MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

IMAN



IMAN


Yesus mendorong penerapan iman untuk hal-hal yang tampaknya mustahil.

Bagaimana cara kerja iman? Sebagai permulaan, iman dimulai ketika logika berakhir.

1 Korintus 2: 5 mengatakan bahwa iman kita tidak "bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kuasa Allah."

Iman didasarkan pada siapa Allah itu - karakter-Nya yang tidak dapat diubah, kuasa-Nya dan Firman-Nya. Iman tidak didasarkan pada kemampuan, keahlian, atau kecerdasan kita.

Abraham mencontohkan iman "tidak logis" ini. Ibrani 11: 8 mengatakan bahwa, “Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui." (beri perhatian pada penekanan saya)

Tidak seperti Abraham, kita ingin memahami semua pro dan kontra sebelum kita menerapkan keputusan, atau bahkan mengambil langkah maju. Tetapi iman adalah tentang kepercayaan implisit dan kepatuhan pada Tuhan yang jalannya jauh di luar pemahaman kita.

Seperti Abraham, iman akan menyebabkan Anda melakukan hal-hal yang tampaknya radikal. Itu akan membuat Anda terlihat bodoh. Tetapi, ingatlah, tindakan iman seperti itu mendorong terobosan terbesar.

Amsal 3: 5-6 mendesak kita untuk, “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

Mari kita bongkar ayat-ayat itu:

Percayalah kepada Tuhan - Anda dan saya dipanggil untuk memiliki keyakinan penuh pada Tuhan

Janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri - tanggalkan logika Anda

Akuilah Dia dalam segala lakumu - Bergantung pada Tuhan dalam segala hal yang Anda lakukan

Maka Ia akan meluruskan jalanmu - Konsekuensinya: Tuhan akan memberikan terobosan .

Salah satu kendala terbesar iman adalah logika manusia. Hanya ketika Anda menanggalkan logika, iman dapat beroperasi sepenuhnya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR