SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

JANGAN TAKUT



JANGAN TAKUT

Matius 8:23-27 TB

[23] Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nya pun mengikuti-Nya. [24] Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. [25] Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: ”Tuhan, tolonglah, kita binasa.” [26] Ia berkata kepada mereka: ”Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. [27] Dan heranlah orang-orang itu, katanya: ”Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”   

 Bagi para murid, itu adalah badai yang membuat mereka dalam kegelisahan. Bagi kita, itu bisa berupa situasi pekerjaan, masalah keuangan, kondisi kesehatan, atau masalah hubungan, di antara komplikasi lainnya.

Ada, secara harfiah, ratusan alasan logis untuk menyerah pada rasa takut.

Namun, Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa Allah tidak bermaksud agar kita menyerah pada rasa takut. Bahkan, Anda mungkin pernah mendengar bahwa frasa "jangan takut" muncul lebih dari 365 kali dalam Alkitab.

Sementara kita pasti akan menghadapi situasi yang menakutkan dalam hidup, respons kita terhadap ketakutan sangat penting. Kita tidak dapat menghindari keadaan yang mengganggu ketenangan kita, tetapi kita dapat memilih untuk melawannya dengan cara yang benar.

Jadi, apa penangkal rasa takut?

Jawabannya ditemukan dalam kata-kata Yesus dalam Matius 8:26: "Mengapa kamu takut, hai kamu yang kurang percaya?"

Ayat ini tidak mengatakan, “Hai kamu yang kurang keberanian” atau “kurang pendidikan,” tetapi, “kamu yang kurang percaya." (Berikan perhatian pada yang saya tekankan)

Jelas, kita dapat menyerah pada rasa takut - atau beroperasi melalui iman.

Iman menginspirasi seorang gembala muda, Daud, untuk mengalahkan pahlawan perang terkenal yang dua kali ukurannya, sementara pasukan Israel yang lain gemetar ketakutan.

Iman membuat Yosua dan rekan-rekannya menaklukkan kota berbenteng dengan berbaris di sekelilingnya selama tujuh hari.

Iman mendorong Petrus untuk keluar dari perahu dan berjalan di atas air di tengah lautan berbadai (sampai rasa takut mengambil alih).

Apakah Anda berpegang pada rasa takut? Ketahuilah bahwa Anda dapat melangkah keluar dari perahu dengan iman ketika Anda terus menatap Yesus. Berdoalah untuk iman seukuran biji sesawi yang akan tumbuh bersama setiap langkah ketaatan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT