KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

TINGGAL DI DALAM KASIH TUHAN

 


Tinggal di dalam Kasih Tuhan

Yohanes 15:7-9 TB
[7] Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. [8] Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”   [9] ”Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. 

Kemarin, kita meminta Tuhan untuk menambah kasih kita bagi-Nya dan sesama. Hari ini, kita akan belajar cara untuk tinggal dalam kasih-Nya yang bertambah.

Tinggal berarti menetap, atau menghuni, sama seperti kita tinggal atau menghuni di dalam rumah kita. Ini adalah tempat kita tinggal. Tinggal di dalam kasih berarti kita bisa merasa tinggal di dalam kasih. Ketika kita ditemukan, kita bisa ditemukan dalam kasih, jika kita tinggal di dalam kasih. Bacaan kita dari pasal kelimabelas dari Injil Yohanes menunjukkan kepada kita begitu banyak kebenaran yang kuat mengenai seperti apakah tinggal di dalam kasih itu.

Yohanes 15:7-9 berbicara tentang kuasa dari tinggal di dalam kasih Tuhan. Dikatakan ketika kita tinggal di dalam-Nya dan Firman-Nya tinggal di dalam kita, kita bisa meminta apapun juga dan itu akan diberikan kepada kita. Dia melakukan ini untuk kemuliaan-Nya! Dia senang melihat anak-anak-Nya berhasil sebagai kesaksian atas kuasa, anugerah, dan belas kasih-Nya.

Dalam Yohanes 15:26, dibicarakan tentang pekerjaan dari Roh Kudus. Lewat kekurangan dan ketidakmampuan kita, Roh Kudus bersaksi mengenai kebaikan Tuhan. Lewat Tuhan yang menjadikan kita utuh dan penerimaan atas diri kita yang tidak sempurna, kita membawa kemuliaan bagi Dia.

Ketika kita tinggal di dalam kasih-Nya, Roh Kudus datang dan menemani kita, dan memenuhi kita sampai melimpah. Sebelum kita menyadarinya, kasih Tuhan bekerja di dalam diri kita dan melalui kita dengan cara-cara yang tadinya menjegal kita, membuat kita terjaga, menahan kita, dan membuat kita membenci, tidak lagi sanggup melakukan hal-hal itu. Kita menjadi tak terkalahkan ketika kita tinggal di dalam kasih.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia