SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

IMAN



IMAN


Yesus mendorong penerapan iman untuk hal-hal yang tampaknya mustahil.

Bagaimana cara kerja iman? Sebagai permulaan, iman dimulai ketika logika berakhir.

1 Korintus 2: 5 mengatakan bahwa iman kita tidak "bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kuasa Allah."

Iman didasarkan pada siapa Allah itu - karakter-Nya yang tidak dapat diubah, kuasa-Nya dan Firman-Nya. Iman tidak didasarkan pada kemampuan, keahlian, atau kecerdasan kita.

Abraham mencontohkan iman "tidak logis" ini. Ibrani 11: 8 mengatakan bahwa, “Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui." (beri perhatian pada penekanan saya)

Tidak seperti Abraham, kita ingin memahami semua pro dan kontra sebelum kita menerapkan keputusan, atau bahkan mengambil langkah maju. Tetapi iman adalah tentang kepercayaan implisit dan kepatuhan pada Tuhan yang jalannya jauh di luar pemahaman kita.

Seperti Abraham, iman akan menyebabkan Anda melakukan hal-hal yang tampaknya radikal. Itu akan membuat Anda terlihat bodoh. Tetapi, ingatlah, tindakan iman seperti itu mendorong terobosan terbesar.

Amsal 3: 5-6 mendesak kita untuk, “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

Mari kita bongkar ayat-ayat itu:

Percayalah kepada Tuhan - Anda dan saya dipanggil untuk memiliki keyakinan penuh pada Tuhan

Janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri - tanggalkan logika Anda

Akuilah Dia dalam segala lakumu - Bergantung pada Tuhan dalam segala hal yang Anda lakukan

Maka Ia akan meluruskan jalanmu - Konsekuensinya: Tuhan akan memberikan terobosan .

Salah satu kendala terbesar iman adalah logika manusia. Hanya ketika Anda menanggalkan logika, iman dapat beroperasi sepenuhnya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT