DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

EKSPEKTASI DALAM PERNIKAHAN



 

Ekspektasi Dalam Pernikahan

Filipi 2:2-4 PBTB2

[2] sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: Hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, [3] tanpa mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri; [4] dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. 


Ekspektasi. Kita semua memilikinya. Dan karena kita memilikinya, kita semua biasanya mengalami kekecewaan. Karena apa yang kita harapkan tidak selalu sesuai dengan kenyataan.

Apa yang telah terjadi bagi anda? Apakah anda memiliki mimpi yang mulia akan bagaimana pernikahan anda? Kita jatuh ke dalam jebakan ekspektasi ini di dalam hubungan kita sepanjang waktu. Kita mengharapkan seseorang untuk melakukan sesuatu bagi kita pada waktu tertentu atau dalam situasi tertentu. Kadang-kadang kita mengharapkan mereka melakukannya karena mereka berkata mereka akan melakukannya. Waktu lainnya kita menaruh ekspektasi terhadap mereka karena mereka menjalankan sebuah peran tertentu di dalam hidup kita dan, mereka seharusnya tahu. Masalahnya adalah, kita tidak mengatakannya kepada mereka.

Saya telah menemukan empat cara yang mengubah untuk membantu kita beralih dari kekecewaan kepada dukungan di dalam pernikahan kita ketika ini terkait kepada ekspektasi:

Lepaskan pasangan anda dari ikatan. Anda telah menempatkan ekspektasi kepada pasangan anda yang ia tidak akan pernah dapat penuhi. Anda mengharapkan mereka untuk memenuhi setiap kebutuhan dan keinginan. Ini benar-benar tidak realistis. Balikkan skenarionya. Apakah anda ingin agar pasangan anda mengharapkan kesempurnaan dari anda? Saya kira tidak begitu.

Ketika anda memiliki ekspektasi yang realistis, beritahu pasang anda. Jangan berharap dia untuk membaca pikiran anda. Katakan kepada pasangan anda tentang apa yang anda harapkan dan apa yang anda butuhkan. Dan biarkan ia memberitahukan anda apakah itu realitas atau tidak.

Serahkan ekspektasi anda untuk hidup anda, pernikahan anda, keluarga anda dan masa depan anda kepada Tuhan. Kita mengharapkan dan menginginkan hal-hal baik di dalam hidup kita. Tidak ada yang salah dengan itu. Tetapi kita bertahan kepada cita-cita itu, kadangkala dengan sangat erat, dan kita tidak mau melepaskannya. Meskipun sepanjang waktu, Tuhan berkata, "Percayakan Aku mimpi-mimpimu. Aku mempunyai sesuatu yang lebih baik dari apa yang engkau punya." Tuhan memikirkan kepentingan kita. Tidakkah masuk akal untuk menyerahkan mimpi-mimpi kita kepada-Nya?

Jadilah seorang murid dari pasangan anda. Pelajari mereka. Kenali mereka lebih baik dari yang anda pikir anda lakukan. Pelajari bagaimana mereka berpikir. Dan pelajari apa yang mereka butuhkan dan bagaimana mereka merasa dicintai.

Berharap di dalam dan darinya tidaklah jelek. Tetapi kita harus mengolahnya, menjadi realistis tentangnya dan menyerahkannya kepada Tuhan.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia