DIAM

DIAM Diam lebih baik daripada drama yang tidak perlu. Amsal 17:28 Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya. shalom Kita hidup di zaman dimana semua orang harus bersuara, berkomentar, dan membela diri, ketika ada kesalahpahaman atau konflik dunia mengajarkan kita untuk membalas, membuat panggung dan menciptakan drama agar semua orang tahu bahwa kita benar. Amsal 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. Namun Firman Tuhan mengajarkan cara yang berbeda, alkitab berkali kali mengingatkan bahwa diam jauh lebih baik dan lebih berkuasa daripada terlibat dalam drama yang tidak perlu, diam bukan berarti takut atau kalah, melainkan sebuah bentuk penguasaan diri dan iman yang teguh kepada Tuhan. Amsal 26:20 Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran. Drama menjauhkan damai sejahtera, sindiran, gosip, atau konflik deng...

PROSES



 Proses

Filipi 1:6 TB

[6] Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus. 

Menjadi seorang Kristen itu lebih daripada sekadar pertobatan instan. Menjadi Kristen itu adalah proses harian untuk menjadi semakin serupa dengan Kristus. Saat seseorang percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat rohani, ia menjadi bayi rohani. Bayi rohani perlu mendapat makanan rohani berupa berbagai pelajaran sederhana dari Alkitab, lalu ia perlu belajar hidup sebagai orang Kristen secara bertahap. 

Dalam perjalanan hidup itu, ia mungkin jatuh. Ia bisa saja membuat kesalahan demi kesalahan. Ia tetap bangkit dan melangkah dalam hidup. Namun, ternyata ada banyak orang yang berhenti bertumbuh. Mereka tetap menjadi bayi rohani seumur hidup mereka. Menyedihkan, bukan? Sama seperti orang tua kita mengharapkan pertumbuhan, orang tua rohani kita, Bapa di sorga mengharapkan pertumbuhan rohani. Memang kita bisa jatuh, tetapi kita bisa bangun dan terus bertumbuh hingga menjadi dewasa dalam Tuhan. Tuhan memerlukan orang-orang yang dewasa untuk melayani pekerjaan-Nya. 

Allah sudah memulai apa yang baik dalam diri kita melalui keselamatan. Keselamatan itu memang cuma-cuma. Kita tidak perlu berbuat apa pun untuk menerimanya karena Kristus telah melakukannya dengan mati di atas kayu salib. Namun, keselamatan itu sendiri merupakan suatu proses yang akan terus berlangsung hingga pada hari Tuhan Yesus Kristus. Proses itu berlangsung terus-menerus seumur hidup kita. Jika kita percaya bahwa Dia membuat indah pada waktunya, kita harus rela dan tunduk dalam proses Tuhan. Bagai ranting yang dibersihkan agar berbuah banyak atau bagai bejana yang dibentuk di tangan penjunan, demikianlah kita diproses Tuhan. Setelah siap, ranting-ranting itu akan berbuah dan bejana-bejana itu siap dipakai sebagai bejana kemuliaan. 

Karena itu, marilah kita memiliki gairah untuk bertumbuh. Jangan puas dengan hidup rohani yang pas-pasan. Tekanan hidup, pergumulan demi pergumulan membutuhkan pertumbuhan rohani yang kuat untuk bisa mengimbanginya. Dan itulah jalan hidup kita menuju ke kekekalan.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia