HATI YANG KERAS

HATI YANG KERAS Ketika hati dan pikiran sudah tertutup oleh persepsi negatif, penjelasan sebaik apapun tak akan pernah cukup untuk mengubah sudut pandangnya. Matius 13:15a Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar,dan matanya melekat tertutup. shalom Pernahkah kita mencoba menjelaskan kebenaran kepada seseorang yang sudah terlanjur kecewa, marah atau curiga pada kita, betapapun logisnya argumen serta bukti yang kita berikan, tetap saja tidak pernah cukup buat orang model ini. Matius 13:15 Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. Orang yang hatinya telah menebal hidupnya tertutup, tidak lagi mau mendengarkan untuk memahami, bahkan hatinya penuh dengan kemarahan dan kebencian, orang tipe begini sangat sulit bertobat dan dipulihkan. 1 Korintus 2:14 Te...

KANAK-KANAK VS DEWASA

 


Kanak-Kanak vs Dewasa

1 Korintus 13:11 TB

[11] Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. 

Kanak-kanak bukannya masa tanpa masalah. Mereka biasa menghadapi masalah dengan menangis. Jarang ada anak kecil yang tidak menangis ketika jatuh, baik terluka maupun tidak. Saat didisiplin karena tidak taat atau nakal, biasanya dia juga menangis. Saat ada masalah dengan teman di taman bermainnya, ia pun menangis. Menangis dianggap menjadi solusi dari semua masalah yang mereka hadapi. Itulah ciri khas masa kanak-kanak yang kita semua alami.

Orang dewasa tentunya tidak demikian. Tidak semua masalah dihadapi dengan menangis. Kita tahu kapan perlu menangis dan kapan kita harus menghadapinya. 

Demikian juga dalam hal rohani. Kanak-kanak rohani tentunya akan berpikir, bersikap, dan berlaku seperti kanak-kanak. Karena masih kanak-kanak, banyak hal yang membuatnya lebih mengikuti perasaannya, cengeng, emosional, dan lain-lain. Keluarga akan menghadapi banyak masalah jika suami dan istri ada yang masih kanak-kanak. Gereja akan banyak menghadapi kesulitan tatkala banyak dari anggota jemaatnya ternyata masih kanak-kanak meskipun telah bertahun-tahun berjemaat. Karena itu, Tuhan ingin kita bertumbuh, secara jasmani dan secara rohani. Pertumbuhan jasmani terjadi secara otomatis seiring waktu. Namun, pertumbuhan pola pikir dan rohani perlu upaya keras dari orang percaya seumur hidupnya. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia