HATI YANG KERAS

HATI YANG KERAS Ketika hati dan pikiran sudah tertutup oleh persepsi negatif, penjelasan sebaik apapun tak akan pernah cukup untuk mengubah sudut pandangnya. Matius 13:15a Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar,dan matanya melekat tertutup. shalom Pernahkah kita mencoba menjelaskan kebenaran kepada seseorang yang sudah terlanjur kecewa, marah atau curiga pada kita, betapapun logisnya argumen serta bukti yang kita berikan, tetap saja tidak pernah cukup buat orang model ini. Matius 13:15 Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. Orang yang hatinya telah menebal hidupnya tertutup, tidak lagi mau mendengarkan untuk memahami, bahkan hatinya penuh dengan kemarahan dan kebencian, orang tipe begini sangat sulit bertobat dan dipulihkan. 1 Korintus 2:14 Te...

IDENTITAS



 Identitas.

2 Korintus 5:19 TB

[19] Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

Kenapa Tuhan Yesus mati buat kita?

Pertama, melalui salib-Nya, Tuhan mengembalikan identitas kita sebagai anak-NYA. Inget nggak, cerita Adam dan Hawa di Kitab Kejadian... Adam mengaku bahwa dia memakan buah pengetahuan baik dan jahat karena ajakan Hawa. Sedangkan Hawa mengatakan bahwa dirinya dibujuk oleh ular untuk memakan buah tersebut. Setelah jatuh ke dalam dosa, Allah menghukum Adam dan Hawa, dan mengusir mereka dari Taman Eden. Sejak itu, hubungan manusia dan Tuhan terpisahkan, karena dosa. Namun, Allah mencari cara untuk "rekonsiliasi" dengan manusia. Allah benci dosa, karena itu membuat-Nya terpisah dengan ciptaan-Nya yang paling sempurna! Apalagi Allah adalah kasih, dan kasih butuh objek untuk dicintai.

Di 2 Korintus 5 : 19 dikatakan, "Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami."

Kematian Yesus mendamaikan Allah dengan manusia, yang berarti kita di adopsi kembali menjadi anak-anakNya. Ya! Itulah identitas kita, kita adalah anak Raja!

"Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia..." 1 Yohanes 3:1-24.

Dari REJECTION (Penolakan) ke ADOPTION (Pengadopsian). Dari kekalahan kepada kemenangan! Sebagai anak-anak Tuhan, sekarang kita punya akses kepada Bapa, kapan saja.

Nah, setelah kita tahu kita siapa, kita harus hati-hati dan berjaga-jaga juga. Karena kalau musuh mau menggagalkan panggilan Tuhan dalam hidupmu, dia akan menyerang identitasmu. Dia akan membuatmu lupa siapa kamu, supaya kamu jadi lemah dan hilang arah. Kehilangan identitas bisa membuatmu kehilangan visi. Jangan biarkan itu terjadi! Kita anak-anak Tuhan, prajurit Allah, berharga di mata-Nya! Nggak ada yang bisa menggagalkan rencana Allah untuk hidup kita kecuali kita sendiri...

Identitasmu di dalam Tuhan penting, dan tidak dapat diubah atau dicuri. Kalau kamu lupa, ingat salib-Nya!

1) Apakah kamu pernah meragukan siapa kamu di hadapan Tuhan? Apakah kamu pernah merasa tidak dicintai, atau di terima oleh dunia?

2) Apa kebenaran Firman Tuhan yang selalu kamu pegang ketika kepercayaan dirimu runtuh?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia