MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

IDENTITAS



 Identitas.

2 Korintus 5:19 TB

[19] Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

Kenapa Tuhan Yesus mati buat kita?

Pertama, melalui salib-Nya, Tuhan mengembalikan identitas kita sebagai anak-NYA. Inget nggak, cerita Adam dan Hawa di Kitab Kejadian... Adam mengaku bahwa dia memakan buah pengetahuan baik dan jahat karena ajakan Hawa. Sedangkan Hawa mengatakan bahwa dirinya dibujuk oleh ular untuk memakan buah tersebut. Setelah jatuh ke dalam dosa, Allah menghukum Adam dan Hawa, dan mengusir mereka dari Taman Eden. Sejak itu, hubungan manusia dan Tuhan terpisahkan, karena dosa. Namun, Allah mencari cara untuk "rekonsiliasi" dengan manusia. Allah benci dosa, karena itu membuat-Nya terpisah dengan ciptaan-Nya yang paling sempurna! Apalagi Allah adalah kasih, dan kasih butuh objek untuk dicintai.

Di 2 Korintus 5 : 19 dikatakan, "Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami."

Kematian Yesus mendamaikan Allah dengan manusia, yang berarti kita di adopsi kembali menjadi anak-anakNya. Ya! Itulah identitas kita, kita adalah anak Raja!

"Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia..." 1 Yohanes 3:1-24.

Dari REJECTION (Penolakan) ke ADOPTION (Pengadopsian). Dari kekalahan kepada kemenangan! Sebagai anak-anak Tuhan, sekarang kita punya akses kepada Bapa, kapan saja.

Nah, setelah kita tahu kita siapa, kita harus hati-hati dan berjaga-jaga juga. Karena kalau musuh mau menggagalkan panggilan Tuhan dalam hidupmu, dia akan menyerang identitasmu. Dia akan membuatmu lupa siapa kamu, supaya kamu jadi lemah dan hilang arah. Kehilangan identitas bisa membuatmu kehilangan visi. Jangan biarkan itu terjadi! Kita anak-anak Tuhan, prajurit Allah, berharga di mata-Nya! Nggak ada yang bisa menggagalkan rencana Allah untuk hidup kita kecuali kita sendiri...

Identitasmu di dalam Tuhan penting, dan tidak dapat diubah atau dicuri. Kalau kamu lupa, ingat salib-Nya!

1) Apakah kamu pernah meragukan siapa kamu di hadapan Tuhan? Apakah kamu pernah merasa tidak dicintai, atau di terima oleh dunia?

2) Apa kebenaran Firman Tuhan yang selalu kamu pegang ketika kepercayaan dirimu runtuh?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR