid-Nya yang menghalangi anak-anak datang kepada-Nya. Ternyata, Dia menyambut anak-anak itu dengan penuh kasih. Dia memeluk mereka, lalu memberkati mereka. Yesus bahkan mengajarkan bahwa tiap orang harus menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, yakni dengan penuh ketulusan dan iman.

Memang ada kegiatan tertentu yang tidak memperbolehkan kehadiran anak-anak. Namun, untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat umum, misalnya kegiatan peribadatan di gereja, sering kali hak-hak anak tidak mendapat perhatian. Memang, orang tua seharusnya mengajarkan kedisiplinan serta bagaimana berperilaku yang pantas bagi anak-anak. Namun, setiap orang hendaknya memandang anak-anak sebagai pribadi yang berharga. Mereka juga berhak mendapat perlakuan yang baik dan penuh kasih. Kiranya mereka menyaksikan dan mengalami kasih Kristus melalui sikap dan perlakuan kita terhadap mereka. 

TIAP ANAK JUGA BERHAK BEROLEH SAMBUTAN PENUH KASIH
YANG AKAN MENUNTUN MEREKA MENGENAL KRISTUS YANG PENUH KASIH.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia