DITANAM DAN BERTUNAS

DITANAM DAN BERTUNAS MAZMUR 92:13 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Shalom Pohon tidak bertumbuh subur karena sering dipindahkan. Pohon bertumbuh subur karena ditanam. Banyak orang menginginkan buah berkat, kedamaian, hikmat, dan kekuatan rohani, tetapi mereka kesulitan untuk berakar. Allah merancang pertumbuhan untuk datang melalui tinggal, menetap, dan tetap terhubung dengan-Nya. Pemazmur membandingkan orang percaya dengan pohon yang ditanam di rumah Allah. Pohon yang ditanam bertahan dari badai karena akarnya menancap dalam. Dengan cara yang sama, orang percaya yang tetap berakar di hadirat Allah, firman-Nya, doa, dan persekutuan mengembangkan kestabilan bahkan selama musim-musim sulit. "Ditanam" berarti kesetiaan kepada firman Tuhan ketika emosi mulai menguasai kita. Komitmen ketika cobaan datang. Tetap terhubung dengan firman Tuhan ketika hidup menjadi sibuk. Terus percaya kepada Tuhan bahkan ketika masalah masih ada. Poho...

BADAI

 Setiap orang pasti akan mengalami badai dalam hidupnya, ada yang menang ada juga yang kalah bahkan tidak sedikit orang yang kolaps karena badai.»IHT«

Matius 14:30  Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"

Kebanyakan orang takut mengalami badai dalam hidupnya, padahal kadang kadang badai kehidupan datang untuk melatih kita untuk menjadi kuat dalam iman.

Matius 14:31  Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

Sesungguhnya dalam badai Yesus tetap ada, ulurkan tangan untuk memegang tangan Yesus, percayalah, Dia pasti akan menolong kita.

Amsal 1:27  apabila kedahsyatan datang ke atasmu seperti badai, dan celaka melanda kamu seperti angin puyuh, apabila kesukaran dan kecemasan datang menimpa kamu. 

Jangan takut, tetaplah fokus pada Yesus, kita tidak perlu memerlukan iman yang luar biasa untuk melewati badai kehidupan, kita hanya perlu percaya kepadaNya tanpa ragu ragu sedikitpun.

Mazmur 50:3  Allah kita datang dan tidak akan berdiam diri, di hadapan-Nya api menjilat, sekeliling-Nya bertiup badai yang dahsyat. 

Meskipun ditengah badai, meskipun kita merasa perahu kehidupan semakin tenggelam, meskipun kita takut setengah mati, muliakanlah Yesus dalam ucapan syukur.

2 Raja-raja 2:1  Menjelang saatnya TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga dalam angin badai, Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal. 

Percayalah angin badai akan mengangkat seluruh aspek kehidupan kita menjadi lebih tinggi, naik dan terus naik, sampai penuh dengan kemuliaan Tuhan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA