HATI

HATI Apapun yang disembunyikan oleh hati, pasti akan terlihat oleh sikap. Amsal 27:19 Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu. Shalom Manusia adalah makhluk yang pandai memakai topeng, mereka bisa tersenyum bahkan disaat hatinya sedang terluka, mereka bisa berkata tidak mengapa padahal hati sedang terluka, di era modern ini menyembunyikan isi hati jadi semakin mudah melalui layar medsos atau formalitas komunikasi. Matius 7:16-17 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Apapun yang disembunyikan oleh hati lambat laun pasti akan terlihat oleh sikap, sikap tubuh, nada bicara, cara merespon masalah dan tindakan spontan kita adalah "buah" yang menyingkapkan apa yang sebenarnya sedang terjadi didalam ruang hati kita. Lukas ...

MENGIKUTI SEKAM

 


Mengikuti Sekam

Yakobus 1:22 TB

[22] Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. 

Menurut legenda yang dikisahkan rabi-rabi Yahudi, ketika Yusuf menjadi perdana menteri di Mesir saat dilanda kelaparan, ia membuang sekam dari lumbung-lumbung persediaan ke Sungai Nil. Sekam itu akan berjalan untuk mengikuti aliran sungai sehingga penduduk yang tinggal di di daerah hilir dapat melihatnya. Ketika melihat sekam yang mengambang itu, mereka yakin bahwa ada gandum di suatu tempat. Mereka bisa pergi ke arah hulu untuk mencari sumber sekam itu. Dan di sana, mereka bisa mendapati persediaan gandum yang berlimpah untuk mengatasi kelaparan mereka. 

Adanya sekam tersebut menunjukkan adanya persediaan gandum di suatu tempat. Demikian juga dengan Alkitab. Alkitab merupakan firman Allah yang tertulis. Keberadaannya juga berguna sebagai petunjuk untuk memenuhi kebutuhan rohani kita. Namun, kita sering memperlakukan Alkitab itu sebagai tujuan akhir. Kita merasa puas jika telah membaca Alkitab dan melengkapinya dengan membaca renungan dan buku-buku rohani. Kita puas dengan giat mengikuti kelompok pendalaman Alkitab dan mendengarkan khotbah setiap Minggu. Kita puas karena kita sudah merasa tahu akan Alkitab. 

Semua kegiatan yang berhubungan dengan Alkitab di atas itu memang sangat perlu dan penting. Namun itu barulah sekamnya saja. Melakukan semuanya itu dengan rajin belum cukup jika kita ingin mendapatkan manfaat firman Allah yang sesungguhnya. Membaca, mendengar, dan mempelajari Alkitab adalah langkah awal. Langkah awal ini hanya akan menambah pengetahuan kita akan Alkitab. Apa yang kita baca, dengar, dan pelajari itu akan berdaya guna jika kita mau dengan rela menaatinya dan melakukannya dalam hidup sehari-hari. Alkitab yang kita ketahui itu akan mengubah diri kita dari waktu ke waktu saat kita melakukannya. Tahu saja tidak akan mengubah apa pun. Melakukannya akan mengubah banyak hal. Itulah persediaan gandum yang melimpah bagi kita.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia